Anisyah Octaviyanti
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN DAMPAK INFEKSI CACING SOIL TRANSMITTED HELMINTHES (STH) PADA ANAK Zahara Fadilla; Aulia Mutiara Hikmah; Anisyah Octaviyanti; Zulfa Rosa Agustin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.143

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang dan masih menghadapi berbagai masalah kesehatan, yang salah satu diantaranya adalah kecacingan yang ditularkan melalui tanah. Prevalensi kecacingan masih tinggi terutama di daerah beriklim tropis dan subtropis. Hal ini disebabkan telur dan larva cacing dapat berkembang dengan baik di tanah yang basah dan hangat. Penyakit infeksi kecacingan dapat terjadi karena adanya infeksi cacing nematode usus yang termasuk dalam golongan Soil Transmitted Helminths (STH). Anak usia sekolah dasar menjadi kelompok yang rentan terhadap infeksi cacingan, infeksi kecacingan ini akan menjadi serius jika tidak ditangani dan diobati. Angka kejadian kecacingan pada anak sangat erat kaitannya dengan kebersihan pribadi dan sanitasi lingkungan,. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan dampak infeksi kecacingan pada anak sehingga diharapkan dapat mewujudkan peningkatan taraf kesehatan masyarakat. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah dengan melakukan sosialisasi langsung secara tatap muka pada warga masyarakat terutama para warga yang memiliki anak usia sekolah. Hasil sosialisasi kepada peserta pengabdian kepada masyarakat menunjukan ada peningkatan pengetahuan peserta mengenai pencegahan dan dampak infeksi kecacingan pada anak.
Sosialisasi Mengetahui Hubungan Kadar Glukosa dan Kadar Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Aulia Mutiara Hikmah; Zahara Fadilla; Anisyah Octaviyanti; Ika Larasati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.149

Abstract

Pola hidup masyarakat yang tidak baik dapat mempengaruhi kesehatan Salah satu penyakit yang disebabkan pola hidup tidak sehat adalah penyakit Diabetes Mellitus (DM) Tipe II. Penyakit DM Tipe II ini dapat mengakibatkan tubuh penderitanya tidak bisa mengatasi kelebihan glukosa. Umumnya, orang yang kelebihan glukosa, kadar kolestrolnya juga akan naik. Pada masyarakat lanjut usia, penyakit tambahan lainnya dapat dimungkinkan dipengaruhi oleh kadar glukosa dan trigliserida yang naik. Oleh karena itu, perlu diadakan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kadar glukosa dan trigliserida pada masyarakat, khususnya lanjut usia agar dapat mengurangi faktor-faktor penyakit penyerta lainnya yang dapat menurunkan kesehatan masyarakat itu. Peserta Pengabdian sebanyak 16 orang, dengan persentase 94% adalah ibu rumah tangga, dan 6% adalah ibu yang masih bekerja. Setelah dilakukan pemaparan materi dan dibagikan kuisioner didapatkan bahwa 94% telah memahami materi yang disampaikan dengan nilai yang tinggi.
Pencegahan Resiko Alergi Berupa Asma Bronkial & Dermatitis Atopik Pada Masyarakat Terhadap Keberadaan Tungau Debu Rumah Zahara Fadilla; Aulia Mutiara Hikmah; Laili Safitri; Anisyah Octaviyanti
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i2.2108

Abstract

House dust mites ( are household allergens spread throughout the world associated with manifestations of allergic symptoms in the respiratory tract (bronchial asthma) and skin (atopic dermatitis). Prevention of allergic risks of bronchial asthma and atopic dermatitis can be done by cleaning the house from dust. The purpose of community service is to increase public knowledge and understanding to prevent the risk of allergic asthma and atopic dermatitis. The method used in the implementation of community service is to socialize with the community, the assessment of increasing community knowledge is carried out by conducting a pretest and posttest. The results of outreach to community service participants showed that there was an increase in participants' knowledge regarding prevention of allergies in the form of bronchial asthma and atopic dermatitis against house dust mite infection (TDR).