Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN PELAYANAN APLIKASI MAXIM PADA PENGGUNA MAHASISWA DI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS PGRI SILAMPARI MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL Nopalia Nopalia; Dina Dalilah
JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) Vol 7 No 2 (2022): JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) DESEMBER
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jusim.v7i2.1866

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan maupun ketidakpuasan pelanggan dalam menggunakan aplikasi Maxim, dalam hal ini Mahaisiswa yang ada pada Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Silampari, Pada penelitian ini digunakan metode SERVQUAL dengan lima dimensi pelayanan yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dari lima variabel kualitas layanan (X) semuanya memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan pelayanan (Y) kepuasan pelanggan Maxim. Jika dilihat dari hasil kuesioner variabel kepuasan pelanggan (Y) yang telah dibagikan dimana responden dengan jawaban “Sangat Setuju” dan “Setuju” mendominasi dapat disimpulkan bahwa responden merasa puas terhadap layanan yang diberikan oleh Maxim.
SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI AKADEMIK PRODI TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS PGRI SILAMPARI BERBASIS WEBSITE Nopalia Nopalia; Ahmad Marsehan
Jurnal Teknologi Informasi Mura Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Teknologi Informasi Mura Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jti.v15i2.2116

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi yang tepat dan akurat dalam pengaksesan data-data akademik, berupa data dosen, data mahasiswa, data mata kuliah, data jadwal perkuliahan dan data nilai, maka informasi dapat dirangkum dalam sebuah sistem informasi administrasi akademik berbasis website, metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem Waterfall, maetode pengembangan sistem waterfall adalah sebuah metode yang digunakan untuk melakukan pembuatan sistem yang dimulai dari tahapan analsis kebutuhan sistem, desain sistem, pengkoden dan implementasi, hasil dari penelitian ini adalah sistem dapat mengolah dan memberikan informasi akademik kepada para pihak universitas melalui perangkat mobile secara online, pengolahan data yang dilakukan menjadi lebih efektif dan efisien serta pelaporan data akademik lebih mudah dalam pengelolaannya.
PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA MELALUI PELATIHAN KECAKAPAN WIRAUSAHA (PKW) TAHUN 2026 UNTUK MENUMBUHKAN JIWA CREATIVEPRENEURSHIP Fido Rizki; Nopalia Nopalia; Ahmad Sobri; Lukman Sunardi; Ahmad Marsehan
JURNAL UNIV.BI MENGABDI Vol 5 No 1 (2026): Jurnal UNIV.BI Mengabdi : Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Kecakapan Wirausaha (PKW) merupakan program strategis nasional untuk menekan angka pengangguran melalui pembekalan kompetensi bisnis bagi generasi muda yang belum memiliki pekerjaan. Tujuan pengabdian ini adalah membekali para peserta PKW Tahun 2026 dengan fondasi kewirausahaan yang kokoh, kapasitas kreativitas dan inovasi, pemahaman kualitas diri, etos kerja yang tinggi, serta mitigasi risiko terhadap faktor-faktor merugikan dalam usaha. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok (Forum Group Discussion), studi kasus, serta simulasi penyusunan ide bisnis. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 23 Mei 2026 hingga 13 Juli 2026 yang diikuti oleh 20 orang peserta yang merupakan pemuda produktif dengan status belum bekerja di wilayah Kota Lubuk Linggau dan sekitarnya. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan pemahaman teoretis dan praktis para peserta sebesar 55% berdasarkan perbandingan nilai rata-rata pre-test (33,75%) dan post-test (88,75%). Dampak nyata dari kegiatan ini adalah tumbuhnya motivasi berwirausaha secara mandiri, yang dibuktikan dengan lahirnya 5 draf rintisan ide bisnis kreatif berbasis potensi lokal yang dirancang oleh para peserta setelah periode pelatihan usai