Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Arsitektur Elektik Pada Perencanaan Pusat Kerajinan Tangan Di Kota Kendari achlan wahyu ramdhan sauala; Burhan Said; Alim Bahri
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i2.27628

Abstract

Sulawesi tenggara dikenal sebagai salah satu kota wisata dengan kekhasan budayanya yang menjadi daya tarik bagi para turis. Selain itu Sulawesi Tenggara juga memiliki banyak potensi kerajinan yang dapat lebih dikembangkan lagi, misalnya Kendari dengan kerajinan tenun, perhiasan emas dan perak, pandan, rotan, Buton dengan kerajinan tenun, pandan, nentu, bambu, rotan, Muna dengan kerajinan tenun, nentu, pandan, agel, dan masih banyak lagi daerah-daerah di Sulawesi Tenggara dengan potensi kerajinan yang mereka miliki. Namun, dengan keterbatasan waktu para wisatawan dan tersebarnya lokasi sentra-sentra kerajinan tersebut sehingga tidak semua sentra kerajinan dapat mereka kunjungi. Dewan Kerajinan Tangan Sulawesi Tenggara (2022) mencatat jumlah usaha kerajinan dan tenaga kerja di Sulawesi Tenggara cukup banyak dari beragam kerajinan. Penelitian ini ditunjukan untuk: Pertama, menentukan lokasi yang tepat untuk bangunan pusat kerajinan tangan di Kota Kendari. Kedua, menciptakan desain yang dapat memfasilitasi kegiatan pusat kerajinan tangan di Kota Kendari yang efektif, nyaman, aman. Ketiga, mewujudkan perencanaan gedung pusat kerajinan tangan yang sesuai dengan standar pembangunan dan dapat memenuhi konsep serta ide dasar perencanaan dengan pendekatan arsitektur eklektik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu data yang          diambil dengan studi literatur, pengumpulan data, survey, wawancara dan studi banding. Dari data ini dapat diketahui bahwa jumlah industri kerajinan di Sulawesi Tenggara cukup besar maka diperlukan suatu wadah bagi industri-industri kerajinan yang ada di Sulawesi Tenggara ini. Dalam perencanaanya, pusat kerajinan tangan ini berlandaskan pada budaya lokal Sulawesi Tenggara khususnya kerajinan tangan. Adapun pendekatan desain yang mengacu pada hal tersebut adalah arsitektur eklektik dimana pendekatan arsitektur eklektik merupakan suatu aliran memilih, memadukan unsur-unsur atau gaya ke dalam bentuk tersendiri. Dengan mengunakan pendekatan arsitektur eklektik, dapat memadukan unsur-unsur tradisional namun dapat diterima diera modern serta memiliki ciri khas tersendiri. Sehingga fungsi bangunan sebagai wadah produksi, publikasi, informasi, komersial, pendidikan dan pelatihan dapat terwujud. Kata Kunci: Kerajinan Tangan, Arsitektur Eklektik, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Digitalisasi UMKM : Pemanfaatan Media Digital pada UMKM Desa Tiara Fitari; Novita Herlissha; Alim Bahri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i6.5626

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk. Kegiatan dilaksanakan di Desa Batu Rusa, Bangka, dengan pendekatan pelatihan langsung yang interaktif. Materi yang diberikan mencakup pentingnya strategi pemasaran digital melalui media social. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan media digital. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM untuk bersaing di pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital. Keberlanjutan program pendampingan sangat direkomendasikan guna meningkatkan efektivitas implementasi digitalisasi UMKM.
Nilai Kearifan Lokal dan Strata Sosial Tradisi Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kemuja, Kabupaten Bangka Muhammad Rozani; Alim Bahri
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 14 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v14i1.6236

Abstract

Mawlid Nabi is the anniversary of the birth of the Prophet Muhammad SAW which is held every 12 Rabi'ul Awal. By some people, the birthday of the prophet is commemorated as a review of the memory of the birth as well as the struggle of the Prophet Muhammad in spreading the da'wah of Islam throughout his life. There are many ways that people do in commemorating the birthday of the prophet and each region has its own way. The Kemuja village community is one of them. The celebration of the Birthday of the Prophet Muhammad SAW in the village of Kemuja embeds various series of activities with Islamic nuances, such as cultural festivals, barzanji readings, nganggung, and closed with a gathering to eat together. The purpose of this study is to describe the values ​​of local wisdom contained in the implementation of the tradition of celebrating the birthday of the Prophet Muhammad SAW in the village of Kemuja. The method used in this research is qualitative method. The techniques used in obtaining this data are observation, interviews, and literature study. Data analysis used descriptive qualitative by describing, analyzing, interpreting, and drawing conclusions. The results of the study found the values ​​of local wisdom and social strata inherent in the tradition of celebrating the birthday of the Prophet Muhammad in Kemuja village. The value of wisdom for peace and the value of wisdom for prosperity. Social strata are not a problem for most Kemuja villagers regarding the implementation of the prophet's birthday celebration. This is evidenced by the implementation of celebrations that take place lively, lively, and magnificently from year to year, so that this can be transformed as empowerment to form a fortress of prosperity and peace in society. Keywords: The value of local wisdom, social strata, traditions, the Prophet's mawlid.