Katarina Lodia Tuturop
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih Jayapura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAENA KOTA JAYAPURA Katarina Lodia Tuturop; Natalia Paskawati Adimuntja; Kristina Hutasoit
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i2.17530

Abstract

Kusta merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang menyerang berbagai bagian tubuh. Kebaruan dalam penelitian ini karena meneliti tentang faktor risiko kejadian penyakit kusta di wilayah kerja puskesmas waena kota jayapura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian penyakit kusta di wilayah kerja Puskesmas Waena, Kota Jayapura. Jenis penelitian adalah observasional, dengan rancangan case control study. Populasi penelitian adalah penderita Kusta yang berkunjung ke Puskesmas Waena tahun 2020–2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dimana jumlah sampel kasus dan control sebanyak 44 orang dengan perbandingan 1:1. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariate menggunakan uji regresilogistik. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa ada pengaruh antara riwayat kontak (p=0,00; OR=21,42), kebiasaan mencuci tangan (p=0,03; OR=4,91), kebiasaan meminjam pakaian (p=0,00; OR=12,00), kebiasaan membersihkan lantai rumah (p=0,00;OR=16,88), dengan kejadian penyakit kusta, dan tidak ada risiko antara kebiasaan mandi (p=0,48; OR=1,09), kebiasaan menggunakan handuk (p=0,31; OR=2,57), kebiasaan mengganti seprai, sarung bantal dan selimut (p=0,06; OR=4,08), kebiasaan mencuci rambut (p=0,74; OR=1,52), kebiasaan tidur bersama (p=0,09; OR=4,38) dengan kejadian penyakit kusta. Hasil analisis multivariat menunjukkkan bahwa variabel yang paling dominan terhadap kejadian penyakit kusta adalah riwayat kontak (p=0,00;OR=17,44). Kesimpulan bahwa Ada risiko antara riwayat kontak, kebiasaan mencuci tangan, kebiasaan meminjam pakaian, kebiasaan membersihkan lantai rumah, dengan kejadian penyakit kusta, dan tidak ada risiko antara kebiasaan mandi, kebiasaan menggunakan handuk, kebiasaan mengganti seprai, sarung bantal dan selimut, kebiasaan  mencuci rambut, kebiasaan tidur bersama dengan kejadian penyakit kusta.