Kualitas SDM memiliki peran penting dalam proses pembangunan. Aspek kesehatanmerupakan kunci utama individu dalam melaksanakan aktivitasnya, sehinggapeningkatan layanan kesehatan sangat diperlukan dalam menentukan kualitasSumber Daya Manusia (SDM) di Kota Semarang. Pandemi Covid-19 yang sedangmelanda seluruh dunia ini memengaruhi banyak kegiatan masyarakat yang terjadi.Aspek kesehatan terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memiliki peran pentingpada era pandemi ini Tujuan pembangunan perlu dijabarkan melalui target ukurankinerja dalam bentuk indikator-indikator capaian pembangunan untuk dapatmengarahkan pelaksanaan pembangunan yang tepat dan akuntabel. Penelitian inibertujuan mengkaji penyusunan indikator pembangunan aspek kesehatan di KotaSemarang yang diharapkan dapat dimanfaatkan dalam proses perumusan dokumenperencanaan pembangunan daerah ke depannya. Metode analisis yang digunakanyaitu analisis konten dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu aspekkesehatan dapat dilihat memiliki indikator impact Indeks Pembangunan Manusia(IPM) yang didukung oleh indikator program Angka Harapan Hidup dan IndeksKepuasan Masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Indikator tersebut didukungindikator outcome antara terkait penyediaan fasilitas dan layanan kesehatan,penyelenggaraan sistem informasi kesehatan secara terintegrasi; penerbitan izinfasilitas pelayanan kesehatan; peningkatan kapasitas Sumber Daya ManusiaKesehatan (SDMK); sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makan minum; danpemberdayaan masyarakat bidang kesehatan. Beberapa indikator mengacu padakonsep Kabupaten/ Kota Sehat, Kota Layak Anak, dan Kota Ramah Lansia yangsedang menjadi perhatian Kota Semarang.