Muhammad Fuad
Prodi Manajemen, Universitas Samudra

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN FEED TECHNOLOGY PADA KELOMPOK PETERNAK KAMBING MAWAH FARM ACEH Rini Mastuti; Muhammad Fuad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12533

Abstract

Abstrak: Pakan merupakan komponen penting dalam pemeliharaan ternak, yang mempengaruhi produktivitas ternak serta biaya pemeliharaan. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan memberikan solusi dari permasalahan pakan ternak pada kelompok peternak dengan cara mengimplementasikan teknologi serta transfer ilmu melalui penerapan feed technology. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah kelompok peternak kambing yang tergabung dalam Kelompok Peternak “Mawah Farm” dengan jumlah anggota 11 orang berlokasi di Desa Rantau Panjang, Rantau Selamat, Aceh Timur, Aceh. Metode pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah edukasi dan workshop yang berbasis penyuluhan berkerjasama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur, penyediaan sarana yang dibutuhkan, pelatihan dan pendampingan pengolahan pakan hijauan dengan feed technology. Hasil pelaksanaan pengabdian adalah kelompok Mawah Farm telah memperoleh edukasi dan workshop mengenai feed technology yaitu penggunaan mesin chopper dan pembuatan pakan silase. Mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai feed technology sebanyak 50%. Penerapan dalam beternak kambing sangat bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi pakan (30%), menghemat biaya (20%) serta tenaga kerja (20%). Kegiatan penyuluhan, penyediaan sarana, pelatihan dan manajemen pengelolaan kegiatan di tingkat kelompok mitra berjalan cukup baik. Diperlukan program pendampingan lebih lanjut terhadap kegiatan mitra khususnya kegiatan manajemen produksi silase. Abstract: Feed is an important component in raising livestock, which affects livestock productivity and maintenance costs. This Community Partnership Program aims to provide solutions to animal feed problems in farmer groups by implementing technology and transferring knowledge through the application of feed technology. The target audience of this activity is a group of goat farmers who are members of the "Mawah Farm" Breeder Group with 11 members located in Rantau Panjang Village, Rantau Selamat, East Aceh, Aceh. The method of approach used in the implementation of activities is education and workshops based on counseling in collaboration with the East Aceh District Plantation and Animal Husbandry Office, providing the necessary facilities, training and mentoring in forage feed processing with feed technology. The results of the service implementation are that the Mawah Farm group has received education and workshops on feed technology, namely the use of chopper machines and making silage feed. Partners experienced an increase in knowledge and skills regarding feed technology by 50%. Application in goat breeding is very useful for increasing feed efficiency (30%), saving costs (20%) and labor (20%). Counseling activities, provision of facilities, training and management of activities at the partner group level are running quite well. Further assistance programs are needed for partner activities, especially silage production management activities.  
MANAJEMEN PENGELOLAAN HIJAUAN PAKAN TERNAK BERKELANJUTAN UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN Rini Mastuti; Muhammad Fuad; Desyana Putri; Safrizal Safrizal; Yudhi Ariadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32550

Abstract

Abstrak: Ketersediaan hijauan pakan ternak berkelanjutan menjadi tantangan dalam menjaga produktivitas peternakan rakyat di Aceh Tamiang. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Tani Tunas Muda dalam manajemen hijauan melalui pelatihan teknis, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan pendekatan kolaboratif dosen, mahasiswa, dan mitra. Kegiatan meliputi sosialisasi, FGD, pelatihan pemilihan rumput unggul, budidaya hijauan, dan penggunaan mesin chopper. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra sebesar 30% dan produksi hijauan cacahan 30 kg/hari. Program ini menghasilkan luaran seperti publikasi, video, poster, dan pengajuan HKI, serta mendukung pencapaian IKU dan pemberdayaan peternak. Kegiatan ini berpotensi direplikasi di daerah lain dengan kondisi serupa untuk mendukung ketahanan pangan lokal.Abstract: The availability of sustainable forage is a challenge in maintaining the productivity of smallholder farms in Aceh Tamiang. This service program aims to increase the capacity of Tunas Muda Farmers Group in forage management through technical training, mentoring, and application of appropriate technology. The method used is Participatory Rural Appraisal (PRA) with a collaborative approach of lecturers, students, and partners. Activities include socialization, FGDs, training on superior grass selection, forage cultivation, and the use of chopper machines. The results showed an increase in partner knowledge by 30% and chopped forage production of 30 kg/day. This program produces outputs such as publications, videos, posters, and IPR submissions, and supports the achievement of KPIs and empowerment of farmers. This activity has the potential to be replicated in other areas with similar conditions to support local food security.