Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengetahuan Remaja Putri Berhubungan dengan Sikap Mengenai Seksual Pra Nikah Desak Ketut Sugiartini; Dewi Aprelia Meriyani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.584

Abstract

Perilaku seks pranikah saat ini sudah menjadi sebuah kegiatan yang tidak tabu dan dapat dilakukan oleh banyak remaja yang sejatinya ini harus dihindari untuk menurunkan risiko kematian Ibu dan bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan remaja dengan sikap remaja mengenai hubungan seksual pranikah. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah remaja di Desa Kubutambahan dengan jumlah sampel minimal yang didapatkan sebanyak 55 responden. Selanjutnya teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner mengenai karakteristik, pengetahuan dan sikap yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya dilakukan analisis univariat dan bivariat menggunakan rank spearmen. Hasilnya ditemukan bahwa nilai koefisien korelasi pengetahuan terhadap sikap (0,778) artinya bahwa arah hubungan kearah positif dengan kekuatan yang kuat dan hasil ini signifikan secara statistic dengan nilai p <0,05. Simpulannya bahwa semakin baik pengetahuan remaja tentang hubungan seksual pranikah maka dapat meningkatkan sikap remaja kearah positif dalam pencegahan kehamilan seks pranikah.
The Relationship Of Gadget Use With The Language Development Of 2-5 Year-Old Children In Buleleng Desak Ketut Sugiartini; Dewi Aprelia Meriyani
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v5i2.3429

Abstract

The use of gadgets by toddlers can hinder their growth and development, because toddlers are the most important period in increasing optimal growth and development of children because they can influence and determine the future development of children. The purpose of this study was to determine the relationship between the intensity of gadget use and the developmental aspects of toddlers aged 2-5 years in Tinga-tinga Village. This research uses the type of analytic research in the form of observational. The experimental design used in this study is a cross-sectional research design. The sample in this study were children aged 24-60 months in Tinga-tinga Village, totaling 68 people. The sampling technique uses total sampling, the independent variable is the intensity of using gadgets and the dependent variable is the development of aspects of speech and language. The data analysis technique used is chi square analysis of the closeness of the relationship between the two variables with the Cramer's v coefficient. From the analysis results obtained a p value of 0.000 and a correlation coefficient of 0.000162. This shows p <0.05, which means that there is a significant relationship between the intensity of gadget use and delay.
Analisis survival: Pemenuhan kebutuhan penggunakan kontrasepsi pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) Dewi Aprelia Meriyani; Ketut Putra Sedana; Putu Sukma Megaputri
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 7 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i7.12600

Abstract

Background: The use of contraception in women with HIV/AIDS is one of the 4 goals of preventing HIV transmission. The use of contraception is done to prevent unwanted pregnancy and prevent transmission. However, currently the number of unmet needs for contraceptive use among WUS with HIV is high and many WUS with HIV are not exposed to contraceptive use.Purpose: To examine the survival of WUS contraceptive use with HIV and to see differences in length of use depending on the type of contraception chosen.Method: The research method uses a retrospective study using secondary data to assess contraceptive visits starting from the first time you become an acceptor and the last visit to receive contraceptive services. The sample taken was 105 respondents (female) from various health centers spread across Buleleng Regency. The analysis used was survival analysis using Kaplan-Meier and Kruskall Wallis to see group differences in types of contraception.Results: The results showed that the mean and median survival was quite wide between the group using condoms, 3-month injections, MOW contraception and the group not using contraception. This is significant with a chi square value of 10.82 and a p value <0.05, namely 0.013. The type of group that uses condom contraception also has the highest mean and is significantly different from other contraceptive groups.Conclusion: In terms of survival, PLWHA women who use condom contraception have a lifespan of 37 months or the equivalent of 3 years to become unmet need.Keyword: Contraception; Female; People Living With HIV/AIDS (PLWHA); Unmet NeedPendahuluan: Penggunaan kontrasepsi pada wanita ODHA merupakan salah satu tujuan dari 4 prong pencegahan penularan HIV. Penggunaan kontrasepsi dilakukan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan melakukan pencegahan penularan. Namun saat ini angka unmet need penggunaan kontrasepsi WUS dengan HIV masih tinggi dan banyak WUS HIV tidak terpapar oleh penggunaan kontrasepsi.Tujuan:  Untuk melihat perbedaan lama terhadap survival dalam penggunaan kontrasepsi pada wanita ODHA.Metode: Penelitian menggunakan studi retrospektif menggunakan data sekunder untuk menilai kunjungan kontrasepsi dimulai dari awal menjadi akseptor dan terakhir berkunjung mendapatkan pelayanan kontrasepsi. Sampel yang diambil sebanyak 105 responden (wanita) dari berbagai puskesmas yang tersebar di Kabupaten Buleleng. Analisis yang digunakan adalah survival analisis dengan Kaplan-meier dan kruskall wallis untuk melihat perbedaan kelompok jenis kontrasepsi.Hasil: Hasilnya bahwa mean dan median survival cukup lebar dari kelompok pengguna kontrasepsi kondom, suntik 3 bulan, MOW dan kelompok yang tidak menggunakan kontrasepsi. Hal ini bermakna dengan nilai chi square 10,82 dan nilai p <0,05 yaitu sebesar 0,013. Jenis kelompok pengguna kontrasepsi kondom juga memiliki mean terbanyak serta signifikan berbeda dari kelompok kontrasepsi lainnya.Simpulan: Secara survival wanita ODHA yang menggunakan kontrasepsi kondom memiliki ketahanan selama 37 bulan atau setara 3 tahun untuk menjadi unmet need.
Pendampingan masyarakat usia produktif untuk pencegahan HIV AIDS dan pengurangan stigma di desa Ambengan Singaraja Putu Sukma Megaputri; Ni Made Karlina Sumiari Tangkas; Putu Dian Prima Kusuma Dewi; Made Bayu Oka Widiarta; Dewi Aprelia Meriyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23855

Abstract

Abstrak HIV/AIDS masih menjadi penyakit menular yang tidak bisa disembuhkan dan sering kali orang dengan HIV/AIDS mengalami stigma serta diskriminasi dengan sesama atau masyarakat sekitar. Sesuai dengan prong 1 untuk penanggulangan HIV/AIDS bahwa pencegahan HIV/AIDS menjadi satu hal terpenting khusunya pada usia produktif. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pendampingan pada masyarakat usia produktif untuk melakukan pencegahan HIV/AIDS dan pengurangan stigma yang dilakukan di Desa Ambengan. Metode yang dilakukan dengan tahap pra persiapan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Sasaran yang diberikan pengbdian masyarakat adalah 15-20 orang masyarakat usia reproduktif dengan tempat pengabdian di Desa Ambengan. Tahap pra persiapan mulai dari pendekatan dengan tokoh masyarakat dan perbekel Desa Ambengan, selanjutnya pelaksanaan dengan teknik pemberian edukasi dan pendampingan. Selanjutnya melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan untuk memantau keberhasilan peningkatan pengetahuan dan pendampingan yang dilakukan. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan rata-rata nilai pre test sebelum diberikan edukasi dengan nilai 70,8 selanjutnya setelah diberikan edukasi pengetahuan mereka meningkat menjadi 88,5. Simpulannya adalah pendampingan yang dilakukan efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat usia reproduktif dalam mencegah penularan HIV/AIDS dan penurunan stigma serta diskriminasi. Kata kunci: pengabdian; HIV-AIDS; pendampingan; pengetahuan AbstractHIV/AIDS is still an infectious disease that cannot be cured and people with HIV/AIDS often experience stigma and discrimination from each other or the surrounding community. In accordance with prong 1 for HIV/AIDS prevention, HIV/AIDS prevention is one of the most important things, especially in the productive age. The aim of this service is to provide assistance to people of productive age to prevent HIV/AIDS and reduce stigma in Ambengan Village. The method used is the pre-preparation stage, preparation stage, implementation stage and evaluation stage. The target for community service is 15-20 people of reproductive age with a place of service in Ambengan Village. The pre-preparation stage starts from approaching community leaders and Ambengan Village equipment, then implementation using education and mentoring techniques. Next, carry out monitoring and evaluation activities to monitor the success of increasing knowledge and mentoring carried out. The result of this community service was that there was an increase in knowledge, the average pre-test score before being given education was 70.8, then after being given education, their knowledge increased to 88.5. The conclusion is that the assistance provided is effective in increasing knowledge of people of reproductive age in preventing HIV/AIDS transmission and reducing stigma and discrimination. Keywords: devotion; HIV-AIDS; accompaniment; knowledge