Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Toll Road Development and Environmental Change: A Maqashidi Study at Indralaya – Muara Enim Muyasaroh; Herlina
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 21, No. 3, August 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol21.iss3.art8

Abstract

The Government of Indonesia builds toll roads in many regions of Indonesia, including 119 km of the Indralaya - Muara Enim intersection, to accelerate barrier-free connectivity for the community. This study analyzes the concept of environmental change from the impact of the construction of the toll road on the Indralaya community. This study uses a qualitative approach with an inductive research type. The data were analyzed using NVivo 12 Plus. The results showed that environmental change must be based on the principle of mutual benefit. The construction of toll roads must involve the local community to create conducive conditions. Negative impacts on the environment in the development process must be minimized through dialogue and contributions from the surrounding community. The construction of the Indarala – Muara Enim toll road in general has met the requirements of ushul al khamsah or basic needs of maqashid sharia. However, there is still a lack of anticipation from this implementation project because there are still complaints from the public, which can be read from respondents' responses. Environmental changes related to the construction of toll roads must use a structured and orderly concept. In this case, the concept of environmental change must be bound by the rules and legislation to anticipate and provide solutions to the negative impacts that occur in the form of minimal compensation for land or buildings affected by the project at a reasonable price, dealing with contaminated or polluted air and noise quickly and responsively. 
Pengaruh Bimbingan Rohani terhadap Prestasi Belajar bagi Remaja Muyasaroh; Kartika Lestari
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2021): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-quran Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.639 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v3i1.95

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan pengetahuan tentang sejauhmana pengaruh kegiatan Bimbingan Rohani kepada Remaja di Kecamatan Tanjung Raja. Ilmu Agama Islam sangat dangkal dikalangan usia Remaja sehingga kurang menonjol dibidang keagamaan.Dengan penelitian ini maka permasalah dapat diselesaikan. Jenis peneitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan terlebih dahulu dilihat nilai korelasi kegiatan Bimbingan Rohani ini menggunakan metode Tinggi Sedang dan Rendah. Jumlah Populasi 122, jumlah sampel 30 orang Remaja. Lokasi Penelitian diKecamatan Tanjung Raja. Analisis data menggunakan uji hipotesis, data dianalisis menggunakan korelasi Product Moment, menggunakan tabel r dan konsultasi dengan tabel interpretasi. Hasil penelitian10 orang responden tergolong kategori tinggi yakni (33,3%), 15 orang responden tergolong kategori sedang yakni (50%), dan 5 orang responden tergolong kategori rendah yakni (16,7%), dengan demikian kegiatan Bimbingan Rohanidi Tanjung Raja ada hubungannya kategori sedang yaitu 15 orang yakni (50%). Prestasi belajar remaja 7 orang tergolong dalam kategori tinggi (23,3%), dan 18 orang tergolong dalam kategori sedang yakni (60%), dan 5 orang tergolong dalam kategori rendah yakni (16,7%), maka dapat penulis simpulkan bahwa rata-rata prestasi pelajaran pendidikan agama Islam Tanjung Raja adalah kategori sedang yakni 18 orang (60%). Hasil dari penghitungan korelasi Product Moment bahwasanya rxy(0,50) lebih besar dari pada r tabel = 0,374 pada taraf signifikan 5% sedangkan pada taraf signifikan 1% diperolah r tebel sebesar 0,478 sehingga dapat disimpulkan 0,374<0,50>0,478, ternyata harga r hitung lebih besar dari harga r tabel sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan terdapat pengaruh yang di signifikan antara pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan Bimbingan Rohani terhadap prestasi belajar remaja pada pelajaran pendidikan agama Islam di Tanjung Raja.
Peran Wanita Karir dalam Pembentukkan Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah Muyasaroh; Anggi Sapitri
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2021): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-quran Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.965 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v3i2.99

Abstract

Peran wanita menurut Islam memiliki kedudukan yang sangat mulia. Seperti yang disabdakan oleh Baginda Nabi Muhammad Saw, wanita memiliki derajat tiga tingkat dibanding ayah yaitu mengandung, melahirkan dan menyusui. Disisi lain masyarakat memandang bahwa peran wanita tidak lain hanyalah melahirkan anak dan mengurus urusan rumah tangga. Saat ini dunia nyata menunjukkan bahwa wanita telah memiliki peran ganda, selain memiliki peran utama di rumah juga memiliki peran menjadi wanita karir pada bidang pendidikan, sosial, ekonomi, maupun bidang politik tentu saja dimbangi dengan pendidikan tingkat tinggi. Tujuan Penelitian ini adalah memotret Wanita yang memiliki peran ganda yaitu sebagai wanita karir namun, peran sebagai istri dan anggota keluaraga tetap terjaga keutuhannya dan keharmonisannya sehingga terciptalah keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data Primer: keluarga wanita karir, data sekunder: para suami, pimpinan masyarakat. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tempat penelitian di tiga kecamatan: .Kecamatan Tanjung Raja, Indralaya Selatan, dan Indralaya Induk terletak di Kabupaten Ogan Ilir Propinsi Sumatera Selatan. Populasi penelitian terdiri dari enam orang wanita karir, dua orang suami, dan satu tokoh masyarakat jumlah sembilan orang responden. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data divalidasi menggunakan Triangulasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan penulis dapat menyimpulkan bahwa peran wanita dalam pembentukan keluarga Sakinah, Wa rahmah di wilayah ini dapat dilaksanakan dengan baik. Untuk menjaga keluarga yang tetap sakinah mawaddah dan Rahmah saat di luar rumah maka wanita karir tetap berkomitmen untuk memperbaiki setiap langkah, meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan keluarga, saling terbuka dan menghargai, dan dukungan terhadap istri dalam pekerjaan Wanita karir di tiga kecamatan di Ogan Ilir saat beraktifitas di dalam rumah berperan sebagai seorang Istri, sebagai seorang Ibu, sebagai seorang mitra dari suami dalam meningkatkan kuantitas ekonomi, sebagai pendidik bagi putra dan putrinya, sebagai anggota masyarakat, dan sebagai pengasuh bagi kedua orangtuanya. Wanita karir mampu mengurus keluarga sebagai tugas utama seorang istri juga mampu mensinergikan tugas dengan urusan diluar rumah sehingga tercipalah keluarga sakinah mawaddah wa rahmah.Keluarga sakinah mawaddah dan rahmah akan langgeng didasari dengan al-Qur’an dan hadist sebagai pedoman hidup dan selalu menjadi acuan. Keluarga dibingkai dengan Iman dan Takwa yang kokoh.
Pembentukan dan Pengembangan Karakter Ulama Berbasis Teknokrat dan Intelektual Melalui Program Mabit Muyasaroh Muyasaroh; Herlina Herlina; Ermis Suryana; Zulhijra Zulhijra
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4442

Abstract

Pemerintah dan masyarakat Indonesia sangat membutuhkan karakter ulama berbasis teknokrat dan berintelektual, namun dalam realitanya pembentukan kader tersebut sulit dilakukan. Alasan ini menjadikan tolok ukur pesantren berupaya mencari, membuat rumusan dan metode yang dapat membentuk  kader mahasantri berkarakter tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Mabit sehingga  menemukan metode yang tepat dalam proses pengkaderan ulama yang berbasis teknokrat. Penelitian ini menggunakan mixed method yaitu  pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan penyebaran angket. Data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan kesimpulan. Responden dalam penelitian ini berjumlah 31 orang mahasantri. Program Mabit mampu memberikan bantuan  untuk mewujudkan kader ulama melalui sajian mata pelajaran keislaman yang komprehensif. Program Mabit juga mampu   membantu mahasantri  memahami kelimuan yang berbasis teknologi. Dengan adanya program Mabit ini, mahasantri dapat menentukan pilihan perguruan tinggi dan jurusan sesuai kemampuan intelektualitasnya. Temuan dalam penelitian ini membantu pondok pesantren untuk mendeteksi program Mabit yang lebih terarah dalam membentuk kader ulama  dan lebih di fokuskan dalam sosialisasi. Program pembelajaran antara pendalaman Alquran, Hadits dan Sains, Teknologi harus seimbang serta terarah. Pembagian waktu adalah hal terpenting dalam pembelajaran dengan cara mengukur kapabilitas mahasantri. Penambahan aplikasi dari setiap teori yang dipelajari sangat mendukung mahasantri menciptakan dan mengembangkan daya kreatifitas berpikir.
Toll Road Construction: The Concept of Justice and Community Peace Against Environmental Change Muyasaroh Muyasaroh; Herlina Herlina
International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijeiis.v3i1.1324

Abstract

The Ministry of Public Works and Public Housing (PUPR) always encourages the completion of toll roads in every region in Indonesia in accelerating barrier-free connectivity for the community, one of which is the Trans Sumatra toll road at the Indralaya - Muara Enim intersection along 119 km. The purpose of this study is to find the right and appropriate pattern for the community around the toll road construction so that justice and peace can be realized over the environmental changes. This study uses a qualitative approach with inductive data analysis. Data collection is done repeatedly and continuously with triangulation techniques to produce a concept. Types and strategies in research are case studies. The analysis tools used are NVivo 12 Plus. The results of the study found a concept that creates justice and peace in the community due to the construction of toll roads. Environmental changes that occur must be based on the principle of benefit and benefit. The construction of toll roads must involve the local community in order to create conducive conditions in the pre, process and post-implementation processes. Negative impacts on the environment in the development process must be minimized through dialogue and contributions from the surrounding community. The conclusion of this study is that the construction of the Indarala – Muara Enim toll road as a whole is classified as meeting the requirements of the needs of the benefit, but there is still a lack of anticipation from this implementation project because there are still community complaints that can be read from respondents' responses. Environmental changes related to toll road construction must use a structured and orderly concept. In this case, the concept of environmental change must be bound by rules and regulations to anticipate and provide solutions for the negative impacts that occur and will occur, in the form of minimal compensation for land or land and buildings affected by the project. at a reasonable price, dealing with contaminated or polluted air and noise quickly and responsively.
THE EVALUATION OF THE AL-QUR'AN SANAD PROGRAM AT THE TAHFIZH TILAWAH AL-QUR'AN SCIENCE INSTITUTEAT PONDOK PESANTREN AL-ITTIFAQIAH INDRALYA, OGAN ILIR REGENCY Pebriyanti Pebriyanti; Firdaus Basuni; Muyasaroh Muyasaroh; Zaimmuddin Zaimmuddin
Conciencia Vol 22 No 2 (2022): Conciencia
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/conciencia.v22i2.17566

Abstract

This study aims to describe the evaluation of the Qur'an tahfizh sanad program at the Al-Ittifaqiah Qur'an Science Tahfizh Tilawah Institute, which will be studied using qualitative research methods with an evaluative approach. Data collection techniques in this study were interviews and observations. The data were analyzed using the Milles and Huberman model with the stages of data reduction, data presentation, and data withdrawal or conclusions to determine the validity of the data using source triangulation. The results of this study found that in terms of input evaluation, students' initial ability must be khatam AL-Qur'an without any Qur'an memorization selection test. Evaluation of the process of the method has met the standards, the teacher who teaches actively so that the implementation is effective. Then in terms of product evaluation, Of the 58 students who participated in the Qur'an tahfizh sanad program, only 3 passed. Compared to the total number of students, this number needs improvement, only approximately 5%.
Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Aliayah Ibnu Taimiyah Bogor Muyasaroh Muyasaroh; Herlina Herlina; Ermis Suryana; Zulhijra Zulhijra
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.548 KB) | DOI: 10.30868/ei.v3i05.47

Abstract

Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Aliayah Ibnu Taimiyah Bogor Muyasaroh Muyasaroh; Herlina Herlina; Ermis Suryana; Zulhijra Zulhijra
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v3i05.47

Abstract

Kurikulum pertama yang lahir pada masa kemerdekaan memakai istilah leer plan. Dalam bahasa Belanda, artinya rencana pelajaran, lebih popular ketimbang curriculum (bahasa Inggris). Perubahan kisi-kisi pendidikan lebih bersifat politis: dari orientasi pendidikan Belanda ke kepentingan nasional. Asas pendidikan ditetapkan Pancasila.Peran kurikulum dalam pendidikan formal di sekolah atau madrasah adalah sangat penting dan menentukan dalam pencapaian tujuan pendidikan sehingga kurikulum memiliki peran yang strategis. Ada tiga peranan kurikulum yang sangat penting, yaitu peranan konservatif, peran kreatif dan peran kritis/evaluative.Perkembangan yang terjadi pada masa sekarang dan masa mendatang belum tentu sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Oleh karena itu, peranan kurikulum tidak hanya mewariskan nilai dan budaya, melainkan juga memiliki peranan untuk menilai dan memilih nilai dan budaya serta pengetahuan baru yang akan diwariskan tersebut. Dalam hal ini, kurikulum harus turut aktif berpartisipasi dalam control atau filter social. Nilai-nilai social yang tidak sesuai lagi dengan keadaan dan tuntutan masa kin dihilangkan dan diadakan modifikasi atau penyempurnaan-penyempurnaan.
Caring for Elderly Parents with Dementia in Indonesia: A Maqāṣid al-Sharī'ah Approach Herlina, Herlina; Muyasaroh, Muyasaroh; Husaini, Husaini; Bakhrum, Bakhrum; Zaimuddin, Zaimuddin
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol 8, No 2 (2024): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v8i2.22734

Abstract

This study explores the patterns of care for elderly parents during the critical period of dementia in order to ensure that their environment is prepared to accommodate any change that may occur. In individualistic societies, elderly care is often delegated to third parties. In contrast, in societies that adhere to religious teachings, caring for elderly parents is seen as not only an act of filial piety but also a form of repayment for the parents’ kindness, as outlined in the theory of maqāṣid al-sharī'ah. This study focuses on the pattern of care from the perspective of maqāṣid al-sharī'ah theory. Data were obtained from the “Herlina Herman Beroni” Sharia Family Law Consultation Institute. Data measurement and analysis were conducted using N-Vivo 12 simultaneously and repeatedly, to generate credible and transferable data. The results of the study showed that saturation and conflict often occur in the process of caring for parents with dementia, especially in the elderly, due to a lack of understanding in collaborating religious and medical knowledge when dealing with changes in the parents’ attitudes and actions. Children, family members, or caregivers are unprepared to accept the transition and changes in the elderly parents’ attitudes, which often leads to misunderstanding and/or neglect of the elderly parents. The implication is a shift in the obligation of children to care for elderly parents caused by discomfort in facing the dementia phase.
Hubungan Antara Remidi Mata Kuliah Tahsinul Qur'an Dengan Kelulusan Pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Qur'an Al-Ittifaqiah Indralaya Muyasaroh
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2019): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.051 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v1i1.9

Abstract

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah al-Qur’an al-Ittifaqiah selanjutnya disingkat menjadi STITQI. STITQI dengan ciri khas al-Qur’an maka mata kuliah al-Qur’an menjadi sangat urgen bagi keberlangsungan studi STITQI. Tahsinul Qur’an menjadi prasyarat pendaftaran ujian munaqosyah Skripsi. Pendaftaran ujianmunaqasyah bagi semua prodi harus mampu menunjukkan kartu bukti lulus ujian munaqasyah. Namun kendalanya tidak semua mahasiswa mahir mebaca al-Qur’an bahkan sebaliknya masih banyak sekali yang tidak lulus saat mengikuti ujian semester maka diadakan program remidi. Penelitian ini dilakukan pada populasi mahasiswa STITQI semester VI Prodi PAI.Ada dua kelas peserta remidi ini. Sampel pada remidi ini diambil dari kelas Semester VI A dan B. Seluruh peseta dalam penelitian ini 40 orang mahasiswa dan mahasiswi. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah sampel random jenuh.Random jenuh adalah sebuah penelitian yang mengambil sampel pada kelas diambil secara keseluruhan.Data dianalisis menggunakan rumus Product Moment, menguji hipotesis, membandingkan denggan tabel r dan tabel interpretasi dan kontribusi variable diuji dengan rumus determinasi. Hasil analiss korelasi Product Moment korelasi: r Hitung 0,616 memiliki kriteria tinggi karena berada pada posisi 0,60-0,69 pada tabel interpretasi. Korelasi ini dikonsultasikan dengan tabel r hasinya 0,616 > r tabel 5 % 0, 312 dan 1% 0,263.Korelasi ini menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat.Keputusan hipotesis dalam hal ini adalah lebih besar dari r tabel dengan demikian Ho ditolak dan menerima Ha sehingga dapat di generalisasikan bahwa ada hubungan positif antara remidi dengan kelulusan pada mata kuliah tahsinul Qur’an bagi mahasiswa STITQI jika nilai 70 ke atas.Kontribusi antara kedua variable dihitung dengan rumus KD = r2 x 100 % = 0,379 x 100% = 37,94 dibulatkan menjadi 38 %. Dengan demikian kelulusan dapat dipengaruhi oleh program remidi sebanyak 38 % sisanya 62 % ditentukan oleh faktor lain.