Peningkatan volume limbah scrap aspal dari kegiatan pemeliharaan jalan, seperti di Tol Cikopo–Palimanan yang mencapai 17.689,87 m³ pada tahun 2024, menimbulkan tantangan lingkungan dan operasional. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan scrap aspal sebagai material alternatif dalam metode Cement Treated Recycling Base (CTRB) untuk lapisan base jalan. Pengujian laboratorium meliputi gradasi, berat jenis, kadar aspal, kadar semen, serta kuat tekan. Hasil menunjukkan campuran optimal 60% scrap aspal dan 40% agregat baru dengan 13% semen mampu mencapai kuat tekan 36,4 MPa pada umur 7 hari, melampaui standar Bina Marga sebesar 35 MPa.
Copyrights © 2025