Fatmawaty Fatmawaty
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kurikulum 2013 Pada Pembelajaran Fatmawaty Fatmawaty
Jambura Journal of Educational Management VOLUME 4 NOMOR 1 MARET 2023
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v4i1.2188

Abstract

This article discusses how the process of implementing the 2013 Curriculum on Indonesian Learning at MI Ikhlasiyah Palembang, with the background that Indonesian learning at the Madrsah Ibtidaiyah level must be carried out by looking at the regulations that have been set by the government, namely K13. The type of research used is qualitative with a descriptive approach. Data collection methods are through interviews, observations and documentation, while data analysis techniques start from data reduction, presentation and verification of data. To see the validity of the data, it is done using data triangulation. The results obtained are the implementation of the 2013 Curriculum on Learning Indonesian has been carried out properly by looking at the guidelines that have been set by the government. Then from the aspect of learning kenten that the teacher has conditioned learning that is interactive, inspiring, fun, challenging, motivate learners to participate actively, as well as provide sufficient space for initiative, creativity, and independence according to the talents, interests, and physical and psychological development of students. In the learning process, the basic competencies of Indonesian subjects are divided into 3 domains and have been carried out covering the realm of attitudes, the realm of knowledge, and the realm of skills.
Optimalisasi Komunikasi Dan Literasi Sosial Keagamaan Dalam Revitalisasi Lingkungan Masyarakat Perumahan Pelangi 2 Macan Lindungan Fatmawaty Fatmawaty; Junita Sari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi komunikasi dan literasi sosial-keagamaan sebagai strategi dalam revitalisasi lingkungan masyarakat di Perumahan Pelangi 2 Macan Lindungan. Revitalisasi lingkungan dalam konteks ini tidak hanya dimaknai sebagai perbaikan aspek fisik semata, tetapi juga mencakup penguatan dimensi sosial, budaya, dan spiritual masyarakat sebagai fondasi utama dalam membangun lingkungan yang harmonis dan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta keterlibatan langsung dalam aktivitas sosial kemasyarakatan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi komunikasi yang dilakukan melalui forum warga, kegiatan gotong royong, diskusi kelompok, serta pemanfaatan media komunikasi lokal mampu meningkatkan efektivitas penyampaian informasi dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam berbagai program lingkungan. Selain itu, penguatan literasi sosial-keagamaan melalui kegiatan pengajian, edukasi nilai-nilai moral, serta pembinaan karakter masyarakat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesadaran sosial, kepedulian lingkungan, dan solidaritas antarwarga. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa sinergi antara komunikasi yang efektif dan literasi sosial-keagamaan yang baik mampu menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata, responsif, serta memiliki tingkat kohesi sosial yang tinggi. Dengan demikian, revitalisasi lingkungan tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga bersifat kultural dan spiritual. Oleh karena itu, penguatan kedua aspek tersebut perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan sebagai upaya menciptakan masyarakat yang berdaya, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan sosial.