Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

URGENSI USHUL FIQH DAN PERSOALAN KONTEPORER Eko Sariyekti
Jurnal Ilmiah Citra Ilmu : Kajian Kebudayaan dan Keislaman Vol 18 No 35 (2022): Jurnal Ilmiah Citra Ilmu: Kajian Kebudayaan dan Keislaman
Publisher : Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.992 KB)

Abstract

Talking about contemporary issues never seems to run out and always exist. Contemporary problems that we often call contemporary fiqh is the science of sharia laws that are amaliah (practical) from dalil tafshili (detailed) to the latest problems or problems, starting from the beginning of the modern era to modern times which include the current era. In studying contemporary problems, certain skills are needed in choosing and applying Ushul Fiqh, which has a great influence on contemporary problems. This paper discusses the urgency of Ushul Fiqh and its application to real problems that occur in the current contemporary era, where Muslims are faced with increasingly complex and diverse problems.
Pengelolaan Harta Waris Sengketa Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif di Kecamatan Kaloran Makhbub Hidayatur Rohman; Eko Sariyekti; Zaenal Arifin
Journal of Family and Sharia Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Family and Sharia
Publisher : Athallah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jfs.v1i2.110

Abstract

Pembatalan hibah melalui musyawarah di Kaloran, menyebabkan beberapa bidang tanah menjadi sengketa. Orang yang terlibat memilih untuk untuk menghindari penyelesaian di pengadilan yang dianggapnya rumit dan butuh tenaga lebih, maka mereka memilih diam dan mangabaikannya menjadian sengketa tanah dalam waktu yang lama. Ini menjadikan kejadian khusus dimana tanah tetap dikelola tanah meskipun belum ada putusan pasti pemiliknya tanpa menimbulkan konflik dan tetap rukun kembali karena masyarakat setempat terkenal dengan toleransinya. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan hukum Islam dan hukum positif terhadap pengelolaan tanah sengketa di Kecamatan Kaloran Kabupaten temanggung. Penelitian yang dilakukan menerapkan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan sosiologis dengan data primer diperoleh melalui observasi, danĀ  wawancara, secara langsung kepada informan terkait, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel dan undang-undang. Pengelolaan tanah sengketa diperbolehkan karena beberapa alasan yaitu tidak adanya pihak yang merasa rugi, tidak adanya tuntutan maupun gugatan, dan tidak adanya pasal yang dilanggar oleh pengelola tanah. Pengelolaan tidak menimbulkan konflik dan perselisihan karena masyarakat setempat merupakan daerah yang rukun dan toleran sehingga peristiwa itu dibiarkan dengan pemakluman karena perselisihan tentang harta masih dianggap tabu.