Dewi Woro
Universitas Mitra Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Perbandingan Efektifitas Daun Senduduk (Melastoma Malabathrium L) dengan Betadin terhadap Waktu Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih Dewi Woro; Radella Hervidea
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.541

Abstract

Luka merupakan kejadian yang sering kita jumpai dalam sehari-hari. Luka merupakan kerusakan pada kulit disertai dengan hilangnya kontuinitas jaringan epitel dengan adanya kerusakan pada jaringan yang disebabkan oleh luka sayatan, luka operasi dan lainya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk  mengetahui  efektifitas  daun  senduduk (Melastoma malabathirum L) yang di tumbuk terhadap luka sayat pada tikus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, total sampling yang digunakan sebanyak 24 tikus putih kemudian akan dibagi menjadi 4 (empat) kelompok; kelompok tanpa perlakuan, kelompok betadine, kelompok yang diberi daun senduduk 10 gr dan kelompok yang diberi daun senduduk 15 gr. Pada Penelitian ini data akan dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney. Berdasarkan rerata waktu penyembuhan luka Tanpa Perlakuan= 11,89  P1= 10.59, P2=9.89 dan P3= 8.49. Hasil Analisis data yang didapatkan hasilnya signifikan (P<0,05) antara kelompok tanpa perlakuan dengan kelompok yang siberi betadine, kelompok tanpa diberi perlakuan dengan kelompok 10 gr yang di beri dayn senduduk, kelompok tanpa perlakuan dengan kelompok yang diberi daun senduduk 15 gr, kelompok yang di beri betadine dengan yang diberi daun senduduk 15 gr. Kesimpulan yang di dapatkan ada perbedaan lama hari penyembuhan anatara kelompok yang diberi daun senduduk dengan kelompok yang tanpa perlakuan. Kelompok yang di beri daun senduduk 10 gr waktu penyembuhan lebih cepat dibandingkan dengan kelompok TP, P1 dan P2.