Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Cultularry Responsive Teaching (Crt) Pada Pembelajaran Passing Permainan Sepak Bola Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Irawan, Bayu; Indahwati, Nanik; Taringan, Christof Advanta
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 5 No 2 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v5i2.2886

Abstract

Pendidikan jadi satu diantara faktor krusial pada kehidupan manusia untuk memberikan bekal kehidupan melalui sebuah pembelajaran satu diantaranya yakni pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga serta kesehatan. Namun aktifitas fisik pada anak masih kurang sehingga hal tersebut menjadi permasalahan global yakni kurangnya motivasi anak dalam kegiatan berolahraga. Oleh sebab itu dilakukan penelitian penerapan pendekatan Cultularry Responsive Teaching (CRT) pada pembelajaran passing permainan sepak bola. Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengetahui peningkatan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini diselenggarakan di SDN Babatan IV/459 Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian tindak kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan total dua siklus. Subjek penelitian ini yakni peserta didik kelas IV-C SDN Babatan IV/459 Surabaya. Dari penelitian ini didapatkan hasil data sebesar 120,27 dalam penyelenggaraan siklus I serta terdapat peningkatan dalam siklus II yakni menjadi 141,92 dengan persentase peningkatan sebesar 18%. Dari hasil data peningkatan motivasi belajar peserta didik tersebut bisa dilaksanakan pengambilan kesimpulan penerapan pendekatan Culturally Responcive Teaching (CRT) pada kelas IV-C SDN Babatan IV/459 Surabaya bisa menaikkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PJOK. Berlandaskan penelitian ini dapat disarankan penerapan pendekatan CRT guna digunakan sebagai alternatif pembelajaran PJOK.
Epidemiologi dan Dampak Ekonomi Wabah African Swine Fever di Provinsi Nusa Tenggara Timur Wera, Ewaldus; Bulu, Petrus Malo; Tukan, Const Joel Misery; Medah, Jacob Nehemia; Dhaja, Claudya Anastasia; Sagala, Endah Budiati; Purwengtyas, Setijanti; Irawan, Bayu; Christopher, David Alvin; Winata, Renardi; Angsar, Melky; Tabali, Zulkifli; Marjaya, Siviardus
JURNAL KAJIAN VETERINER Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Kajian Veteriner
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jkv.v13i2.24361

Abstract

This study evaluated the epidemiology and economic impact of African Swine Fever (ASF) at the household farmer (HF) level in East Nusa Tenggara (NTT) Province, Indonesia. The economic and epidemiological data were obtained from interview with 97 farmers across seven districts. The prevalence of ASF at farmer level was calculated based on the number of HF experienced ASF outbreak in certain year divided by total HF interviewed. The total economic losses due to ASF outbreak were calculated based on the economic value of pig, cleaning and disinfection of stalls, stall depreciation, leftover feed, and reduced value of pigs. Approximately 90% of the respondents reported pig mortalities associated with ASF during the initial outbreaks in 2020-2021. The total economic losses due to ASF outbreak were estimated to be IDR 1,4 billion, averaging IDR 14,5 (percentile 5th;95th: 5,1;27,8) million per household farmer per year, with losses dominated by pig mortality (92%). Losses varied by districts, with the highest in East Sumba (17,9 million per HF) and the lowest in Rote Ndao (11,5 million per HF). These findings demonstrate that ASF outbreak is financially loss for smallholder pig farmers and can significantly reduced their income. Optimizing biosecurity implementation at household farm level could be financially beneficial for smallholder pig farmers and can significantly mitigate ASF-related economic losses in NTT.