Subagya Subagya
Postgraduate Program Of Educational Science, Sebelas Maret University

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Proses Pelaksanaan Pembelajaran Matematika Secara Daring Siswa Tunanetra di Kelas 5A SLB A Pembina Tingkat Nasional Selama Masa Pandemi Covid-19 Gina Solihat; Munawir Yusuf Subagya; Subagya Subagya
CoMBInES - Conference on Management, Business, Innovation, Education and Social Sciences Vol 1 No 1 (2021): Conference on Management, Business, Innovation, Education and Social Sciences (Co
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran matematika secara daring siswa tunanetra di kelas 5A SLB A Pembina Tingkat Nasional selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di kelas 5A SLB SLB A Pembina Tingkat Nasional Jakarta pada bulan Januari 2021. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa di kelas tersebut. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan hasil belajar matematika sebesar 0,8% sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, guru telah melaksanakan adaptasi dalam materi, media/teknologi bantu serta pada instrumen penilaian proses pelaksanaan pembelajaran matematika secara daring siswa tunanetra di kelas 5A SLB A Pembina Tingkat Nasional selama masa pandemi Covid-19
Proses Pelaksanaan Pembelajaran Matematika Secara Daring Siswa Tunanetra di Kelas 5A SLB A Pembina Tingkat Nasional Selama Masa Pandemi Covid-19 Gina Solihat; Munawir Yusuf Subagya; Subagya Subagya
CoMBInES - Conference on Management, Business, Innovation, Education and Social Sciences Vol 1 No 1 (2021): Conference on Management, Business, Innovation, Education and Social Sciences (Co
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran matematika secara daring siswa tunanetra di kelas 5A SLB A Pembina Tingkat Nasional selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di kelas 5A SLB SLB A Pembina Tingkat Nasional Jakarta pada bulan Januari 2021. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa di kelas tersebut. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan hasil belajar matematika sebesar 0,8% sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, guru telah melaksanakan adaptasi dalam materi, media/teknologi bantu serta pada instrumen penilaian proses pelaksanaan pembelajaran matematika secara daring siswa tunanetra di kelas 5A SLB A Pembina Tingkat Nasional selama masa pandemi Covid-19
Vocational Skills Education at Semarang State Special School Dewi Kurniati; Munawir Yusuf; Subagya Subagya; Joko Yuwono
INCLUSIVE EDUCATION Vol. 1 No. 2 (2023): Education for All
Publisher : International Inclusion Development and Cooperation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57142/inclusion.v1i2.16

Abstract

Every child must have life skills from the results of the educational process, especially mentally retarded children. Vocational skills education is one of the learning models used in special schools to train life skills in mentally retarded children. The purpose of this research is to analyze and describe vocational skills education held at Semarang State Special School. The research method uses descriptive qualitative. The subjects of this study were the principal and teachers of Semarang State Special School. The results of the study show that the implementation of vocational education is in accordance with the interests of the talents possessed by students. Vocational education is carried out with careful and systematic planning in achieving the goals of the education. Students must have personal, social, and economic independence. Vocational education is carried out by teachers who already have vocational skills so that the material provided is in accordance with the teacher's expertise. The school provides several types of skills, including ceramics, wood crafts, batik, beauty, fashion, cooking, agriculture, automotive, IT, and housekeeping.
Faktor Dominan Yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Di Indonesia: Systemic Literature Review Fitriana, Tya Resta; Yusuf, Munawir; subagya, Subagya
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.16536

Abstract

Perkembangan bahasa anak menjadi bagian penting dalam tahapan perkembangan kognitif anak serta mendapat banyak perhatian dalam pengkajian penelitian. Banyak penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor dominan yang mempengaruhi perkembangan Bahasa Anak Usia dini. Penleitian ini menggunakan metode Systemic Literature Review (SLR). SLR berutujuan untuk mengetahui apa yang sudah ditemukan dari  penelitian  yang  sudah  ada  sebelumnya  tentang  suatu  fenomena,  subjek  atau  topik tertentu. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 21 artikel jurnal nasional yang diperoleh dari database google scholar dengan menggunakan aplikasi Harzing’s Publish or Perish. Berdasarkan hasil pengkajian diketahui bahwa  dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perkembangan bahasa pada anak usia dini masih relatif menarik untuk dijadikan fokus dalam penelitian khususnya pada tiga tahun terahir sesuai dengan pembatasan masalah penelitian. Berdasarkan pengkajian dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak adalah pola pengasuhan, kecerdasan, faktor eksternal (semisal jenis kelamin dan umur) dan faktor lingkungan (masyarakat dan lingkungan sekitar) dan faktor dominan yang paling banyak disebutkan adalah pola asuh keluarga dengan prosentase sebesar 92,8%. Pola keluarga dengan didikan demokratis dan memberikan kenyamanan anak untuk belajar disertai dengan konsisten dalam memberikan stimulus akan membantu anak untuk meraih perkembangan bahasa secara optimal.
Pengembangan Modul Pembelajaran Kemandirian Tunagrahita Ringan Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru di Sekolah Dasar Lilis Muklisoh; Munawir Yusuf; Subagya
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan guru terhadap panduan pembelajaran yang sistematis dan sesuai dengan karakteristik peserta didik tunagrahita ringan berfokus pada pengambangan kemandirin di sekolah dasar (SD) inklusif. Tujuan penelitian adalah: 1) Mendeskripsikan kebutuhan guru akan modul pembelajaran kemandirian peserta didik tunagrahita ringan, 2) Menghasilkan modul pembelajaran kemandirian peserta didiktunagrahita yang layak, 3) Menganalisis efektivitas modul dalam meningkatkan kompetensi guru di SD inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R & D) dengan model 4D (define, design, development,disseminate). Populasi penelitian ini berjumlah 54 guru di lima SD penyelenggara pendidikan inklusif yang diperoleh melalui teknik non-probability sampling. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan untuk melihat perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan serta uji N-Gain untuk mengukur tingkat peningkatan kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Hasil analisis kebutuhan guru terhadap pengembangan modul pembelajaran kemandirian peserta didik tunagrahita ringan termasuk kategori tinggi. Artinya guru membutuhkan pengembangan modul untuk digunakan sebagai acuan dalam merancang pembelajaran bagi peserta didik tunagrahita ringan. 2) Hasil uji kelayakan validasi ahli materi, ahli penyajian, ahli bahasa, ahli kegrafikan, dan uji coba pengguna telah dinyakatan layak untuk digunakan, 3) Hasil analisis efektivitas modul melalui uji-t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest (M = 51,28) dan posttest (M = 70,09), t (53) = 18,438, p < 0,001, yang mengindikasikan peningkatan kompetensi guru setelah menggunakan modul. Selanjutnya hasil rata-rata nilai N-Gain sebesar 0,637 menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guru berada pada kategori sedang. Rekomendasi dalam penelitian ini para guru di SD inklusif dapat memanfaatkan modul ini dalam merancang pembelajaran kemandirian bagi tunagrahita ringan.