Amelia Niwele
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maluku Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KADAR VITAMIN C EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa Oleifera Lam) DARI DESA KAIRATU MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Jamila F. Kabakoran; Amelia Niwele; Sitti Zaenab
Jurnal Nurse Vol. 3 No. 1 (2020): Januari : Jurnal Nurse
Publisher : STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1733.363 KB) | DOI: 10.57213/nurse.v3i1.117

Abstract

Moringa leaves (Moringa oleifera lam) is a type of plant from the Moringacecae tribe. Moringa leaves are found everywhere, but in the community, Moringa leaves are only used as a fence or garden barrier, but in fact Moringa leaves are one of the plants that contain lots of nutrients, both minerals and vitamins, one of which is vitamin C. The problem of this research is that many people do not knowing that Moringa leaves contain a lot of vitamin C so it is very good for consumption, especially during the COVID-19 pandemic like today. This study is a quantitative study that aims to determine the levels of vitamin C in the ethanol extract of Moringa leaves (Moringa Oleifera Lam) in Waiselang Hamlet, Kairatu Village. The sampling technique used in this research is purposive sampling. Moringa leaves were extracted using maceration method with 70% ethanol solvent for 7 days and analyzed using UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 560 nm. The results obtained were calculated using a linear regression equation and showed that the vitamin C content of the ethanolic extract of Moringa leaves (Moringa Oleifera Lam) in Waiselang Hamlet, Kairatu Village on average was 85.030 mg/100gr.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Randu (Ceiba Pentandra L ) Terhadap Bakteri Escherichia Colli Dengan Menggunakan Metode Difusi Sumuran Alice M. Luhulima; Amelia Niwele; Ramdani I. Fitrawan
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i1.1275

Abstract

Diare adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri escherichia colli yang melebihi batas flora normal dalam tubuh manusia. Salah satu obat tradisional yang diketahui dapat menghambat pertumbuhan bakteri adalah daun randu (Ceiba pentandra L), Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam daun randu (Ceiba pentandra L) dan mengetahui konsentrasi yang efektif dari ekstrak etanol daun randu (Ceiba pentandra L) terhadap bakteri escherichia colli. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode difusi sumuran. Penelitian ini menggunakan ekstrak etanol 70% daun randu (Ceiba pentandra L) yang dilakukan secara maserasi dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 60%, 80%, dan 100%, untuk control positif menggunakan anbiotik cotrimoxazole dan control negative menggunakan aquadest. Pada pengujian antibakteri ekstrak etanol 70% daun randu (Ceiba pentandra L) menunjukan bahwa pada konsentrasi 60% didapatkan zona hambat rata-rata sebesar 18,25 mm, 80% didapatkan zona hambat rata-rata sebesar 20,25 mm, dan 100% didapatkan zona hambat rata-rata sebesar 21,50 mm. Untuk control negative digunakan aquadest, hasilnya tidak terbentuk zona hambat dan control positif digunakan antibiotic cotrimoxazole dan didapatkan zona hambat rata-rata sebesar 34 mm. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa daun randu (Ceiba pentandra L) ini memiliki aktivitas sebagai antibakteri.