Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penanganan Anak Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) Usia 5 - 6 Menggunakan Metode Bercerita Di Indonesia Erna Budiarti; Rima Dewi Kartini; Saniyya Putri H; Yulia Indrawati; Konny Fransiska Daisiu
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.125 KB) | DOI: 10.59141/japendi.v4i02.1584

Abstract

Perkembangan bahasa pada setiap anak pastilah berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh stimulus yang diberikan oleh orang terdekat yang ada disekelilingnya. Pada anak usia dini berusia 5-6 tahun, tahapan perkembangan bahasanya dapat kita amati dari kelancaran saat anak berbicara, apakah anak sudah bisa berbicara secara lancar atau belum, serta saat berkomunikasi secara lisan kata kata yang disampaikan juga sudah lebih kompleks, akan tetapi bagi anak dengan keterlambatan bericara dibutuhkan kekhususan dalam melakukan stimulasi, penanganan khusus tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan melalui media bercerita sebagaimana yang dilakukan PAUD Aditya Karawang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun sumber data penelitian adalah siswa speech delay, guru, orang tua siswa serta ahli terapis wicara. Penelitian menunjukkan bahwa di PAUD Aditya Karawang terdapat siswa yang memiliki gangguan keterlambatan bicara jenis Speech Delay. Siswa tersebut berusia 4-6 tahun. Faktor yang mempengaruhi keterlambatan berbicara antara lain kecerdasan, penggunaan bahasa kedua, gaya berbicara yang ditirukan oleh anak, kesehatan serta keharmonisan didalam keluarga. Semua faktor tersebut saling berkaitan dan berpengaruh kepada perkembangan bahasa anak.  Kami berharap dengan memberikan atau menggunakan metode bercerita kepada anak, anak dapat terlatih untuk menggunakan bahasa yang benar saat berkomunikasi secara lisan. Penelitian menunjukkan bahwa di PAUD Aditya Karawang terdapat siswa yang memiliki gangguan keterlambatan bicara jenis Speech Delay. Siswa tersebut berusia 4-6 tahun. Faktor yang mempengaruhi keterlambatan berbicara antara lain kecerdasan, penggunaan bahasa kedua, gaya berbicara yang ditirukan oleh anak, kesehatan serta keharmonisan didalam keluarga. Semua faktor tersebut saling berkaitan dan berpengaruh kepada perkembangan bahasa anak.  Kami berharap dengan memberikan atau menggunakan metode bercerita kepada anak, anak dapat terlatih untuk menggunakan bahasa yang benar saat berkomunikasi secara lisan.  
Implementation In House Training in Making Learning Media for Early Childhood Teacher Rima Dewi Kartini; Nita Priyanti
Journal of Childhood Development Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Childhood Development
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Ma'arif (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcd.v4i2.4481

Abstract

In the context of early childhood education, the use of learning media has a very important role in supporting an effective learning process. Therefore, this research aims to explore the application of in-house training in creating learning media for early childhood teachers. The research method used is qualitative by collecting data through interviews, observation and documentation at Bina Keluarga, West Metro District. The research results show that in-house training makes a positive contribution in increasing teachers' understanding of the role and benefits of learning media as well as improving the quality of their skills in creating learning media that suits the needs of young children. However, there are challenges related to the timing of training and evaluation which is less structured. Therefore, it is recommended that training accommodate all teacher skill needs, a structured evaluation system is implemented to monitor teacher understanding, and teaching staff in the school environment continue to improve their professional competence