Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Antara Naqli dan Aqli: Konstruksi Teologi Moderat Aliran Asy’ariyah dan Relevansinya bagi Pendidikan Islam Kontemporer Imam Mhd Khairunnizam ZS; Zulfahmi Zulfahmi; Muhammad Nasir; Sahmana Abdullah Siregar
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.918

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara komprehensif aliran Asy'ariyah sebagai mazhab teologi Islam yang paling berpengaruh dalam tradisi Ahlussunnah wal Jama'ah. Menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) dengan pendekatan historis-analitis, artikel ini menguraikan pengertian, sejarah perkembangan, pemikiran pokok, argumentasi teologis, tokoh-tokoh utama, dan metode ijtihad aliran Asy'ariyah. Hasil kajian menunjukkan bahwa aliran Asy'ariyah yang didirikan oleh Abu Hasan al-Asy'ari (260-324 H/873-935 M) hadir sebagai jalan tengah (wasathiyyah) antara dua kutub ekstrem: Mu'tazilah yang hiperrasionalis dan Salafiyah yang hipertekstualis. Pemikiran pokok Asy'ariyah mencakup doktrin dua puluh sifat wajib Allah, teori kasab dalam perbuatan manusia, distinsksi kalam nafsi dan kalam lafzhi, serta relasi proporsional antara akal dan wahyu. Metode ijtihad Asy'ariyah bercirikan tawassuth, tawazun, dan i'tidal, memadukan dalil naqli dan dalil aqli secara berimbang. Relevansi Asy'ariyah sangat terasa di Indonesia, di mana mayoritas umat Islam, khususnya yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama, menganut paham teologi ini sebagai landasan akidah yang moderat dan toleran.