Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tinjauan Tematis Alquran Tentang Akal Yuzaidi Yuzaidi; Winda Sari
AL-HIKMAH:Jurnal Theosofi dan Peradaban Islam Vol 4, No 2 (2022): AL-HIKMAH : Jurnal Theosofi dan Peradaban Islam
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51900/alhikmah.v4i2.14638

Abstract

This article discusses reason in the concept of the Koran. 'Aql in the Qur'an repeats as many as 49 times, except for one, all come in the form of fi'il mudhari', especially the material that continues with wawu jama'ah. Like the form of ta'qilun or ya'qilun. The verb ta'qilun is repeated 24 times and the verb ya'qilun is 22 times. Whereas, the verbs' aqala, na'qilu, and ya'qilu each have one time. From a number of verses of the Qur'an it can be understood that, reason has several meanings, including the power to understand and describe something, moral drive and power to take lessons and conclusions and wisdom.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBINAAN AKHLAK PESERTA DIDIK DI MTS MAMIYAI AL ITTIHADIYAH MEDAN AREA Arina denggan munthe; Rustam Pakpahan; Winda Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2562

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor kunci dalam membentuk karakter dan akhlak seseorang, perkembangan zaman yang begitu pesat menuntut adanya peningkatan kualitas pendidikan, bukan hanya dalam aspek akademis tetapi juga dalam pembentukan karakter dan akhlak individu, pentingnya pendidikan karakter dalam proses pendidikan semakin nyata, mengingat tantangan moral dan etika yang dihadapi oleh masyarakat pada saat ini. manajemen pendidikan karakter menjadi konsep yang relevan untuk di implementasikan dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan pendidikan karakter dalam pembinaan akhlak peserta didik di MTs Mamiyai Al Ittihaddiyah Medan Area, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembinaan akhlak peserta didik di MTs Mamiyai Al Ittihaddiyah Medan Area, untuk mengetahui bagaimana pengevaluasian pendidikan karakter dalam pembinaan akhlak peserta didik di MTs Mamiyai Al Ittihaddiyah Medan Area. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah kepala sekolah wakil kepala sekolah guru beserta beberapa siswa di MTs Mamiyai Al Ittihaddiyah Medan Area, dengan teknik pengumpulan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa MTs Mamiyai Al Ittihaddiyah Medan Area pada proses perencanaan pendidikan karakter dalam pembinaan akhlak peserta didik sudah terlaksana dengan baik dalam hal menyiapkan dan merancang kegiatan dan program sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter pada peserta. Pada penerapan pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembinaan akhlak peserta didik sudah dikatakan baik dalam melaksanakan program yang sebelumnya sudah direncanakan, adapun beberapa program yang ada disekolah ini antara lain kegiatan apel pagi sekaligus membaca juz amma bersama sama setiap hari, kegiatan shalat zuhur berjamaah, muhadharah setiap sabtu dan yasinan pada hari jumat dan masih banyak lagi tentunya. Dalam proses evaluasi dilakukan rutin oleh sekolah baik dalam pengawasan didalam sekolah maupun luar sekolah
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di SLB ABC Melati Aisyiyah Muhammad Gilang Ramadhan; Ali Darta; Winda Sari
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam pada hakikatnya merupakan proses pembentukan manusia yang beriman, berakhlak, serta mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal tanpa membedakan kondisi fisik maupun mental peserta didik. Anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, termasuk pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus di SLB ABC Melati Aisyiyah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan dan observasi konseptual terhadap praktik pendidikan inklusif berbasis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai pendidikan Islam di sekolah luar biasa dilakukan melalui penanaman nilai kasih sayang, keadilan, kesabaran, penghargaan terhadap perbedaan, serta pembentukan akhlak mulia dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Guru berperan penting sebagai pendidik sekaligus pembimbing spiritual yang membantu peserta didik memahami nilai-nilai agama sesuai kemampuan masing-masing. Selain itu, pembelajaran berbasis pendekatan humanis dan religius mampu meningkatkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kemampuan sosial anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam memiliki relevansi yang sangat kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, ramah, dan bermartabat bagi anak berkebutuhan khusus.
Reconstructing the Concept of Sakinah Family in the Qur’an: A Maqāṣidī Tafsir Analysis of Contemporary Muslim Family Dynamics Yuzaidi Yuzaidi; Winda Sari; Aris Munandar; Muh Yiddin; Iqbal Ubaidi Al-Lammushi
Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/mjhki.v3i2.114

Abstract

Contemporary Muslim families are increasingly confronted with complex social challenges arising from globalization, digital transformation, economic instability, shifting gender relations, and weakening emotional communication within households. In many Muslim societies, the concept of the sakinah family is frequently understood through normative and legalistic frameworks that emphasize formal obedience and patriarchal authority while paying limited attention to emotional well-being, ethical partnership, and contemporary social realities. This study aims to reconstruct the Qur’anic concept of the sakinah family through a maqāṣidī tafsir approach by integrating Qur’anic ethics with contemporary Muslim family dynamics. This research employs a qualitative library-based method using thematic Qur’anic interpretation (tafsīr mawḍū‘ī) and the framework of maqāṣid al-sharī‘ah. Primary data are derived from Qur’anic verses related to family ethics, while secondary data include classical and contemporary tafsir works, maqāṣid literature, and recent studies on Muslim family transformation. The findings reveal that the Qur’anic concept of the sakinah family extends beyond formal marital legality toward the realization of emotional tranquility, ethical communication, compassion, collaborative responsibility, and spiritual resilience. Through the maqāṣidī perspective, sakinah is reconstructed as a dynamic ethical framework grounded in the principles of maṣlaḥah, justice, reciprocity, and family welfare. The study also demonstrates that concepts such as qiwāmah, mawaddah, and raḥmah should be interpreted contextually in response to contemporary social realities rather than through rigid patriarchal understandings. Theoretically, this article contributes to the development of contemporary Qur’anic studies by demonstrating the relevance of maqāṣidī tafsir as a contextual and transformative interpretive approach. Socially, the study offers an ethical framework for strengthening emotional resilience, communication, and family harmony within contemporary Muslim societies.