Selvia Novianti*, Budi Gutami, Dwi Poernomo, Selvia Novianti*,
Fakultas Hukum, Diponegoro University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN YURIDIS PP NO. 53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KEJAKSAAN TINGGI JAMBI Budi Gutami, Dwi Poernomo, Selvia Novianti*,
Diponegoro Law Journal Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.997 KB)

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh usaha peningkatan serta pelaksanaan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil di Kejaksaan Tinggi Jambi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan untuk mengetahui hambatan – hambatan yang ada dalam pelaksanaan kedisiplinan serta upaya mengatasi hambatan tersebut.
IMPLEMENTASI MONITORING DAN EVALUASI DIREKTORAT JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN TERHADAP PENYERAPAN DAN PENGGUNAAN DANA TRANSFER KE DAERAH DALAM MENUNJANG BELANJA DAERAH Anja Firash Ipri Danasla*, Henny Juliani, Dwi Poernomo
Diponegoro Law Journal Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.703 KB)

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi tersebut dibagi atas kabupaten dan kota yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah, dengan tugas menyelenggarakan fungsi pemerintahan dan pembangunan. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya tersebut, tentunya diperlukan adanya pembiayaan kepada daerah, sumber penerimaan daerah tersebut terdiri atas pendapatan daerah dan pembiayaan, pendapatan daerah tersebut salah satunya bersumber dari dana transfer ke daerah,   dari hal tersebut maka dibuatlah penelitian ini dengan judul “Belanja Daerah Implementasi Monitoring dan Evaluasi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Terhadap Penyerapan dan Penggunaan Dana Transfer ke Daerah dalam Menunjang Belanja Daerah”. Metode pendekatan yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah yuridis empiris dan dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer yang terdiri dari wawancara dan data sekunder  yang terdiri peraturan perundang-undangan dan literatur lainnya. Adapun analisis dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis kualitatif (data yang terdiri dari kata-kata) yang kemudian dianalisa dan disajikan dalam bentuk sebuah laporan penelitian atau skripsi. Dasar hukum dari Implementasi monitoring dan evaluasi terhadap penyerapan dan penggunaan dana transfer ke daerah di Indonesia diatur di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2013 tentang Tatacara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Pasal 132 dan lebih spesifik lagi di dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 241/PMK.07/2014 tentang Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Transfer ke Daerah dan Dana Desa, serta beberapa peraturan lain di bawah undang-undang. Monitoring dan evaluasi tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan setiap triwulan (tiga bulan) dalam satu tahun anggaran, dengan hasil akhir berupa Laporan Realisasi APBD oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan yang diterbitkan setiap triwulannya, dalam bentuk angka, grafik dan uraian analisis dalam bentuk kata. Dari pelaksanaan monitoring dan evaluasi tersebut, belum bisa mempengaruhi peningkatan belanja daerah di Indonesia secara signifikan. Pengaruh tersebut hanya terbatas pada optimalisasi pelaksanaan belanja daerah, dan belum dapat mendorong terjadinya peningkatan belanja daerah.
KAJIAN YURIDIS TERHADAP PENERAPAN ASAS PELAYANAN YANG BAIK BERDASARKAN PASAL 10 UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DI PEMERINTAH KOTA SEMARANG Andhika Satya Pratama*, Dwi Poernomo, Henny Juliani
Diponegoro Law Journal Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.548 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan asas pelayanan yang baik berdasarkan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan di Pemerintah Kota Semarang dan untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Semarang dalam melakukan penerapan asas pelayanan yang baik terhadap kinerja pemerintahan serta bagaimana upaya-upaya dan solusi terhadap kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Semarang dalam menjalankan wewenangnya. Secara garis besar penerapan asas pelayanan yang baik yakni asas-asas dalam pengelolaan pengaduan masyarakat di Pemerintah Kota Semarang dalam hal ini dilaksanakan oleh Pusat Pengelolaan Pengaduan Masyarakat (P3M) yang dibentuk atas dasar hukum Peraturan Walikota Semarang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Pusat Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Kota Semarang. Pelayanan pengaduan yang dilaksanakan oleh P3M Kota Semarang berlandaskan atas prinsip kepastian hukum, transparansi, koordinasi, akuntabilitas, efektivitas dan efisiensi, objektivitas, proporsionalitas, dan kerahasiaan. P3M Kota Semarang banyak mengalami kendala-kendala yang dihadapi, diantaranya adalah sosialisasi dan pola komunikasi antara P3M dan SKPD belum terjalin dengan harmonis. Solusi untuk kendala-kendala yang dialami oleh P3M diantaranya yaitu memberikan sosialisasi yang lebih terbuka, meningkatkan kualitas pola komunikasi antara P3M dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) guna menghindari terputusnya komunikasi antara P3M dan SKPD yang terkait dengan pengaduan tersebut.