Dedi S
Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Sambas

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Integrasi Nilai Spiritual Dalam Pendidikan Karakter Guna Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur (Ditinjau Dalam Qs. Ali Imron : 200) Dedi S; Suriadi
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i1.506

Abstract

Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang dilaksanakan dan didasarkan pada pengembangan profil peserta didik agar mempunyai jiwa serta nilai-nilai yang terkandung pada sila Pancasila dalam kehidupannya. Kurikulum merdeka tetaplah mengutamakan pendidikan karakter melalui profil pelajar pancasila. Dunia akhir-akhir ini mengalami berbagai tantangan, baik dari perkembangan teknologi, bencana maupun penyakit pandemi. Namun, kehidupan manusia harus tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan berbagai upaya kreatif. Untuk tujuan menciptakan kewirausahaan yang kreatif, diperlukan pendidikan karakter. Salah satunya bersumber dari Qs. Ali Imron : 200 dimana ayat ini mengajarkan 4 (empat) nilai ruhani yaitu kesabaran tingkat 1 & 2, ribath dan taqwa. Nilai spiritual ini dapat diajarkan dengan pola pendidikan karakter dengan model pembelajaran integratif. Hal ini memungkinkan penyampaian 4 (empat) nilai spiritual yang terkandung dalam ayat tersebut. Pola pembelajaran integratif yang dapat diterapkan antara lain pertama, pola interdisipliner di mana belajar bagaimana mengintegrasikan suatu konsep keterampilan atau kemampuan yang ditumbuhkan dan dikembangkan dalam satu mata pelajaran atau subtopik dalam satu bidang studi; kedua, pembelajaran interdisipliner dimana pembelajaran dilakukan dengan menggabungkan bidang studi dengan menemukan konsep, keterampilan, dan sikap yang sama sebagai empat (4) nilai moral.
Informasi Dan Teknologi Dalam Perspektif Pendidikan Islam Dedi S; Suriadi
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i1.493

Abstract

The presence of educational technology is a necessity to overcome the problems of education in remote-lagging regions. Although initially only expected to be able to "reach" those left and behind as a consequence of the strategy of expanding and equitable access to education, but did not rule out in its development able to be a supporter of quality improvement and competitiveness. Ideally, the use of educational technology should not only cease the ability to "reach" those who are marginalized and left behind, and support the improvement of quality and competitiveness; more useful if educational technology is also capable of giving birth to generations that have personal independence. In this case is needed quality control of content and learning process pursued through the utilization of educational technology. In this case, Islamic education with the foundation of the teachings of the Qur'an, in principle has provided a high enough motivation for the people to come forward and able to become khalifah on earth, in order to achieve real prosperity. Thus, education should be truly responsive to the changes and demands of the times, especially related to the development of information-communication technology, as well as to be a strengthening of technology-based Islamic education, especially information-communication technology in order to really have great benefits for the masak world.