Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Kestabilan Lereng Pada Tanah Timbunan Di Proyek Sekolah Internasional Silaban, Merdy Evalina; Pratama, M. Fadly Devkha
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpensil.v14i1.48584

Abstract

The construction of an international school in the Jakarta Garden City area requires additional embankment soil, which creates a potential landslide risk due to elevation differences. This study aims to recalculate the safety of the slope conditions. The results of the analysis of the original slope condition without reinforcement using the Fellenius method yielded a value of 1.239, and this was clarified in the Plaxis analysis with a safety factor value of 1.2445. From these two analyses, the safety factor value is considered unsafe because the minimum safety factor for slope stability is ≥ 1.5 according to SNI 8460:2017 standards. Therefore, several reinforcement alternatives need to be considered. This study uses two reinforcement alternatives: cantilever retaining walls and geotextile reinforcement. The analysis of cantilever retaining walls yielded results of 2.233 for overturning failure, 1.657 for sliding failure, 3 for bearing capacity failure, and a global failure analysis aided by the Plaxis application resulted in 1.9753. All these safety factor values indicate that the retaining wall design is safe. Furthermore, in the stability analysis with geosynthetic reinforcement, a value of 1.556 was obtained, and this was clarified in the Plaxis analysis with a safety factor value of 1.7088. Based on the safety factor results of these two alternatives, the use of cantilever retaining walls is safer.
ANALISIS WASTE MATERIAL MENGGUNAKAN FAULT TREE ANALYSIS PADA PEKERJAAN CONCRETE BARRIER Silaban, Merdy Evalina; Pamungkas, Amir Hamzah
Technologic Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v14i2.363

Abstract

Penelitian ini mengkaji analisis limbah material dalam konteks pekerjaan konstruksi concrete barrier menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Konstruksi concrete barrier merupakan proyek konstruksi yang memerlukan sumber daya material yang signifikan, dan manajemen limbah material yang efisien menjadi semakin penting dalam upaya mengurangi dampak lingkungan dan biaya proyek. Dalam penelitian ini, mengidentifikasi potensi penyebab terjadinya pemborosan dan penumpukan limbah material dalam proses konstruksi concrete barrier. Metode FTA digunakan untuk memodelkan penyebab utama pemborosan dan penumpukan limbah material dalam pekerjaan konstruksi concrete barrier. Hasil analisis FTA membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi efisiensi penggunaan material dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat untuk mengurangi limbah material. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang dampak lingkungan dan ekonomi dari pemborosan material dalam konstruksi concrete barrier. Adapun jenis material yang diiteliti pada Proyek Pelebaran Jalan Tol Cikande Serang Timur adalah besi tulangan D13, dan besi tulangan D16. Faktor penyebab terjadinya sisa material disebebkan oleh faktor desain, perhitungan, manajemen, dan pelaksanaan. Hasil perhitungan biaya sisa material besi tulangan D13 Rp. 0 dengan sisa material 0% karena sisa material lebih dari 1 meter, jadi untuk sisa materialnya bisa dipake di pekerjaan struktur lain dan besi tulangan D16 Rp. 3,528,835,20 dengan sisa material 2,65%. Dari hasil tersebut biaya sisa material terbesar adalah besi tulangan D16 dan biaya sisa material terkecil adalah besi tulangan D13
TINJAUAN PERBANDINGAN METODE PERHITUNGAN VOLUME TIMBUNAN DI PROYEK SIERRA INTERCULTURAL SCHOOL SECARA MANUAL DAN FOTOGRAMETRI Silaban, Merdy Evalina; Prakasa, Muhammad Fajri Eka
Technologic Vol 15 No 1 (2024): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v15i1.372

Abstract

The calculation of volume for earthwork is a critical aspect in various fields, including construction. This research aims to compare the methods of manual earthwork volume calculation and photogrammetry-based methods. The manual method relies on direct physical measurements on the earthwork, while photogrammetry involves processing aerial images taken from the air using aerial cameras or drones. This study presents an in-depth analysis of the accuracy, efficiency, and cost of both earthwork volume calculation methods. Additionally, environmental implications are explored to understand the environmental impacts of using each method. Given the significance of earthwork volume calculations in a project, research was conducted on the Sierra Intercultural School Project by comparing volumes using the manual method and photogrammetry-based method in AutoCAD Civil 3D, with calculations using Microsoft Excel as a comparative tool. The results were subsequently compared with the actual field earthwork volume. The research findings revealed a volume difference of Rp. 140,275,132 between the manual and photogrammetry-based methods, with a volume discrepancy of 838.75 cubic meters between the two methods. The results of the study indicate that the photogrammetry method can provide results comparable to the manual method in terms of accuracy but with greater time efficiency.
PERBANDINGAN KINERJA STRUKTUR STEEL SHEET PILE DAN SOLDIER PILE H-BEAM SEBAGAI SISTEM PENAHAN TANAH SEMENTARA PADA GALIAN BASEMENT MENGGUNAKAN ANALISIS ELEMEN HINGGA Silaban, Merdy Evalina; Irvan Azis Febriansyah
Technologic Vol 16 No 1 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v16i1.458

Abstract

 Proyek pembangunan apartemen dengan tiga lantai basement di kawasan padat bangunan Alam Sutera, Kota Tangerang, memerlukan sistem penahan tanah sementara yang mampu memenuhi kriteria stabilitas dan deformasi. Penelitian ini membandingkan steel sheet pile dan soldier pile H-Beam sebagai sistem penahan tanah sementara untuk galian sedalam ±9,45 meter. Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan perangkat lunak PLAXIS 2D, mencakup dua kondisi yaitu jangka pendek (short term, undrained) dan jangka panjang (long term, drained). Pembebanan yang digunakan meliputi tekanan tanah aktif dan beban permukaan (surcharge) sebesar 10 kPa. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi jangka pendek, kedua sistem memenuhi persyaratan stabilitas dengan faktor keamanan (FK) masing-masing sebesar 1,771 untuk steel sheet pile dan 1,781 untuk soldier pile H-Beam. Defleksi maksimum yang terjadi adalah 24 mm dan 18,72 mm, keduanya masih berada di bawah batas izin sebesar 0,5% dari kedalaman galian. Pada kondisi jangka panjang, kedua sistem memiliki nilai faktor keamanan di bawah batas minimum 1,3, sehingga diperlukan perkuatan tambahan berupa strut untuk steel sheet pile dan tieback anchor untuk soldier pile. Dari aspek kapasitas lentur, kedua sistem dinyatakan aman dalam memikul momen maksimum yang terjadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua sistem layak digunakan sebagai penahan tanah sementara dalam kondisi jangka pendek, dengan catatan memerlukan perkuatan tambahan pada kondisi jangka panjang.
INOVASI PEMANFAATAN LIMBAH SCRAP ASPAL SEBAGAI MATERIAL METODE CEMENT TREATED RECYCLING BASE (CTRB) PADA LAPISAN BASE PERKERASAN JALAN Silaban, Merdy Evalina; Sonya Putri Aulia
Technologic Vol 16 No 2 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v16i2.485

Abstract

Peningkatan volume limbah scrap aspal dari kegiatan pemeliharaan jalan, seperti di Tol Cikopo–Palimanan yang mencapai 17.689,87 m³ pada tahun 2024, menimbulkan tantangan lingkungan dan operasional. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan scrap aspal sebagai material alternatif dalam metode Cement Treated Recycling Base (CTRB) untuk lapisan base jalan. Pengujian laboratorium meliputi gradasi, berat jenis, kadar aspal, kadar semen, serta kuat tekan. Hasil menunjukkan campuran optimal 60% scrap aspal dan 40% agregat baru dengan 13% semen mampu mencapai kuat tekan 36,4 MPa pada umur 7 hari, melampaui standar Bina Marga sebesar 35 MPa.
INOVASI PENGEMBANGAN MATERIAL COLDMIX BERBASIS DAUR ULANG EX-SCRAP DAN EMULSI SEBAGAI ALTERNATIF PERBAIKAN KERUSAKAN PADA RUAS JALAN TOL CIKOPO-PALIMANAN Prabowo, Andry Wisnu; Silaban, Merdy Evalina; Azra, Fadhil Muammar
Technologic Vol 16 No 2 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v16i2.501

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan material coldmix berbasis material daur ulang Ex-Scrap yang dipadukan dengan aspal emulsi kationik CRS sebagai alternatif perbaikan lubang pada perkerasan Jalan Tol Cikopo–Palimanan. Material Ex-Scrap diperoleh dari stockpile KM 113 melalui metode random sampling, kemudian dipilah dan dikarakterisasi menggunakan uji gradasi, berat jenis (SPGR), dan abrasi untuk memastikan kesesuaiannya terhadap persyaratan campuran. Berdasarkan hasil karakterisasi tersebut, disusun tiga variasi komposisi agregat, yaitu 50:50, 60:40, dan 70:30, dengan lima variasi kadar emulsi berkisar antara 6–10%. Seluruh kombinasi campuran diproses menjadi benda uji sesuai standar yang berlaku dan dievaluasi melalui uji ekstraksi serta uji Marshall untuk menilai kinerja mekanis dan parameter volumetrik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran dengan komposisi agregat 60:40 dan kadar emulsi optimum sebesar 7,085% menghasilkan stabilitas Marshall sebesar 525 kg, yang melampaui persyaratan minimum SNI 8867:2019. Parameter volumetrik pada kondisi optimum meliputi nilai VIM sebesar 7,25%, VMA sebesar 21,50%, dan VFB sebesar 67,50%. Dari aspek ekonomi, penerapan material ini memberikan penghematan biaya yang signifikan, sementara dari aspek lingkungan berkontribusi dalam pengurangan limbah konstruksi dan emisi karbon. Dengan kinerja teknis yang memenuhi standar serta keunggulan ekonomi dan lingkungan, material coldmix berbasis daur ulang ini berpotensi diterapkan sebagai solusi perawatan jalan tol yang berkelanjutan.