Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Koordinasi Lintas Sektor Dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tien Mastina; Mitra Mitra
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 1 (2023): Februari 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i1.725

Abstract

Pemerintah telah merumuskan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting Terdapat lima pilar dalam kerangka kebijakan penurunan stunting. Pilar ke tiga berfokus konvergensi melalui koordinasi dan konsolidasi program kegiatan pusat, daerah dan desa. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pelaksanaan koordinasi dalam pencegahan stunting di lima Kabupaten di Provinsi Riau yaitu Kabupaten Rokan Hilir, Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, dan Kepulauan Meranti. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data sekunder dari penilaian kinerja stunting Bapedalitbang Tahun 2020. Pemilihan strategi dan kebijakan memakai pembobotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme koordinasi lintas sektor dan lintas program dalam aksi konvergensi stunting belum optimal, belum ada regulasi yang memperkuat desa dalam melaksanakan aksi konvergensi di masing-masing kabupaten. Koordinasi dalam Aksi Konvergensi Lintas Sektor di Desa Lokus Stunting baik secara vertikal maupun horizontal, dari pimpinan tertinggi, sampai ke tingkat desa melalui komunikasi dan koordinasi yang aktif antar pejabat pembuat komitmen dengan pelaksana di lapangan. Pemerintahan desa perlu didorong melakukan inovasi dalam melakukan koordinasi dalam pencegahan stunting sesuai karakteristik spesifik daerah melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Pemanfaatan Potensi Limbah Industri Pengolahan Ikan Patin (Pangasius Sp) Di Kabupaten Kampar imam iqbal; Subkhan Riza; Gevisioner; Shinta Utiya Syah; Andi Muhammad Ilham; Tien Mastina
Iptekin Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68588/iptekin.v6i1.76

Abstract

Patin processing industry produces waste in the form of bones, heads, entrails and skin. Waste from the catfish processing industry in Kampar Regency has not been widely used by the community. Generally, processed waste is immediately thrown away or buried in the ground because there is no commercial utilization effort. This research aims to calculate the potential and utilization of waste from patin fish (Pangasius sp) processing industry in Kampar Regency. This research uses a descriptive research approach. Data analysis was carried out descriptively referring to research results and other related references. The potential for catfish skin waste produced from the fish fillet processing industry in Kampar Regency is 11.98 kg/month. Catfish skin can be processed into gelatin. The potential waste of catfish bones and heads originating from the catfish fillet processing industry is 142.76 kg/month. Patin bones can be processed into fish bone meal and gelatin. The potential for catfish innards from the smoked catfish processing business in Kampar Regency is 20,693.49 kg every month. Catfish viscera and abdominal fat waste can be processed into fish oil, biodiesel, fish meal, fertilizer and animal feed.