Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Makanan Pantangan pada Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) Farida Sisni Riyanti; Andi Nilawati Usman; Werna Nontji; Isharyah Sunarno; Stang Stang; Yuliana Syam
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i1.5252

Abstract

This study aims to determine dietary restrictions in pregnant women on the incidence of chronic energy deficiency (KEK) at the Sumbersari Health Center. The qualitative method with an exploratory phenomenology approach was analyzed using the Collaizi method. The results showed five themes related to food taboos for pregnant women: knowledge of pregnant women, types of food taboos for pregnant women, cultural background, family and social environment perceptions and efforts of pregnant women to prevent SEZs from occurring. In conclusion, food restrictions in pregnant women are one of the triggering factors for KEK, which are influenced by the culture that is owned by the family and passed down from their ancestors. Keywords: Mother, Pregnancy, Chronic Energy Deficiency, Food Restrictions
Hubungan Determinan dengan Peta Anemia pada Kehamilan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Provinsi Papua Nurhayati Latief; Isharyah Sunarno; Andi Nilawati Usman
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.1176

Abstract

Pada kehamilan sering ditemukan penurunan kadar hemoglobin akibat peningkatan volume darah pada ibu hamil. Jika kondisi ini tidak diobati, dapat berkembang menjadi anemia yang bisa berakibat fatal. Pemantauan kondisi kehamilan bagi ibu sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi dengan kejadian anemia pada kehamilan di Puskesmas Yenburwo Provinsi Papua Indonesia. penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode case control dengan menggambar peta atau gambaran daerah tempat terjadinya anemia pada beberapa daerah, dimana terdapat dua kelompok yang berbeda kemudian diidentifikasi dan dibandingkan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan bermakna yang bermakna antara umur, paritas, pengetahuan, frekuensi kunjungan ANC, pola konsumsi, kepatuhan konsumsi zat besi dan anemia pada ibu hamil ( p>0,05) . Dan berdasarkan hasil uji statistik (uji regresi logistik) terhadap variabel bebas tersebut menunjukkan bahwa frekuensi ANC dan pola konsumsi secara simultan (bersama-sama) berhubungan dengan anemia pada ibu hamil (p<0,05) dengan kontribusi sebesar 0,451 ( 145,1%) yang berarti frekuensi ANC dan pola konsumsi dapat menjelaskan anemia sebesar 45,1% sedangkan sisanya 54,9% dijelaskan oleh faktor lain. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan bermakna yang bermakna antara umur, paritas, pengetahuan, frekuensi kunjungan ANC, pola konsumsi, kepatuhan konsumsi zat besi dan anemia pada ibu hamil ( p>0,05) . Dan berdasarkan hasil uji statistik (uji regresi logistik) terhadap variabel bebas tersebut menunjukkan bahwa frekuensi ANC dan pola konsumsi secara simultan (bersama-sama) berhubungan dengan anemia pada ibu hamil (p<0,05).
Clinical Effectiveness of Ashwagandha in Menopause: A Systematic Review Frederick Wirawan; Putu Enrico Pramana Okaniawan; Isharyah Sunarno
Bali Medical and Wellness Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Bali Medical and Wellness Journal
Publisher : PT BMW Journal Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71341/bmwj.v3i2.61

Abstract

Background: Menopause is the natural and permanent cessation of menses, often accompanied by vasomotor symptoms that can impact a person's quality of life. Ashwagandha (Withania somnifera), also known as Indian ginseng, has been shown to ameliorate some of the symptoms associated with menopause in women, particularly climacteric symptoms. Objective: This study aimed to evaluate Ashwagandha (Withania somnifera) in reducing menopausal symptoms and improving quality of life, as measured by the Menopause Rating Scale (MRS) and the Menopause-Specific Quality of Life (MENQOL) questionnaire. Methods: A systematic review was conducted following the PRISMA guidelines, with pre-defined keywords and pre-determined inclusion and exclusion criteria. Risk of bias was assessed using RoB 2 for RCTs and ROBINS-I for non-RCTs. Results: Based on the inclusion criteria, 7 studies were identified: 4 randomized controlled trials (RCTs) and 3 non-randomized trials. The RCTs were judged to have low risk of bias, while the non-randomized trials were judged to have high (serious) risk of bias. Menopausal symptom outcomes were measured using MRS (2 studies), MENQOL (2 studies), both MRS and MENQOL (2 studies), and MENQOL with SGA (1 study). Six of the 7 studies showed significant improvement in menopausal symptoms and quality of life with the use of Ashwagandha (Withania somnifera), while the remaining study observed a tendency toward improvement but lacked a control group. Conclusion: Ashwagandha (Withania somnifera) shows potential in alleviating menopausal symptoms and improving quality of life. These findings suggest that Ashwagandha may serve as a promising non-hormonal option to support integrative healthcare for women during the menopausal stage.