Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Literature Review : Pengaruh Elemen Desain Ruang Kafe Terhadap Dining Experience dari Solo Diners Christy Sondang Nauli; Yuni Maharani
Jurnal Desain Interior Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v7i2.14055

Abstract

Saat ini gaya hidup dan pola konsumsi konsumen mengalami perubahan terutama di daerah perkotaan. Salah satunya dengan perkembangan tren konsumen solo diners. Solo diners merupakan konsumen yang melakukan kegiatan konsumsi seorang diri tanpa orang lain di tempat makan publik. Motivasi menjadi solo diners untuk memiliki kebebasan dalam memilih waktu dan tempat makan serta untuk menikmati waktu sendiri (quality time). Namun, kondisi ruang kafe saat ini masih didominasi kepada pengunjung berkelompok sehingga belum sepenuhnya mengakomodir kebutuhan solo diners. Berdasarkan hal tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku bisnis kafe untuk merancang ruang yang dapat mengakomodasi solo diners. Didukung dengan pernyataan bahwa konsumen solo diners merupakan target pasar yang baik. Dalam penelitian ini akan menggunakan metode literature review untuk mengindentifikasi konsumen solo diners dan faktor ruang yang mempengaruhi pengalaman solo diners. Diketahui bahwa solo diners dengan tipe lonely mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan saat konsumsi seorang diri dibandingkan dengan solo diners dengan tipe solitary. Tata letak meja, jarak meja, dan posisi duduk, merupakan elemen desain ruang yang memberikan dining experience yang menyenangkan bagi solo diners.
WORKATION PHENOMENON AND HOTEL SELECTION FOR HOTEL ROOM DESIGN CONSIDERATIONS Anindita Dara Fitriani; Yuni Maharani
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 2 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v13i2.62393

Abstract

This study explores the factors influencing hotel selection for workation. The term workation, derived from the combination of the words "work" and "vacation," refers to the trend of working while on vacation, which has emerged as a result of the Covid-19 pandemic. The workation trend is believed to enhance mental well-being and work productivity by balancing work life with everyday life. Workationers, with their unique characteristics, have preferences for how they conduct their workation. This study aims to analyze theories and literature regarding these preferences. The method used is a qualitative approach through a literature review based on reputable national and international scientific articles related to the topic. Based on findings from the literature review on workation work preferences and hotel selection, two intersecting factors were identified: room quality and room type. These two factors can serve as considerations for hotel management and interior designers in creating or developing hotel room designs. This study is expected to provide recommendations for designers and policymakers in addressing the needs of workation participants in the future.
Literature Review : Pengaruh Elemen Desain Ruang Kafe Terhadap Dining Experience dari Solo Diners Christy Sondang Nauli; Yuni Maharani
Jurnal Desain Interior Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v7i2.14055

Abstract

Saat ini gaya hidup dan pola konsumsi konsumen mengalami perubahan terutama di daerah perkotaan. Salah satunya dengan perkembangan tren konsumen solo diners. Solo diners merupakan konsumen yang melakukan kegiatan konsumsi seorang diri tanpa orang lain di tempat makan publik. Motivasi menjadi solo diners untuk memiliki kebebasan dalam memilih waktu dan tempat makan serta untuk menikmati waktu sendiri (quality time). Namun, kondisi ruang kafe saat ini masih didominasi kepada pengunjung berkelompok sehingga belum sepenuhnya mengakomodir kebutuhan solo diners. Berdasarkan hal tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku bisnis kafe untuk merancang ruang yang dapat mengakomodasi solo diners. Didukung dengan pernyataan bahwa konsumen solo diners merupakan target pasar yang baik. Dalam penelitian ini akan menggunakan metode literature review untuk mengindentifikasi konsumen solo diners dan faktor ruang yang mempengaruhi pengalaman solo diners. Diketahui bahwa solo diners dengan tipe lonely mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan saat konsumsi seorang diri dibandingkan dengan solo diners dengan tipe solitary. Tata letak meja, jarak meja, dan posisi duduk, merupakan elemen desain ruang yang memberikan dining experience yang menyenangkan bagi solo diners. Saat ini gaya hidup dan pola konsumsi konsumen mengalami perubahan terutama di daerah perkotaan. Salah satunya dengan perkembangan tren konsumen solo diners. Solo diners merupakan konsumen yang melakukan kegiatan konsumsi seorang diri tanpa orang lain di tempat makan publik. Motivasi menjadi solo diners untuk memiliki kebebasan dalam memilih waktu dan tempat makan serta untuk menikmati waktu sendiri (quality time). Namun, kondisi ruang kafe saat ini masih didominasi kepada pengunjung berkelompok sehingga belum sepenuhnya mengakomodir kebutuhan solo diners. Berdasarkan hal tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku bisnis kafe untuk merancang ruang yang dapat mengakomodasi solo diners. Didukung dengan pernyataan bahwa konsumen solo diners merupakan target pasar yang baik. Dalam penelitian ini akan menggunakan metode literature review untuk mengindentifikasi konsumen solo diners dan faktor ruang yang mempengaruhi pengalaman solo diners. Diketahui bahwa solo diners dengan tipe lonely mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan saat konsumsi seorang diri dibandingkan dengan solo diners dengan tipe solitary. Tata letak meja, jarak meja, dan posisi duduk, merupakan elemen desain ruang yang memberikan dining experience yang menyenangkan bagi solo diners.
The Effect of Perception on Focus Level and Satisfaction when Reading Books at Book Cafe in Bandung City Ken Aini; Yuni Maharani; Etika Vidyarini
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v2i3.624

Abstract

This study examines how lighting perception influences reading focus and satisfaction in book cafés in Bandung, Indonesia. A descriptive quantitative approach was employed, involving a preference survey and an experimental study conducted at a selected book café. Thirteen female participants were assigned to three distinct seating areas characterized by different lighting conditions. Participants completed reading tasks and evaluated their environmental comfort, focus level, and reading satisfaction. The findings indicate that lighting comfort significantly correlates with focus (ρ = .000, p < .01) and reading satisfaction (ρ = .016, p < .05), although focus and satisfaction were not significantly related. ANOVA results revealed a significant difference in perceived lighting comfort across seating points, with the most favorable conditions found at Point A. These results underscore the importance of lighting design in enhancing the reading experience in multifunctional public spaces such as book cafés. Future research should consider additional environmental variables, including noise and thermal comfort.