Muhammad Gilang Ramadhan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

JEJAK ARSITEKTUR RUMAH ADAT SIWALUH JABU DI DESA BUDAYA LINGGA KABUPATEN KARO SEBAGAI WARISAN BUDAYA TAKBENDA (INTANGIBLE CULTURAL HERITAGE) Muhammad Gilang Ramadhan; Wahyu Apriandi Batubara; Puput Handriani, Widia Lestari; Muhammad Ikhsan Harahap
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7911

Abstract

The purpose of this study is to analyze in depth the architectural legacy of the Karo traditional house, particularly Siwaluh Jabu in Lingga Cultural Village, as a cultural mirror embodying historical, philosophical, and social values, and to explore how its surviving local wisdom can be understood in the context of modern society. The study examines not only its architectural form but also the symbolic meanings it conveys, positioning Siwaluh Jabu as an intangible cultural heritage that integrates material and immaterial aspects. The research adopts a qualitative-descriptive method with an ethnographic and literature-based approach, drawing data from field observation, interviews with traditional leaders, and textual studies. This approach provides a comprehensive understanding of the relationship between architectural form and the social, religious, and ecological values still present in the community of Lingga Cultural Village. The findings reveal that the Karo traditional house functions not only as a dwelling but also as a symbol of collective identity, a space for social interaction, and a medium to foster solidarity. Its stilted structure and distinctive roof reflect ecological awareness and harmony with nature, while its spatial organization represents principles of deliberation, equality, and respect for ancestors. The significant novelty of this study lies in its integration of architectural and cultural perspectives, affirming that preservation should extend beyond physical conservation to revitalization of philosophical, social, and ecological values. This study thus contributes to raising awareness among society and policymakers on the importance of safeguarding Siwaluh Jabu as a living heritage that bridges tradition and modernity.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di SLB ABC Melati Aisyiyah Muhammad Gilang Ramadhan; Ali Darta; Winda Sari
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam pada hakikatnya merupakan proses pembentukan manusia yang beriman, berakhlak, serta mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal tanpa membedakan kondisi fisik maupun mental peserta didik. Anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, termasuk pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus di SLB ABC Melati Aisyiyah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan dan observasi konseptual terhadap praktik pendidikan inklusif berbasis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai pendidikan Islam di sekolah luar biasa dilakukan melalui penanaman nilai kasih sayang, keadilan, kesabaran, penghargaan terhadap perbedaan, serta pembentukan akhlak mulia dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Guru berperan penting sebagai pendidik sekaligus pembimbing spiritual yang membantu peserta didik memahami nilai-nilai agama sesuai kemampuan masing-masing. Selain itu, pembelajaran berbasis pendekatan humanis dan religius mampu meningkatkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kemampuan sosial anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam memiliki relevansi yang sangat kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, ramah, dan bermartabat bagi anak berkebutuhan khusus.