Nirmala Kesumah
Universitas Islam Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manajemen Pengendalian Infeksi COVID-19 di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Studi Kasus di Puskesmas Klandasan Ilir Kota Balikpapan) Dita Garnida; Tasya Aspiranti; Nirmala Kesumah
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v5i1.10612

Abstract

AbstrakSejak Desember 2019 terjadi wabah penyakit COVID=19 di Kota Wuhan Cina yang menyebabkan penyebaran virus ini di seluruh dunia. Salah satu tempat yang berisiko tinggi terhadap penyebaran COVID-19 adalah fasilitas pelayanan kesehatan. Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan garda depan dalam masa pandemi COVID-19. Salah satunya adalah Puskesmas Perawatan 24 Jam Klandasan Ilir Kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan selama Februari 2022. Sampel penelitian yang diambil dalam penelitian ini adalah pimpinan puskesmas, petugas kesehatan dan non-kesehatan, pasien, serta pengantar pasien di Puskesmas Klandasan Ilir kota Balikpapan. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu pengendalian infeksi dan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 yang dilakukan oleh pimpinan puskesmas, petugas kesehatan dan non-kesehatan, pasien, serta pengantar pasien di Puskesmas Klandasan Ilir Kota Balikpapan dalam kategori baik. Namun, masih perlu peningkatan sarana prasarana, sosialisasi monitoring Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), serta sosialisasi protokol kesehatan di masa COVID-19. Kata kunci: COVID-19, manajemen, pengendalian infeksi   Management Analysis Control Infections COVID-19 of Health Service (Facilities Case Study in Puskesmas Klandasan Ilir Balikpapan) AbstractThe virus of COVID-19 has been spreading worldwide since its first outbreak in the city of Wuhan, China in December 2019. One of the environments with a high risk transmitting of COVID-19 is health care facility. Public healthcare (Puskesmas) is the frontline health service facility during the COVID-19 pandemic. One of them is Puskesmas Klandasan Ilir Balikpapan. This study uses a descriptive analysis method with a quantitative approach during February 2022. . The research samples taken in this study were the head of puskesmas, health and non-health workers, patients, and patient’s accompanist in Puskesmas Klandasan Ilir Balikpapan. The results obtained of infection control and health protocols during the COVID-19 pandemic carried out by the head of puskesmas, health and non-health workers, patients and patient’s accompanists in Puskesmas Klandasan Ilir Balikpapan are in the category of good. In conclusion, it is still necessary to improve infrastructure, socialization and monitoring of Infection Prevention Control (IPC), as well as socialization of health protocols during the COVID-19 era. Keywords: COVID-19, infection control , management
Strategi Pengembangan Organisasi Berdasarkan Analisis Swot Di UPTD Puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang Devi Naviandari; Dadang Kusnadi; Nirmala Kesumah
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 3 No. 4 (2026): IJEMA - April 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang diwujudkan melalui penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer dituntut untuk mampu memberikan pelayanan yang bermutu serta memiliki strategi pengembangan organisasi yang adaptif terhadap dinamika lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan organisasi di UPTD Puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang menggunakan pendekatan analisis SWOT. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan alat analisis Internal Factors Analysis Summary (IFAS) dan External Factors Analysis Summary (EFAS). Hasil penelitian menunjukkan nilai IFAS sebesar 1,25 dan EFAS sebesar 0,72. Berdasarkan hasil plotting pada matriks SWOT, posisi organisasi berada pada kuadran I, yang menunjukkan kondisi kuat dan berpeluang. Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan adalah strategi SO (Strengths-Opportunities) atau strategi agresif, yaitu memanfaatkan kekuatan internal untuk mengoptimalkan peluang eksternal dalam pengembangan pelayanan kesehatan.