Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Umur Dan Paritas Ibu Bersalin Dengan Preeklamsia Di Klinik Pratama Martua Sudarlis Medan Tahun 2022 Nurmalina Hutahaean
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 2 (2022): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i2.217

Abstract

reeklamsia adalah penyakit yang timbul dengan tanda-tanda hipertensi, oedema, dan protein urin yang timbul karena kehamilan dan persalinan.Persalinan dengan preeklamsia merupakan salah satu masalah paling kritis dalam asuhan kebidanan.Di Indonesia 30 % kematian ibu disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan dan di Sumatera Utara 9 jumlah angka kematian ibu selalu bahaya disebabkan oleh preeklamsia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan umur dan paritas ibu bersalin dengan preeklamsia di Klinik Pratama Martua Sudarlis Medan tahun 2022. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan metode cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan data secunder sebanyak 30 orang ibu bersalin yang mengalami preeklamsia dari bulan januari sampai dengan juli 2022 di Klinik Pratama Martua Sudarlis Medan tahun 2022.Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 30 orang ibu bersalin dengan preeklamsia berdasarkan umur 20 – 35 tahun mayoritas tidak beresiko sebanyak 22 orang (73,3 %). Berdasarkan paritas primipara mayoritas tidak beresiko sebanyak 18 orang (60,9 %). Berdasarkan preeklamsia berat mayoritas sebanyak 15 orang (50,0%). Hasil penelitian secara bivariat menunjukkan ada hubungan umur dengan preeklamsia diperoleh nilai sig p-value (p-0,001) dan ada hubungan paritas dengan kejadian preeklamsia dengan  nilaisig p-value (p-0,003).Hasil ini menyimpulkan bahwa umur dan paritas ibu bersalin berhubungan dengan preeklamsia Di Klinik Pratama Martua Sudarlis Medan Tahun 2022.Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya kepada Klinik Pratama Martua Sudarlis Medan agar dapat memberikan informasi yang lengkap mengenai bahaya preeklamsia, dan tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan asuhan kebidanan pada ibu bersalin tentang preeklamsia.Kata Kunci : Preeklamsia, umur dan paritas ibu bersalin 
Effectiveness of Structured Preconception Nutritional Counseling on Pregnancy Readiness Among Women Planning Pregnancy in Rural North Sumatra, Indonesia Ika Damayanti Sipayung; Nurmalina Hutahaean; Yasrida Nadeak; Fazila Itawari; Juwita Pakpahan
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v5i2.2488

Abstract

Preconception nutritional readiness is an important component of maternal and neonatal health because women’s nutritional status before pregnancy may influence pregnancy outcomes, fetal growth, and newborn health. However, structured preconception nutritional counseling has not been widely implemented in rural community settings, including among women planning pregnancy in Bangun Rejo Village, North Sumatra, Indonesia. Objective: This study aimed to examine the effectiveness of structured preconception nutritional counseling on pregnancy readiness among women planning pregnancy. Methods: This study used a quantitative approach with a quasi-experimental non-equivalent control group design. A total of 80 women of reproductive age who intended to conceive within one year were selected using purposive sampling and divided into an intervention group and a control group, with 40 respondents in each group. The intervention group received structured preconception nutritional counseling for eight weeks, while the control group received routine health education. Data were collected using a pregnancy readiness questionnaire and analyzed using descriptive statistics, paired sample t-tests, and independent sample t-tests. Results: The results showed that the intervention group experienced a significant increase in pregnancy readiness scores from 61.75 ± 8.42 to 84.20 ± 6.11 after the counseling program (p < 0.001). In contrast, the control group showed only a small and statistically insignificant increase from 62.10 ± 7.95 to 65.45 ± 7.38 (p = 0.091). Improvements were also observed in nutritional knowledge, dietary behavior, and folic acid awareness, with the highest improvement found in folic acid awareness. Implications: These findings imply that structured preconception nutritional counseling can be integrated into community-based maternal and reproductive health services to improve women’s readiness before pregnancy. Originality: The originality of this study lies in its focus on structured nutritional counseling for women actively planning pregnancy in a rural Indonesian setting, providing practical evidence for strengthening preconception care at the community level.
ANALISIS PENERAPAN ASUHAN BERKELANJUTAN (CONTINUITY OF CARE) TERHADAP KOMPETENSI MAHASISWA KEBIDANAN Nurmalina Hutahaean; Merrygrace Simanjuntak; ElvisSimanjuntak
Journal of Public Health Science Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v3i2.4371

Abstract

Banyak masalah masih ada dalam layanan kesehatan ibu dan anak. Masalah rendahnya pengetahuan publik dan peningkatan kemampuan siswa dalam praktik kebidanan adalah yang paling menonjol. Solusi untuk meningkatkan kualitas layanan dapat berupa pendekatan perawatan berkelanjutan (COC). Klinik ini juga dapat digunakan untuk mengajar klinik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan COC pada tahun 2026 untuk meningkatkan kemampuan praktik kebidanan dan pengetahuan komunitas siswa Bangun Rejo. Studi ini menggunakan pendekatan penampang sebagai desain deskriptif analitik. Dengan teknik pengambilan sampel total, populasi studi terdiri dari wanita hamil (±30 orang), ibu pasca melahirkan (±20 orang), keluarga balita (±35 keluarga), dan tenaga kesehatan (±10 orang). Alat penelitian meliputi daftar periksa kompetensi, lembar observasi, dan kuesioner pengetahuan (pra-tes-pasca-tes). Data diuji dengan uji t berpasangan dan uji chi-kuadrat. Studi ini menemukan hubungan signifikan antara implementasi COC dan kompetensi siswa (p = 0,002) dan peningkatan pengetahuan komunitas (p = 0,05). Selain itu, penerapan COC dalam kategori baik adalah 65% dan kompetensi mahasiswa sebesar 68%.  Penerapan Continuity of Care berhasil meningkatkan keterampilan obstetri siswa dan pengetahuan komunitas mereka.  
Disaster Resilience Analysis in Vulnerable Groups Through Contingency Planning And Community-Based Emergency Services in the Martubung Region Medan City, North Sumatra Province, 2026 Nurmalina Hutahaean; Merrygrace Simanjuntak; Putri Angelina Hutahaean; Srilina Br Pinem; Elvis Simanjuntak
Open Access Health Scientific Journal Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v7i1.174

Abstract

Background: Vulnerable groups are at high risk of being impacted by disasters and therefore require increased resilience through contingency planning and community-based emergency services. This study aimed to analyze changes in vulnerable groups' knowledge regarding disaster resilience before and after community-based contingency planning and emergency education interventions.Methods: This study used a quasi-experimental design with analytical research using a pretest–posttest design without a control group. The sample consisted of 32 vulnerable group respondents in the Martubung area. The instrument was a knowledge questionnaire. Data analysis was conducted descriptively and comparatively.Results: The research also showed that participants experienced an increase in knowledge during the post-test. The pre-test results showed that the majority of respondents had insufficient knowledge (87.5%). After the intervention, there was an increase in knowledge, with 46.9% of respondents categorized as good and sufficient, respectively.Conclusion: Community-based contingency planning and emergency services effectively increase the knowledge of vulnerable groups in disaster preparedness and resilience
TANGGUH BENCANA MELALUI RENCANA KONTINGENSI DAN BANTUAN SOSIAL PADA KELOMPOK RENTAN DENGAN SERVICE EXCELLENT DI WILAYAH MARTUBUNG KECAMATAN MEDAN LABUHAN KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2026 Nurmalina Hutahaean; Merrygrace Simanjuntak; Putri Hutahaean; Elvis Simanjuntak
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3564

Abstract

Latar Belakang: Bencana alam adalah fenomena yang Sampai hari ini, bencana alam masih menjadi masalah dan kekhawatiran di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Bencana alam dalam kehidupan. ini dapat berdampak buruk pada manusia dan lingkungannya karena tidak diketahui kapan akan terjadi. Namun, manusia masih dapat memprediksi bencana dengan mengenali gejala dan tanda-tanda awalnya (BPBD, 2023). Rencana kontinjensi bencana adalah rencana yang mencakup semua tindakan yang diambil untuk mengatasi ancaman bencana. Saat terjadi keadaan darurat bencana, rencana ini dapat diubah menjadi Rencana Operasi Darurat. Bencana banjir adalah letupan sungai yang disebabkan oleh faktor alam akibat kerusakan sabuk bumper hulu sungai (DAS). Ini menyebabkan kematian, kerusakan lingkungan,kehilangan property dan dampak psikologis. .Tujuan rencana kontinjensi adalah untuk mengidentifikasi kemungkinan kejadian bencana dan dampaknya bagi masyaraka. Tim ini akan terdiri dari kelompok masyarakat yang aktif terlibat dalam tanggap darurat dan pemulihan pasca bencana. Pada hari-hari biasa, tim ini dapat membantu mengurangi risiko bencana.  Metode. Jenis Jenis pengabdian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional, yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko efek dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat dalam penelitian ini populasi adalah seluruh Ibu hamil,Nifas dan Lansia  sejumlah 32 orang peserta Untuk Dilakukan Pretest.Di Desa Martubung Kecamatan Medan Labuhan tahun 2025. Hasil: menunjukkan bahwa hasil ukur  terdapat 5 (12,5%) ibu hamil, Ibu Nifas (2) (0,5%), Anak-anak (6) (0,15%),  Lansia (25) (62,5%), Disabilitas (2) (0,5%), Dan Pada Saat Post Test Peserta Mengalami PeningkatanPengetahuan Menjadi Baik Dan Cukup Masing-Masing Sebanyak 15 Peserta (46,95). Kesimpulan: hal ini menunjukkan ada Pengaruh senam Hamil teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri persalinan kala 1 fase aktif Dan Untuk Meingkatkan Kesehatan Ibu Dan Janin di Desa Bangun Rejo pada tahu 2025.