Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Local Wisdom on Language Politeness Education in the Use of PO-5 Philosophy in Buton Community: Ethnopedagogical Study Amsyah, Ridwan; Juanda, Mochammad Rizki
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 5 No. 4 (2022): December
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.107 KB) | DOI: 10.34050/elsjish.v5i4.24675

Abstract

This study aims to reveal the relationship between the concept of politeness from experts and the concept of politeness in the PO-5 philosophy along with its implementation and language evidence for the implementation of the PO-5 philosophy. This descriptive qualitative research used 10 conversations as the data of the study. The data collection was carried out in three ways, they are literature study, interview, and observation. The results of this research indicated that the philosophy of PO-5 is part of the local wisdoms of the Buton Islands Community where the findings consisted of 3 data of Pobhinci-bhinciki kuli, 6 data of pomae-maeaka, 4 data of pomaa-masiaka, 2 data of popia-piara, and 1 data of poangka-angkataka. The PO-5 philosophy contains many moral educations for community, one of them is related to language politeness. Philosophy of PO-5 has similarities with the maxim model of Geoffrey Leech (1993). The similarities are found between maxim of tact and Pobhinci-bhinciki kuli, maxim of generosity and pomae-maeaka, maxim of sympathy and Pomaa-maasiaka, maxim of agreement and popia-piara, and maxim of approbation and poangka-angkataka
Makna Ujaran Azmi Farahdiba Lestaluhu sebagai Fakta Ujaran Kebencian Amsyah, Ridwan; Kurniawan, Eri; Fasya, Mahmud
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2023): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v1i2.134

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna ujaran Azmi Farahdiba Yang menghina etnis Buton di Seluruh Indonesia. Penelitian merupakan penelitian deskripti kualitatif. Sedangkan data dalam penelitian ini adalah ujaran pada postingan facebook Azmi Farahdiba. Untuk mendapatkan data ujaran, peneliti memotret ujaran pada media sosial facebook milik Azmi. Data yang telah dipotret selanjutnya ditranskripsikan. Setelah data berhasil ditranskip, selanjutnya data dipilah berdasarkan kata, kalimat, dan faktor lain yang mengacu pada makna. Usai dipilah data kemudian dianalisis dengan kajian teori-teori makna. Hasil dari penelitian ini Ujaran Azmi Farahdiba mengandung makna semantik dan pragmatik. Dalam kajian semantik ujaran yang dikaji adalah frasa yang merupakan pengetahuan umum yang sama-sama diketahui antara penutur dan petutur. Dalam kajian pragmatik data dikaji dengan implikatur, ada dua data implikatur yang terdapat pada ujaran Azmi Farahdiba. Terakhir, ujaran Azmi Farahdiba merupakan bentuk kalimat ujaran kebencian dengan jenis penghinaan.