This Author published in this journals
All Journal Kompetensi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UPACARA SAUR MATUA ETNIK BATAK ANGKOLA/MANDAILING: KAJIAN SEMOTIKA SOSIAL Stephanie Grace Ester Harahap; Jekmen Sinulingga
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 15 No 2 (2022): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.341 KB) | DOI: 10.36277/kompetensi.v15i2.77

Abstract

Artikel ini berjudul “Tradisi Upacara Saur Matua Etnik Batak Angkola/Mandailing: Kajian Semiotika Sosial”. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk simbol yang terdapat dalam upacara saur matua etnik Batak Angkola/Mandailing, (2) mendeskripsikan fungsi simbol yang terdapat dalam upacara saur matua etnik Batak Angkola/Mandailing, dan (3) mendeskripsikan nilai simbol yang terdapat dalam upacara saur matua etnik Batak Angkola/Mandailing. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori yang dikemukakan oleh Charles Sanders Pierce. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif  dengan observasi wawancara terstruktur. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, maka ditemukan bahwa terdapat 34 simbol, yakni (1) 20 bentuk simbol peralatan, (2) 7 bentuk simbol makanan, (3) 5 bentuk simbol penanda status sosial, (4) 2 bentuk simbol waktu, kemudian dari hasil penelitian terhadap fungsi simbol berdasarkan bentuk simbol yang telah ditemukan, ialah (1) menyatakan pesan ekspresif, (2) menyatakan pesan direktif, (3) menyatakan pesan komisif, (4) menyatakan pesan representatif, dan (5) menyatakan pesan deklaratif. Untuk nilai simbol pada upacara, ditemukan 11 nilai simbol kesetiakawanan sosial, kesopansantunan, gotong royong, disiplin, pelestarian dan kreativitas budaya, pengelolaan gender, kerukunan, komitmen, kesejahteraan, dan rasa syukur.