Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI EDUKASI KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV PADA REMAJA DI KABUPATEN SUMBAWA: LITERATURE REVIEW Alfian Alfian
Jurnal Kesehatan Samawa Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN SAMAWA
Publisher : Jurnal Kesehatan Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Remaja rentan terhadap risiko HIV karena masa transisi perkembangan dan masih beragamnya tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS. Di Kabupaten Sumbawa, penyuluhan pencegahan HIV/AIDS menjadi salah satu upaya edukasi yang relevan. Metode: Penelitian ini merupakan literature review terhadap artikel ilmiah nasional yang membahas edukasi kesehatan, pengetahuan, dan perilaku pencegahan HIV pada remaja.Hasil: Strategi edukasi yang sering digunakan adalah penyuluhan tatap muka, pendidikan sebaya, media audiovisual, modul edukasi, dan pendekatan berbasis sekolah. Strategi interaktif dan berbasis lingkungan sosial remaja cenderung lebih efektif. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berpotensi meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan HIV pada remaja, terutama jika dilakukan secara interaktif dan sesuai dengan konteks sosial budaya. Di Kabupaten Sumbawa, pendekatan berbasis sekolah dan komunitas layak diprioritaskan.
GAMBARAN EFIKASI DIRI PERAWAT DALAM MELAKUKAN PENANGANAN RESUSITASI NEONATUS DI RSUD SUMBAWA Sri Astuti Meilani; Mita Farilya; Alfian Alfian
Jurnal Kesehatan Samawa Vol. 10 No. 1 (2025): JKS 2025
Publisher : Jurnal Kesehatan Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Efikasi diri merupakan hal yang sering dilewatkan dalam penilaian pelatihan resusitasi neonatus. Penilaian lebih difokuskan pada pengetahuan dan keterampilan prosedur resusitasi. Padahal efikasi diri, keterampilan dan pengetahuan adalah satu kesatuan yang utuh dalam keberhasilan tindakan perawat untuk melakukan resusitasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efikasi diri perawat dalam melakukan penangan resusitasi neonatus di RSUD Sumbawa. Metodelogi : Penelitian ini mengunakan desain deskriftif dengan 16 orang responden di ruang NICU RSUD Sumbawa. Instrument yang digunakan adalah kuesioner efikasi diri yang diadopsi dari penelitian Pangestu. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki efikasi diri sedang sejumlah 43,75 %, efikasi rendah 31.25%, efikasi diri tinggi 25 %. Kesimpulan : Gambaran efikasi diri perawat dalam melakukan penanganan resusitasi neonatus di RSUD Sumbawa sebagian besar berada dalam kategori sedang.