Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rumah Baca Pustaka Bunda Haz Dalam Menumbuhkan Minat Membaca Masyakarat Dusun Genengan Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan Mukarromah Mukarromah; Lilik Aminah
Nidhomiyyah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Nidhomiyyah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Pascasarjana Institut Agama Islam Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.935 KB) | DOI: 10.38073/nidhomiyyah.v2i2.507

Abstract

This study aims to describe the role of Rumah Baca Pustaka Bunda HAZ in growing the Reading Interest of the Genengan Hamlet Community, Sukorejo District, Pasuruan Regency and its supporting and inhibiting factors. The type of research used is qualitative research with a descriptive approach. The results showed that the Bunda HAZ Library Reading House was a house containing various books and educational toys belonging to one of the residents who played a very important role in fostering public interest in reading. It was proven that before the Bunda HAZ Library Reading House, people did not think that reading was important. Even among children, reading only when at school and doing homework at home. The rest of the children play, watch television and cell phones. When Rumah Baca Pustaka Bunda HAZ was present in their midst by presenting a variety of interesting educational books and toys, some of them were enthusiastic to read. The supporting factors are facilities in the form of interesting educational books and toys, the comfort of the place and good service from the manager. While the inhibiting factor is the lack of guards so that service time is limited and the state conditions in the pandemic era limit visits to the Bunda HAZ Library Reading House.Keywords: Reading House, Interests, and Society.
PENGUATAN MORALITAS DIGITAL BERBASIS PENDIDIKAN ISLAM BAGI GENERASI MUDA MELALUI KEGIATAN WEBINAR NASIONAL Lilik Aminah; Rika Sartika; Asniah
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.5104

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Penguatan Moralitas Digital Berbasis Pendidikan Islam bagi Generasi Muda melalui Kegiatan Webinar Nasional” diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah pada 16 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda serta pemangku pendidikan mengenai urgensi moralitas digital yang berlandaskan nilai-nilai Islam di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Webinar dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dengan sasaran utama mahasiswa, dosen, guru Pendidikan Agama Islam, dan masyarakat umum. Materi yang disajikan mencakup analisis tantangan utama era digital seperti hoaks, cyberbullying, pelanggaran privasi, dan kecanduan gawai serta integrasi nilai-nilai Islam, antara lain kejujuran (shiddiq), tanggung jawab (amanah), menjaga privasi (hifzh al-ghaib), berbuat baik (ihsan), dan menjaga akal (hifzh al-‘aql), sebagai landasan etika bermedia. Selain pemaparan konseptual, disusun pula strategi praktis yang dapat diterapkan pendidik dan orang tua, seperti pengembangan kurikulum berbasis etika digital Islami, pembiasaan literasi digital kritis, dan pendampingan penggunaan gadget di lingkungan keluarga. Hasil evaluasi terhadap 76 responden menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya moralitas digital dan penerapan nilai-nilai Islam dalam interaksi daring, disertai respons kepuasan yang tinggi dan rasa siap menghadapi tantangan ruang digital secara lebih etis. Temuan ini mengindikasikan bahwa webinar nasional berbasis Pendidikan Islam merupakan sarana yang efektif dan relevan untuk memperkuat moralitas digital generasi muda serta layak dikembangkan melalui pelatihan lanjutan dan kolaborasi multipihak.