Fitria Etika Puri
Negeri 1 Baturetno

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BIOBRIKET LIMBAH KULIT SINGKONG (Manihot esculenta), INOVASI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DI WONOGIRI: BIOBRICKET OF CASSAVA PEEL WASTE (Manihot esculenta), INNOVATION OF ALTERNATIVE ENERGY SOURCES IN WONOGIRI Fitria Etika Puri; Radinka Haq Mawardi; Muhammad Fahrul Darmawan; Muhammad Fahri Kurniawan
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol.8 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.424 KB) | DOI: 10.59344/jarlitbang.v8i2.20

Abstract

tanaman singkong merupakan potensi sumber daya hayati subur di wilayah Wonogiri. Salah satu bagian penting dalam menentukan kualitas biobriket sebagai bahan bakar adalah perekat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendapatkan biobriket dari bahan baku limbah kulit singkong, (2) mengetahui pengaruh jenis perekat terhadap laju pembakaran biobriket limbah kulit singkong yang dihasilkan dan (3) mengetahui pengaruh jenis perekat terhadap kadar abu biobriket limbah kulit singkong yang dihasilkan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen pada benda uji biobriket limbah kulit singkong. Hasil penelitian ini adalah (1) limbah kulit singkong di Wonogiri dapat ditingkatkan nilai guna dan ekonomisnya dengan cara memanfaatkannya sebagai bahan baku pembuatan biobriket, (2) dalam pembuatan biobriket limbah kulit singkong dengan menggunakan variasi bahan perekat didapatkan nilai laju pembakaran tertinggi yaitu 0,0084 gram/sekon bila menggunakan bahan perekat tepung tapioca, (3) biobriket limbah kulit singkong dapat dijadikan sumber energi alternatif di Wonogiri karena kualitas briket yang dihasilkan sesuai dengan standar yang ada. Pada pembuatan biobriket limbah kulit singkong didapatkan kadar abu (Ash Content) terkecil yaitu 6,43% (SNI : ≤ 8%) yang berasal dari penggunaan bahan perekat tapioka.