reeklamsia adalah penyakit yang timbul dengan tanda-tanda hipertensi, oedema, dan protein urin yang timbul karena kehamilan dan persalinan.Persalinan dengan preeklamsia merupakan salah satu masalah paling kritis dalam asuhan kebidanan.Di Indonesia 30 % kematian ibu disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan dan di Sumatera Utara 9 jumlah angka kematian ibu selalu bahaya disebabkan oleh preeklamsia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan umur dan paritas ibu bersalin dengan preeklamsia di Klinik Pratama Martua Sudarlis Medan tahun 2022. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan metode cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan data secunder sebanyak 30 orang ibu bersalin yang mengalami preeklamsia dari bulan januari sampai dengan juli 2022 di Klinik Pratama Martua Sudarlis Medan tahun 2022.Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 30 orang ibu bersalin dengan preeklamsia berdasarkan umur 20 – 35 tahun mayoritas tidak beresiko sebanyak 22 orang (73,3 %). Berdasarkan paritas primipara mayoritas tidak beresiko sebanyak 18 orang (60,9 %). Berdasarkan preeklamsia berat mayoritas sebanyak 15 orang (50,0%). Hasil penelitian secara bivariat menunjukkan ada hubungan umur dengan preeklamsia diperoleh nilai sig p-value (p-0,001) dan ada hubungan paritas dengan kejadian preeklamsia dengan nilaisig p-value (p-0,003).Hasil ini menyimpulkan bahwa umur dan paritas ibu bersalin berhubungan dengan preeklamsia Di Klinik Pratama Martua Sudarlis Medan Tahun 2022.Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya kepada Klinik Pratama Martua Sudarlis Medan agar dapat memberikan informasi yang lengkap mengenai bahaya preeklamsia, dan tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan asuhan kebidanan pada ibu bersalin tentang preeklamsia.Kata Kunci : Preeklamsia, umur dan paritas ibu bersalin