Ryan Kundiman
Institut Agama Kristen Negeri Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Kekuasaan pada lagu “Tersiksa lagi” Karya Christ Kayhatu, George Lewakabessy Ryan Kundiman
Clef : Jurnal Musik dan Pendidikan Musik Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik Gereja IAKN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.98 KB) | DOI: 10.51667/cjmpm.v2i1.539

Abstract

Penelitian ini menganaliisis karya lagu Christ Kayhatu dan George Lewakabessy yang berjudul “Tersiksa Lagi” pada album “Nada dan Apresiasi” yang merupakan debut album pertama Utha Likumahuwa pada tahun 1970-an. Karya lagu ini sangat persis dengan karya yang diciptakan oleh ramsey Lewis seorang pemain Piano dan Komponis yang berasal dari Amerika. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana melalui teori hegemoni Anthony Gramsci, teori ideologi interpelasi Louis Althusser dan teori Mitos Roland Barthes.
Peranan Media Pembelajaran Berbasis Audio Visual Dalam Menunjang Minat Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Sejarah Musik Steve Limin; Ryan Sean Kundiman
Psalmoz : A Journal of Creative and Study of Church Music Vol. 4 No. 1 (2023): Psalmoz : Januari 2023
Publisher : Program Studi Musik Gereja, Fakultas Seni dan Ilmu Sosial Keagamaan, IAKN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jpsalmoz.v4i1.1114

Abstract

Pandemi covid-19 yang terjadi secara mendadak menyebar diseluruh dunia memberikan dampak di berbagai sektor  dunia dan salah satunya yakni sektor pendidikan. Teknologi pembelajaran terus bernovasi dalam menunjang pembelajaran yang terjadi di dunia pendidikan serta menjadi  sebuah sarana yang  penting  untuk  menghasilkan capaian pembelajaran secara efektif  dan  efesien. Penggunaan media teknologi pendidikan sebagai media atau perantara dalam berbagi informasi di dalam kelas dengan menyerap melalui  indera pendengaran dan penglihatan sehingga setiap peserta didik dapat memperoleh informasi sesuai dengan pencapaian tujuan pembelajaran. Peran lingkungan belajar dalam proses pembelajaran menjadi penting, karena merupakan sarana untuk mengarahkan informasi melalui lingkungan belajar kepada penerima informasi, yaitu mahasiswa, yang  juga membantu siswa menyerap materi yang ditawarkan. Sehingga diperlukan inovasi dalam pendidikan yang diimplementasikan di dalam kelas oleh setiap dosen. Dengan demikian, media yang bentuknya audio visual ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi permasalahan pengajaran dan menjembatani kepada penyelenggara pendidikan yang menawarkan peluang berbeda.