Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN MANAJEMEN USAHA BAGI PELAKU UMKM PENGRAJIN MEBEL ROTAN DI KALIMANTAN TIMUR Reslianty Rachim; Leony Naobila
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.481 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v2i2.1263

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada Pelaku UMKM rotan terkait pengelolaan usaha dan sebagai Bahan ajar kewirausahaan terkait manajemen usaha rotan. Penyuluhan dilakukan dengan metode pemberian materi dalam bentuk ceramah, diskusi dan tanya jawab serta praktek manajemen usaha dan digitalisasi koperasi. Hasil pengamatan selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa pemahaman peserta terhadap manfaat atau alasan pelau usaha perlu meningkatkan dan mengembangkan usaha melalui perbaikan manajemen usaha. Berdasarkan hasil diskusi, tanya jawab selama kegiatan berlangsung, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berhasil meningkatan pengetahuan dan pemahaman pengelolaan usaha serta meningkatan pengetahuan dan pemahaman menuju pelaku UMKM Naik Kelas
POTRET PERKEMBANGAN MOCKUP KOPERASI DESA MERAH PUTIH SEBAGAI MODEL PENGUATAN EKONOMI KERAKYATAN DI KOTA SAMARINDA DAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Zulkifli; Reslianty Rachim
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 14 No. 2 (2025): September (In Pres)
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v14i2.3738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan potret perkembangan Mockup Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Fokus penelitian diarahkan pada penerapan prinsip koperasi, tingkat partisipasi anggota, tata kelola organisasi, inovasi, serta dukungan program pemerintah dan potensi lokal dalam mendorong kemandirian koperasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopdes Merah Putih di Samarinda lebih progresif dalam digitalisasi dan penguatan jejaring usaha UMKM, sedangkan di Kutai Kartanegara lebih menitikberatkan pada sektor pertanian dan kebutuhan dasar anggota. Partisipasi anggota cukup aktif dalam kegiatan operasional, meskipun keterlibatan dalam pengambilan keputusan strategis masih terbatas. Tata kelola koperasi telah mulai menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, meski masih perlu penguatan, terutama dalam aspek digitalisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kopdes Merah Putih berpotensi menjadi model koperasi desa modern apabila didukung dengan peningkatan kapasitas anggota, tata kelola yang baik, serta pemanfaatan teknologi digital.