Nadya Ayu Ramadhani
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan zonasi pasar tradisional dan modern di kota malang Marchahsufi Intan D; Nadya Ayu Ramadhani
KINERJA Vol 17, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkin.v17i2.6746

Abstract

Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk bertransaksi dan memenuhi kebutuhan sehari hari. Pasar konvensional sendiri pada era modern mulai tersisihkan dengan pasar modern, dengan membawa konsep melayani sendiri dan juga nyaman serta bersih sehingga pasar modern memiliki banyak peminat dan sasaran konsumen yang cukup luas. Hal ini akan memunculkan dampak positif dan negatif, salah satu dampak negatif adalah adanya persaingan anatara pasar tradisional dengan pasar modern. Untuk itu pemerinah sebagai pengambil kebijakan mengeluarkan zonasi pasar, suatu peraturan yang mengatur pendirian pasar konvensional dan modern. Di Kota Malang sendiri pertumbuhan pasar sangat tinggi dikarenakan permintaan konsumen yang juga tinggi. Kebijakan zonasi pasar merupakan hal yang harus dilakukan segera dengan dukungan kebijakan pemda melalui perturan daerah. Hal ini juga merupakan bentuk pemberian otonomi yang luas kepada daerah dari pemerintah pusat. Namun, sering juga di temui banyak pendirian pasar modern yang tidak sesuai dengan peraturan zonasi pasar di Kota Malang. Oleh karena itu, kami tertarik untuk membahas mengenai implementasi kebijakan zonasi pasar tradisional dan modern di Kota Malang. Penilitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dengan studi pusataka dan literatur serta perundang-undangan di Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan ketidaksinkronan antara peraturan zonasi pasar tradisional dan modern.