Aep Saepudin
Pendidikan Agama Islam, Tarbiyah dan Keguruan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Asuh Orang Tua dalam Pendidikan Akhlak yang Berlatar Belakang Menikah di Bawah Umur Herza Nur Ramdhani; Aep Saepudin; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.5829

Abstract

Abstract. The moral decline in today's youth is largely due to environmental factors and the upbringing that their parents apply. There are several types of parenting, including democratic parenting, permissive, authoritarian, and indifferent. There are several teenagers in the neighborhood of Rw.06 Bunihayu Village, Kec. Jalancagak Kab. Subang who perform underage marriages and become young parents. Based on this phenomenon, the formulation of the problem in this study is (1) How is the parenting style of young parents in educating children's morals?, (2) What is the impact of underage marriage on the parenting style used by young parents in educating children's morals? This study used a qualitative research type, with field research methods (Field Research) carried out in the neighborhood of Rw 06 Bunihayu Village, Kec. Jalancagak Kab. Subang. The source of this research is purposive sampling, which is sampling by determining certain people. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. And the data analysis used is data reduction, display, and conclutation/verification. Because underage marriages often occur here, there are also many teenagers who have become young parents. At the age of teenagers, in general, they still want to work and play with their peers, so it's not uncommon for them to entrust their children to their parents. Based on the results of the study, some of them use quite a variety of parenting styles such as authoritarian, permissive, democratic, and even ignorant. In addition, they also use parenting techniques by providing examples, advice, and supervision in educating children's morals. Abstrak. Kemerosotan akhlak pada remaja saat ini sebagian besar disebabkan oleh faktor lingkungan dan pola asuh yang Orang tua mereka terapkan. Pola asuh ada beberapa macam diantaranya pola asuh demokratis, permisif, otoriter, dan cuek. Ada beberapa remaja di lingkungan Rw.06 Desa Bunihayu Kec. Jalancagak Kab. Subang yang melakukan pernikahan di bawah umur dan menjadi Orang tua-orang tua muda. Berdasarkan fenomena tersebut, maka rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pola asuh Orang tua muda dalam mendidik akhlak anak?, (2) Bagaimana dampak pernikahan di bawah umur terhadap pola asuh yang digunakan oleh Orang tua muda dalam mendidik akhlak anak? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode penelitian lapangan (Field Research) yang dilaksanakan di lingkungan Rw 06 Desa Bunihayu Kec. Jalancagak Kab. Subang. Sumber penelitian ini bersifat Purposive Sampling yang merupakan pengambilan sampel dengan menentukan orang-orang tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display, dan conclutation/verification. Karena pernikahan di bawah umur ini sering terjadi disini banyak pula anak remaja yang sudah menjadi orang tua muda. Selayaknya usia anak remaja pada umumnya mereka masih ingin bekerja dan bermain-main dengan sebayanya, jadi tidak jarang juga dari mereka yang menitipkan anaknya kepada Orang tuanya. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa dari mereka menggunakan pola asuh yang cukup beragam seperti otoriter, permisif, demokratis, bahkan cuek. Selain itu mereka juga menggunakan teknik pengasuhan dengan memberikan keteladanan, nasihat, dan pengawasan dalam mendidik akhlak anak.
Implementasi Model Pembelajaran Deep Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMA Negeri 1 Soreang Kabupaten Bandung Fatia Zahratunnisa; Aep Saepudin; Ayi Sobarna
Bandung Conference Series: Islamic Education 734-741
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.25395

Abstract

Abstract. The implementation of innovative learning models is one of the efforts to enhance students' learning motivation, particularly in Islamic Religious Education (IRE) subjects. One learning model that can be applied to achieve this goal is the deep learning model. This study aimed to describe the implementation of the deep learning model in improving students' learning motivation at SMA Negeri 1 Soreang, Bandung Regency. The study employed a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. The data were analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the implementation of the deep learning model was carried out systematically through the stages of planning, implementation, and evaluation of the learning process. The implementation of this model had a positive impact on students' learning motivation, as reflected in their increased enthusiasm for learning, active participation in classroom activities, persistence in completing assignments, and the development of independent learning motivation. The implementation was supported by school policies, teachers' readiness, and adequate educational facilities and infrastructure. However, several challenges remained, including limited instructional time and differences in students' characteristics. Based on the findings, it can be concluded that the implementation of the deep learning learning model made a positive contribution to improving students' learning motivation in Islamic Religious Education at SMA Negeri 1 Soreang, Bandung Regency. Keywords: Deep Learning, Learning Motivation, Islamic Religious Education. Abstrak. Penerapan model pembelajaran yang inovatif menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satu model yang dapat diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah model pembelajaran deep learning. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran deep learning dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Soreang Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran deep learning telah dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis. Penerapan model tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya antusiasme dalam mengikuti pembelajaran, keaktifan berpartisipasi di kelas, ketekunan dalam menyelesaikan tugas, serta tumbuhnya motivasi belajar secara mandiri. Implementasi pembelajaran didukung oleh kebijakan sekolah, kesiapan guru, serta ketersediaan sarana dan prasarana, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan alokasi waktu pembelajaran dan perbedaan karakteristik siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran deep learning memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Soreang Kabupaten Bandung. Kata Kunci: Deep Learning, Motivasi Belajar, Pendidikan Agama Islam.