Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Tik Sebagai Sumber Dan Media Pembelajaran Di Sekolah Anshori, Sodiq
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol 1 No 1 (2017): Juli 2017
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi melaju begitu cepat merambah kesemua sector kehidupan. Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang semakin pesat. Konsep dan mekanisme belajar mengajar berbasis TI , mau tidak mau tak  dapat dihindarkan. Konsep yang disebut e-learning ini memengaruhi terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke bentuk digital, baik secara isi dan sistemnya. Saat ini konsep e-learning banyak diterima oleh masyarakat di dunia, terbukti dengan maraknya implementasi e-learning khususnya di lembaga pendidikan (sekolah, training dan universitas). Sistem ini merupakan sistem yang efisien dan efektif karena dengan hanya menggunakan koneksi internet akan terwujud suatu proses pembelajaran.Sumber belajar dalam era digital ini  dikenal dengan intilah OER (Open Educational Resourses)yaitu setiap aset atau sumber belajar (cetak/elektronik) yang dapat diakses, diunduh dan digunakan secara bebas dan terbuka oleh publik (siapapun) untuk kepentingan pembelajaran dan penelitian, tanpa perlu mengajukan ijin tertulis kepada pencipta/ penerbit (hak cipta) (dholakia , king, & baraniuk, 2006; oecd, 2007). Sumber pembelajaran yang dimanfaatkan dan dikembangkan dalam Pendidikan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ)  sebagai Media pembelajaran  secara online (online media).
Penerapan Pembelajaran Yang Berbasis Pendekatan Scientific bagi Guru Iriyani, Dwi; Anshori, Sodiq
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol 1 No 1 (2017): Juli 2017
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan terjadinya peningkatan keterampilan masyarakat mitra sehingga guru-guru SMP Negeri 2 Balongbendo bias merumuskan desain pembelajaran yang baik dan memadai sesuai dengan pendekatan ilmiah dan relevan dengan pemenuhan kebutuhan lokal serta dapat melaksanakan penilaian autentik pada siswa didiknya. Adapun manfaat dari kegiatan abdimas ini antara lain: (1) Guru SMP Negeri 2 Balongbendo mempunyai pemahaman tentang pentingnya konsep rancangan dan aplikasi pembelajaran yang berbasis pada pendekatan scientific; (2) Guru di SMP Negeri 2 Balongbendo mampu menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran; dan (3) Guru di SMP Negeri 2 Balongbendo mampu melaksanakan penilaian autentik pada siswanya sesuai pencapaian kompetensi siswa serta relevan dengan strategi pemenuhan kebutuhan lokal. Pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan metode ceramah, pemutaran video, tanya jawab, dialog interaktif, curah pendapat dan praktik kerja. Kegiatan abdimas secara keseluruhan dilaksanakan dalam rentang waktu 7 bulan ( Mei – Nopember 2016), mulai dari tahap perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Sebagai Media Pembelajaran Anshori, Sodiq
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol 2 No 1 (2018): February 2018
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu sarana penyalur pesan dan informasi belajar. Media pembelajaran yang dirancang secara baik, sangat membantu peserta didik dalam mencerna dan memahami materi pelajaran. Perkembangan teknologi informasi di era globalisasi dan informasi saat ini, memacu perkembangan media pembelajaran semakin maju pula. Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai media pembelajaran sudah merupakan suatu tuntutan. Walaupun perancangan media berbasis TIK memerlukan keahlian khusus, bukan berarti media tersebut dihindari dan ditinggalkan. Media pembelajaran berbasis TIK dapat berupa internet, intranet, mobile phone,dan CD Room/Flash Disk. Kemajuan Teknologi Informasi telah mendorong terjadinya banyak perubahan, termasuk dalam bidang pendidikan yang melahirkan konsep e-learning. Dengan e-learning, pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. E-learning memungkinkan peserta didik untuk aktif dan kreatif. E-learning memberikan para peserta didik, pendidik, dan pengelola pendidikan dapat mengambil banyak manfaat, di antaranya fleksibilitas program dan bahan pembelajaran dapat dibuat lebih menarik dan berkesan. Integrasi teknologi informasi pada pendidikan akan meningkatkan kualitas pembelajaran. Dampak ikutan dengan integrasi teknologi informasi pada pendidikan adalah mendorong percepatan computer literacy pada masyarakat Indonesia. Dimanfaatkannya teknologi sebagai media pembelajaran  dalam proses belajar mengajar, dapat mempermudah cara pengajar dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan para siswa baik di dalam kelas maupun di luar kelas.Kebutuhan akan teknologi dalam ranah pendidikan bukanlah hal yang baru, pemanfaatan teknologi untuk membentuk pembelajar yang kondusif dan inovatif. Pemanfaatan tersebut terbukti berperan besar dalam kelancaran proses belajar.
Penggunaan E-Learning Berbasis Media Sosial Edmodo bagi Guru Sekolah Dasar Negeri Mulyorejo I Surabaya Hatip, Ahmad; Anshori, Sodiq; Iriyani, Dwi
KEGURU "Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar" Vol 2 No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article presents the findings of community service program conducted by UPBJJ-UT Surabaya for teachers in fiscal year 2017. This program includes the efforts to improve the quality of education, and public welfare. Based on the analysis with the teacher partner, the community service focuses on “The training of using social media-based e-learning “edmodo” on teachers of Sekolah Dasar Negeri Mulyorejo I Surabaya” This program was held in six months during June-November 2017 and started by some steps such as: planning, preparation, and implementation. The findings of this program can be obtained through the evaluation process, the products, and the participants’ responses toward the implementation of Edmodo by conducting the satisfaction questionnaire. It can be concluded that the teachers partner are very enthusiastic and interested in participating this training.
Pelatihan Penyusunan Alat Evaluasi Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi ( Program Wondershare Quiz Creator) Untuk Guru SDN Airlangga I Surabaya Iriyani, Dwi; Popiyanto, Yudha; Anshori, Sodiq
Abdiku : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.552 KB)

Abstract

The community service program in the 2018 budget year was carried out with the aim of organizing community empowerment programs throughout the UPBJJ-UT region which included efforts to improve education and community welfare. Based on a description of the situation analysis of the partners/ assisted communities, the community service activities carried out were training in the development of information and communication technology-based evaluation tools (Wondershare Quiz Creator Program) for teachers of Airlangga I Elementary School in Surabaya. The implementation of this training activity is to provide understanding and skills on how to design and apply the wondershare quiz creator program in the development of evaluation tools for student learning outcomes. One of the targets to be achieved through community service activities is the change in attitude and improvement of the skills of partner communities so that the teachers of Airlangga I Elementary School Surabaya can develop evaluation tools for student learning outcomes using software wondershare quiz creator. The training was conducted with lecture methods, slide and video screenings, question and answer, interactive dialogue, opinion sharing and work practices.Community service activities as a whole are carried out in a span of 6 months (June - November 2018), starting from the planning, preparation, and implementation stages. In implementing community service, the team collaborated with lecturers from University of Wijaya Kusuma Surabaya namely the Language and Science Faculty as keynote speakers and instructors. The target community are teachers at Airlangga I Elementary School Surabaya and several teachers from Public and Private Elementary Schools from Gubeng District, Surabaya. The results of community service can be seen from the results of evaluating the processes, products, and participants' responses to the implementation of the training collected through the satisfaction questionnaire. In the process of implementing the training, partners generally have a great willingness and interest to take part in the training.