Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Wirausaha dalam Meningkatkan Sumber Daya Isteri Nelayan Masyarakat Pesisir Kabupaten Batang Devy Kusumaningrum; Karjono
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 22 No 2 (2020): Gema Maritim Vol 22 No 2 tahun 2020 tanggal 30 September 2020
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.269 KB) | DOI: 10.37612/gema-maritim.v22i2.112

Abstract

Desa Senturi, Karangasem Utara, Kabupaten Batang, merupakan masyarakat nelayan karena kehidupan sehari-harinya sering melaut dan bekerja sebagai nelayan, namun yang menjadi kendala saat ini yaitu masih kurangnya sumber daya manusia terutama SDM isteri Nelayan karena hanya menunggu dari hasil tangkap suami. Dalam kajian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif, untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami dan subjek penelitian adalah terkait dengan perilaku, persepsi, motivasi, dan tindakan lain-lain untuk memahami fenomena kebiasaan aktifitas istri nelayan. Informan ditentukan dengan melibatkan kelompok nelayan yang terdiri dari 64 isteri nelayan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dokumentasi. Pengujian keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran isteri dalam ruang lingkup rumah tangga disamping mengurus rumah tangga adalah sebagai penjual ikan, menentukan harga ikan, dan melaksanakan pelatihan wirausaha mandiri hingga mengikuti pendampingan bisa memasarkan produk. Namun disisi lain, masih kurangnya pemahaman masyarakat terutama terhadap teknologi digitial pemasaran produk merupakan hal yang perlu diperhatikan leih lanjut.
Implementasi Microsoft Dynamics AX dalam Meningkatkan Efisiensi Alur Barang Masuk untuk Optimasi Lead Time Penerimaan di Gudang Aditya Pramudya; Karjono; Evyana Diah Kusumawati
JURNAL TRANSMA Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Transportasi dan Manajemen Maritim (TRANSMA)
Publisher : Politeknik bumi Akpelni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6425/7pfhsd17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Microsoft Dynamics AX dalam meningkatkan efisiensi proses barang masuk serta kontribusinya terhadap pencapaian lead time penerimaan di Gudang PT. Sari Warna Asli Garment Solo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam aktivitas penerimaan barang. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pengujian keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Microsoft Dynamics AX mampu mengintegrasikan proses penerimaan, pencatatan, dan pengendalian persediaan secara real-time, sehingga meningkatkan efisiensi alur barang masuk, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta mengurangi aktivitas yang tidak bernilai tambah. Peningkatan efisiensi proses tersebut berdampak pada pemendekan lead time penerimaan barang, sehingga perusahaan dapat memenuhi target waktu penerimaan secara lebih konsisten dan mendukung kelancaran operasional gudang.
Integrasi Smart Governance dan Collaborative Governance dalam Transformasi Green Port Berkelanjutan: Studi Kasus Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Evyana Diah Kusumawati; Karjono; Karmanis
JURNAL TRANSMA Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Transportasi dan Manajemen Maritim (TRANSMA)
Publisher : Politeknik bumi Akpelni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6425/tqv28t31

Abstract

Climate change has become a significant global challenge affecting the maritime and port sectors, with rising sea levels and land subsidence threatening port operations in coastal areas. As a critical logistics hub in Indonesia, Tanjung Emas Port faces complex environmental pressures including tidal flooding, land subsidence reaching 6.51 cm per year, and carbon emissions from port activities. This study analyzes how the integration of smart governance and collaborative governance supports sustainable Green Port transformation at Tanjung Emas Port, Semarang. The research employs a qualitative case study approach with data collection through documentation studies of Pelindo reports, government policy documents, academic publications, and relevant secondary sources. Thematic analysis is used to examine three main aspects: Green Port implementation, smart governance practices, and collaborative governance practices. Findings reveal that Green Port transformation is manifested through renewable energy adoption, digitalization of port services, integrated waste management, and climate adaptation infrastructure. Smart governance enables real-time data integration and evidence-based decision-making through systems such as integrated control rooms, OCR technology, and online truck booking systems. Collaborative governance operates through a pentahelix model involving local government, port operators, businesses, communities, and academics. The study contributes a Smart Collaborative Green Port Governance (SCGPG) model as a conceptual framework for sustainable port development. This research concludes that Green Port success depends not only on green technology investment but also on governance capacity that integrates data systems and strengthens multi-stakeholder collaboration.
Integrasi Blockchain dan Artificial Intelligence dalam Transformasi Digital Maritime Supply Chain: Sebuah Tinjauan Sistematis terhadap Efisiensi dan Resiliensi Karjono; Karmanis; Evyana Diah Kusumawati
JURNAL TRANSMA Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Transportasi dan Manajemen Maritim (TRANSMA)
Publisher : Politeknik bumi Akpelni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6425/q393mp39

Abstract

Background: The global maritime supply chain faces enormous pressure to undergo digital transformation amid demands for efficiency and resilience. Blockchain and Artificial Intelligence (AI) have emerged as key technologies, yet their integration has rarely been systematically reviewed. Objective: This study aims to synthesize scientific evidence on Blockchain-AI integration models, their contributions to maritime supply chain efficiency and resilience, and the factors influencing implementation.Method: A systematic literature review (SLR) following the PRISMA protocol was conducted. Searches were performed in Scopus, Web of Science, and Google Scholar (2019 2024) using structured keywords. A total of 128 articles from 152 initial references were thematically analyzed. Results: Three main integration patterns were identified: off-chain AI with on-chain smart contracts, on-chain federated learning, and hybrid oracle-based integration. Blockchain-AI integration has been proven to reduce turnaround time by 25 35%, document costs by 28 44%, and increase supply chain visibility by up to 92%. Resilience improved through disruption prediction (85 94% accuracy), automated rerouting, and reduction of recovery time by up to 57%. The main barriers are interoperability, regulation, and migration costs. Simultaneous Blockchain-AI integration enhances both efficiency and resilience of maritime supply chains, but requires interoperability standards and regulatory support.