Luka merupakan kejadian yang sering kita jumpai dalam sehari-hari. Luka merupakan kerusakan pada kulit disertai dengan hilangnya kontuinitas jaringan epitel dengan adanya kerusakan pada jaringan yang disebabkan oleh luka sayatan, luka operasi dan lainya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas daun senduduk (Melastoma malabathirum L) yang di tumbuk terhadap luka sayat pada tikus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, total sampling yang digunakan sebanyak 24 tikus putih kemudian akan dibagi menjadi 4 (empat) kelompok; kelompok tanpa perlakuan, kelompok betadine, kelompok yang diberi daun senduduk 10 gr dan kelompok yang diberi daun senduduk 15 gr. Pada Penelitian ini data akan dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney. Berdasarkan rerata waktu penyembuhan luka Tanpa Perlakuan= 11,89 P1= 10.59, P2=9.89 dan P3= 8.49. Hasil Analisis data yang didapatkan hasilnya signifikan (P<0,05) antara kelompok tanpa perlakuan dengan kelompok yang siberi betadine, kelompok tanpa diberi perlakuan dengan kelompok 10 gr yang di beri dayn senduduk, kelompok tanpa perlakuan dengan kelompok yang diberi daun senduduk 15 gr, kelompok yang di beri betadine dengan yang diberi daun senduduk 15 gr. Kesimpulan yang di dapatkan ada perbedaan lama hari penyembuhan anatara kelompok yang diberi daun senduduk dengan kelompok yang tanpa perlakuan. Kelompok yang di beri daun senduduk 10 gr waktu penyembuhan lebih cepat dibandingkan dengan kelompok TP, P1 dan P2.
Copyrights © 2023