Herlina Herlina
Institut Agama Islam Al Qur'an Al Ittifaqiah Indralaya Sumatera Selatan, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kehalalan Transaksi Online Shop Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Herlina Herlina; Lita Ayudha Ningsih; Novita Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v3i2.246

Abstract

Di era digital ini terlihat semakin meningkatnya aktifitas online shop sehingga sangat perlu diperhatikan perkembangan dan penertiban kehalalan transaksi, karena mengingat mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan arahan pola yang tepat dalam membentuk kehalalan transaksi pada online shop agar sesuai ketentuan Hukum Ekonomi Syariah. Metode penelitian yang digunakan dengan mengukur dan menganalisis data secara kualitatif dengan tingkat eksplanasi deskriptif serta bersifat yuridis normatif. Teknik pengambilan, pengumpulan dan analisis data dilakukan bersamaan dan berulang-ulang sehingga memperoleh data yang kredibel. Pengamatan langsung dan bentuk wawancara bebas dilakukan pada 3 (tiga) online shop, yaitu Dwie Olshop, Cece Meme dan Humairah Puding, yang merupakan langganan peneliti selama kurang lebih 2 (dua) tahun. Penelitian ini menghasilkan bahwa keterjagaan dan keteraturan terhadap kehalalan produk akan mewujudkan nilai kebersihan, kualitas produk yang baik dan memenuhi kriteria pembeli atau konsumen. Semakin meningkat pelanggan atau pengguna produk di pasaran akan tercapai omzet dan target penjualan yang tinggi. Kehalalan transaksi harus dijaga dan dipelihara agar dapat meningkatkan konsumen dan pelanggan. Usaha dan transaksi yang memenuhi ketentuan Hukum Ekonomi Syariah akan mengimplementasikan proses pengolahan dan produk yang halal. Produk yang halal dan berkualitas sangat diminati konsumen. Semakin banyak terbuka pasar konsumen akan memicu pencapaian omzet yang tinggi sehingga target penjualan dapat terpenuhi dengan baik
Pembentukan dan Pengembangan Karakter Ulama Berbasis Teknokrat dan Intelektual Melalui Program Mabit Muyasaroh Muyasaroh; Herlina Herlina; Ermis Suryana; Zulhijra Zulhijra
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4442

Abstract

Pemerintah dan masyarakat Indonesia sangat membutuhkan karakter ulama berbasis teknokrat dan berintelektual, namun dalam realitanya pembentukan kader tersebut sulit dilakukan. Alasan ini menjadikan tolok ukur pesantren berupaya mencari, membuat rumusan dan metode yang dapat membentuk  kader mahasantri berkarakter tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Mabit sehingga  menemukan metode yang tepat dalam proses pengkaderan ulama yang berbasis teknokrat. Penelitian ini menggunakan mixed method yaitu  pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan penyebaran angket. Data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan kesimpulan. Responden dalam penelitian ini berjumlah 31 orang mahasantri. Program Mabit mampu memberikan bantuan  untuk mewujudkan kader ulama melalui sajian mata pelajaran keislaman yang komprehensif. Program Mabit juga mampu   membantu mahasantri  memahami kelimuan yang berbasis teknologi. Dengan adanya program Mabit ini, mahasantri dapat menentukan pilihan perguruan tinggi dan jurusan sesuai kemampuan intelektualitasnya. Temuan dalam penelitian ini membantu pondok pesantren untuk mendeteksi program Mabit yang lebih terarah dalam membentuk kader ulama  dan lebih di fokuskan dalam sosialisasi. Program pembelajaran antara pendalaman Alquran, Hadits dan Sains, Teknologi harus seimbang serta terarah. Pembagian waktu adalah hal terpenting dalam pembelajaran dengan cara mengukur kapabilitas mahasantri. Penambahan aplikasi dari setiap teori yang dipelajari sangat mendukung mahasantri menciptakan dan mengembangkan daya kreatifitas berpikir.
Toll Road Construction: The Concept of Justice and Community Peace Against Environmental Change Muyasaroh Muyasaroh; Herlina Herlina
International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijeiis.v3i1.1324

Abstract

The Ministry of Public Works and Public Housing (PUPR) always encourages the completion of toll roads in every region in Indonesia in accelerating barrier-free connectivity for the community, one of which is the Trans Sumatra toll road at the Indralaya - Muara Enim intersection along 119 km. The purpose of this study is to find the right and appropriate pattern for the community around the toll road construction so that justice and peace can be realized over the environmental changes. This study uses a qualitative approach with inductive data analysis. Data collection is done repeatedly and continuously with triangulation techniques to produce a concept. Types and strategies in research are case studies. The analysis tools used are NVivo 12 Plus. The results of the study found a concept that creates justice and peace in the community due to the construction of toll roads. Environmental changes that occur must be based on the principle of benefit and benefit. The construction of toll roads must involve the local community in order to create conducive conditions in the pre, process and post-implementation processes. Negative impacts on the environment in the development process must be minimized through dialogue and contributions from the surrounding community. The conclusion of this study is that the construction of the Indarala – Muara Enim toll road as a whole is classified as meeting the requirements of the needs of the benefit, but there is still a lack of anticipation from this implementation project because there are still community complaints that can be read from respondents' responses. Environmental changes related to toll road construction must use a structured and orderly concept. In this case, the concept of environmental change must be bound by rules and regulations to anticipate and provide solutions for the negative impacts that occur and will occur, in the form of minimal compensation for land or land and buildings affected by the project. at a reasonable price, dealing with contaminated or polluted air and noise quickly and responsively.
Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Aliayah Ibnu Taimiyah Bogor Muyasaroh Muyasaroh; Herlina Herlina; Ermis Suryana; Zulhijra Zulhijra
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.548 KB) | DOI: 10.30868/ei.v3i05.47

Abstract

PKM Industri Rumahan Pemberdayan Ekonomi Perempuan Kecamatan Pemulutan Hairun Nisa; Herlina Herlina; Hidayani Hidayani
AKM Vol 5 No 1 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v5i1.1073

Abstract

Desa Pemulutan Ulu, Pelabuhan Dalam, Sembadak terletak di kecamatan Pemulutan, kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, termasuk memiliki banyak peluang dan potensi usaha. Pengelolaan usaha didominasi oleh kaum perempuan dalam skala industri rumahan. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji keberlangsungan pemberdayaan manusia dengan cara mengembangkan produk dan manajemen usaha sehingga dapat meningkatkan nilai hasil kewirausahaan dari aspek pemasaran, manajemen, konsumen. Metode Pengabdian mengunakan deskriptif kualitatif dengan melakukan pendekatan masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif melalui dialog yang berkesinambungan. Perolehan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di lapangan sejak bulan November sampai dengan Desember 2023. Pendekatan analisis masalah bersifat induksi berupa catatan lapangan dan data tekstual kecamatan 2023. Key informan adalah Gunawan dan Aprianto. Informan meliputi 3 (tiga) Kepala dan Perangkat Desa. Hasil pengabdian ini memperlihatkan keanekaragaman usaha yang dapat dikelola, namun masih terfokus pada pengolahan kerupuk, kemplang dan songket. Dengan adanya sosialisasi ini menyadarkan masyarakat akan pentingnya pengelolaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia. Potensi di bidang pertanian, perikanan dan pariwisata dapat menjadi alternatif pengembangan pendapatan daerah. Kegiatan ini menjadi langkah dalam mewujudkan desa berkembang dan mandiri.
Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Aliayah Ibnu Taimiyah Bogor Muyasaroh Muyasaroh; Herlina Herlina; Ermis Suryana; Zulhijra Zulhijra
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v3i05.47

Abstract

Kurikulum pertama yang lahir pada masa kemerdekaan memakai istilah leer plan. Dalam bahasa Belanda, artinya rencana pelajaran, lebih popular ketimbang curriculum (bahasa Inggris). Perubahan kisi-kisi pendidikan lebih bersifat politis: dari orientasi pendidikan Belanda ke kepentingan nasional. Asas pendidikan ditetapkan Pancasila.Peran kurikulum dalam pendidikan formal di sekolah atau madrasah adalah sangat penting dan menentukan dalam pencapaian tujuan pendidikan sehingga kurikulum memiliki peran yang strategis. Ada tiga peranan kurikulum yang sangat penting, yaitu peranan konservatif, peran kreatif dan peran kritis/evaluative.Perkembangan yang terjadi pada masa sekarang dan masa mendatang belum tentu sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Oleh karena itu, peranan kurikulum tidak hanya mewariskan nilai dan budaya, melainkan juga memiliki peranan untuk menilai dan memilih nilai dan budaya serta pengetahuan baru yang akan diwariskan tersebut. Dalam hal ini, kurikulum harus turut aktif berpartisipasi dalam control atau filter social. Nilai-nilai social yang tidak sesuai lagi dengan keadaan dan tuntutan masa kin dihilangkan dan diadakan modifikasi atau penyempurnaan-penyempurnaan.