Muhammad Azryan Syafiq
IAIN Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Rezeki Dalam Al-Qur’an (Perspektif Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah) Muhammad Azryan Syafiq; Akhmad Dasuki; Cecep Zakarias El Bilad
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i1.586

Abstract

Tulisan ini tentang konsep rezeki dalam Al-Qur’an menurut Quraish Shihab di dalam Tafsir Al-Misbah. Tulisan ini dibuat karena konsep ini merupakan konsep dengan keyakinan terhadap rezeki itu sendiri. Orang-orang mempunyai pandangan tersendiri dalam memaknai rezeki, ada yang berpendapat bahwa rezeki adalah sebuah usaha untuk mendapatkannya dengan cara apapun baik halal maupun haram yang penting usaha. Dan bahkan ada yang meyakini bahwa rezeki berupa harta, kekayaan atau material saja. Tujuannya untuk mengetahui bagaimanakah pandangan Quraish Shihab di dalam Tafsir Al-Misbah terhadap konsep rezeki. Tulisan ini menggunakan metode kepustakaan dengan bahan-bahan pustaka terutama Tafsir Al-Misbah dan bahan lainnya, serta penelitian pustaka dan analisis data ini dengan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan tafsir maudhu’i. Kesimpulan dalam tulisan ini bahwa konsep rezeki menurut Quraish Shihab rezeki adalah sebuah perolehan yang dapat dimanfaatkan baik material maupun spiritual. Jika perolehan tersebut belum dimanfaatkan, maka belum disebut sebagai rezeki.
Right and Obligation Husband Wife in Perspective Islam and State Law Ahmad Muhajir; Muhammad Azryan Syafiq
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.17546

Abstract

Marriage is a legal act performed by husband and wife to perform worship to God, as well as creating civil legal consequences between them. Because the main purpose of marriage is to build a happy, lasting household based on faith in God Almighty, it is necessary to regulate the rights and obligations that must be fulfilled by husband and wife. This research is a literature research based on qualitative descriptive data about the rights and obligations of husband and wife. Research sources are obtained from various references such as legislation, books, journals and other references that discuss the rights and obligations of husband and wife. in managing and living life as husband and wife to achieve the goals of marriage, Islam has regulated the rights and obligations of both. When they fulfill their obligations and carry out their responsibilities as husband and wife, they will feel peace and tranquility in their hearts, so that happiness in the relationship between husband and wife can be fully achieved. The rights of husbands and wives include the right to love and respect each other, communicate openly, and receive emotional and financial support from their spouse. On the other hand, their obligations include being faithful to each other, supporting each other in their daily lives, and caring for and educating their children (if any), thus providing a strong foundation on which to build a balanced and sustainable marital relationship.Pernikahan adalah tindakan hukum yang dilakukan oleh suami dan istri untuk melaksanakan ibadah kepada Tuhan, sekaligus menciptakan konsekuensi hukum perdata di antara mereka. Karena tujuan utama pernikahan yang sangat mulia adalah untuk membangun rumah tangga yang bahagia, abadi, dan berdasarkan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka diperlukan pengaturan mengenai hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh suami dan istri. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang dibuat berdasarkan data deskriptif kualitatif tentang hak dan kewajiban suami istri. Sumber penelitian diperoleh dari berbagai referensi seperti perundang-undangan, buku, jurnal dan referensi lainnya yang membahas tentang hak dan kewajiban suami istri. dalam mengelola dan menjalani kehidupan sebagai suami istri untuk mencapai tujuan pernikahan, agama Islam telah mengatur mengenai hak dan kewajiban keduanya. Ketika mereka memenuhi kewajiban dan mengemban tanggung jawabnya sebagai suami istri, mereka akan merasakan kedamaian dan ketenangan dalam hati, sehingga kebahagiaan dalam hubungan suami istri dapat tercapai sepenuhnya. Dengan demikian tercapailah keluarga yang sesuai dengan ajaran agama dan undang-undang. Hak-hak suami dan istri termasuk hak untuk saling mencintai dan dihormati, berkomunikasi secara terbuka, serta mendapatkan dukungan emosional dan finansial dari pasangan mereka. Di sisi lain, kewajiban mereka termasuk saling setia, mendukung satu sama lain dalam menjalani kehidupan sehari-hari, serta merawat dan mendidik anak-anak mereka (jika ada), sehingga menjadi fondasi yang kuat untuk membangun hubungan pernikahan yang seimbang dan berkelanjutan.Kata Kunci: Hak, Kewajiban, Suami, Istri