Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MULTIVITAMIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA ANAK TERSEDAK DI DESA KARANGANYAR BATANG Mahfur Mahfur; Anik Indriyono
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/abdms.v4i1.2816

Abstract

Karanganyar adalah salah satu desa di Kabupaten Batang dengan luas wilayah yang tidak terlalu  luas akan tetapi jumah balita yang dimiliki tergolong tinggi. Pemerintah desa sangat aktif dalam melaksanakan program program yang berkaitan dengan tingkat kesehatan kepada masyarakat. Kegagalan pertumbuhan dapat disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam seribu hari pertama kehidupan. Kondisi kegagalan pertumbuhan tersebut dapat dilihat dari anak tampak lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Kondisi demikian dinamakan stunting. Stunting dialami pada tiga dari sepuluh anak balita. Tersedak merupakan kondisi gawat darurat yang harus cepat di tangani, bila terlalu lama akan mengakibatkan kekurangan oksigen dan mengakibatkan kematian karena kondisi tersumbatnya saluran pernafasan oleh benda asing yang berupa makanan, mainan, dan lain-lain (Putra, 2015). Tujuan dan target spesifik kegiatan ini adalah untuk menambah pehaman masyarakat desa karanganyar tentang penggunaan multivitamin sebagai upaya untuk penanggulangan stunting dan pertolongan pertama pada anak tersedak. Masyarakat lebih mengetahui berdasarkan pretest dan postest dengan hasil yang signifikan. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa terdapat penambahan pengetahuan dari para peserta pengabdian kepada masyarakat berkaitan dengan multivitamin, stunting, dan pertolongan pertama kasus tersedak, yang ditunjukan dari peningkatan nilai pos-test dan pre-testKata Kunci : desa Karanganyar, multivitamin, tersedak, stunting
Penyuluhan Bantuan Kegawatdaruratan pada Anak Tersedak: Implementasi Program Kemitraan Masyarakat di Desa Panjunan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang Agung Hermawan; Ade Irma Nahdliyyah; Anik Indriyono; Nasywa Aqiila; Anisa Dwi; Ramanda Yoga P; Hendri Aditiya
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i3.1658

Abstract

Emergency situations due to choking in infants represent a significant health issue that requires prompt and appropriate intervention, particularly within early childhood education settings. In Panjunan Village, the community at Muslimat Kindergarten has expressed a need for basic information and training on first aid for choking cases in infants. This study aims to evaluate the effectiveness of counseling on emergency assistance for choking infants directed at parents and educators at Muslimat Kindergarten in Panjunan Village. The methodology employed is a community service approach (PkM), which involves direct counseling conducted over one month in 2025. The proposing team, consisting of experts and students, performed simulations and demonstrations of first aid techniques and provided educational materials through posters and YouTube videos. Data regarding participants' knowledge were collected through pre-tests and post-tests to measure improvements in understanding. Evaluation results indicated a significant increase in participants' knowledge regarding the procedures for handling choking infants. The use of posters and YouTube videos effectively reinforced participants' understanding both visually and practically. In conclusion, the counseling on emergency assistance for choking infants proved effective in enhancing awareness and initial response capabilities in emergency situations. This program can serve as a model for replicating similar counseling initiatives in other regions.