Desa Senturi, Karangasem Utara, Kabupaten Batang, merupakan masyarakat nelayan karena kehidupan sehari-harinya sering melaut dan bekerja sebagai nelayan, namun yang menjadi kendala saat ini yaitu masih kurangnya sumber daya manusia terutama SDM isteri Nelayan karena hanya menunggu dari hasil tangkap suami. Dalam kajian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif, untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami dan subjek penelitian adalah terkait dengan perilaku, persepsi, motivasi, dan tindakan lain-lain untuk memahami fenomena kebiasaan aktifitas istri nelayan. Informan ditentukan dengan melibatkan kelompok nelayan yang terdiri dari 64 isteri nelayan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dokumentasi. Pengujian keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran isteri dalam ruang lingkup rumah tangga disamping mengurus rumah tangga adalah sebagai penjual ikan, menentukan harga ikan, dan melaksanakan pelatihan wirausaha mandiri hingga mengikuti pendampingan bisa memasarkan produk. Namun disisi lain, masih kurangnya pemahaman masyarakat terutama terhadap teknologi digitial pemasaran produk merupakan hal yang perlu diperhatikan leih lanjut.