Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEBUTUHAN MODAL KERJA DAN BRAK EVENT POINT PADA PERUSAHAAN DODOL DAN IWEL SINGARAJA DI KABUPATEN BULELENG Komang Dedi Satrya Arma Yoga; Ni Nyoman Resmi; Gede Suardana
Widya Amerta Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/wa.v9i2.1212

Abstract

Pada dasarnya manajemen modal kerja merupakan bentuk dari pengelolaan terhadap aktiva lancar dan hutang lancar perusahaan dengan tujuan agar tercapainya keseimbangan antar laba sehingga kelak dapat memberikan kontribusi positif terhadap nilai perusahaan, yaitu peningkatan laba. Manajemen memerluka informasi yang dapat digunakan sebagai dasar merencanakan laba perusahaan. Dengan diketahuinya titik impas (Break Event Point). Perusahaan dapat menentukan jumlah produk atau penjualan yang harus dilakukan. Hasil penelitian menjukan jumlah kebutuhan modal kerja untuk masing- masing produk adalah: dodol nangka sebesar Rp. 1.294.501, dodol iwel sebesar Rp. 2.058.527, dodol ketan sebesar Rp. 2.995.964 dan satuh sebesar Rp. 1.826.072. Kas minimal yang selalu ada sebesar Rp. 1.000.000. Jadi total kebutuhan modal kerja adalah sebesar Rp. 9.175.064. Hasil penelitian dengan metode break event point atas dasar unit pada dodol nangka sebesar 177 unit, dodol iwel sebesar 285 unit, dodol ketan sebesar 73 kg. dan satuh 228 unit. Sedangkan BEP atas dasar rupiah pada dodol nangka sebesar Rp. 1.589.582, dodol iwel sebesar Rp. 2.564.958, dodol ketan sebesar Rp. 1.802.641, dan satuh sebesar Rp. 2.045.752. sara yang disampaikan oleh peneliti yaitu untuk mencegah terjadinya kekurangan modal kerja, maka sebaikanya pelaku usaha Perusahaan harus mengadakan perhitungan secara tepat tentang jumlah produk yang dihasilkan untuk dijual serta persediaan kas minimal yang harus dijaga. Sedangkan untuk memproleh keuntungan hendaknya berproduksi di atas break event point. Dimana besarnya keuntungan yang diperoleh minimal harus sama dengan tingkat suku bunga simpanan jangka panjang di bank, jika seluruh modal kerjanya diinvestasikan dalam bentuk simpanan berjangka (deposito).
KESADARAN WAJIB PAJAK, TRUST DENGAN COVID-19 SEBAGAI VARIABEL INTERVENING TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN BULELENG TAHUN 2021 Gede Suardana; Gede Arnawa; I Made Madiarsa
Widya Amerta Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/wa.v10i1.1449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran wajib pajak, trust, terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Buleleng dengan Covid-19 sebagai variabel intervening. Populasi dalam penelitian adalah wajib pajak yang ada di Kabupaten Buleleng, dan sampel penelitian ini berjumlah 150 responden, melalui accidental sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, kuesioner, interview atau wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif melalui analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil analisis data menunjukkan terdapat pengaruh kesadaran wajb pajak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng dapat diterima dengan probabilitas sebesar 0,069 (< 0,05) dengan koefisien 0,041. Terdapat pengaruh kepercayaan / Trust terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng dapat diterima dengan probabilitas sebesar 0,075 (< 0,05) dengan koefisien 0,053. Terdapat pengaruh Covid-19 terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng dapat diterima dengan probabilitas sebesar 0,059 (< 0,05) dengan koefisien 0,074. Terdapat pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng dengan Covid-19 sebagai variable intervening dapat diterima dengan probabilitas sebesar 0,022 (< 0,05) dengan koefisien 19,675. Terdapat pengaruh kepercayaan / trust terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng dengan Covid-19 sebagai variable intervening dapat diterima dengan probabilitas sebesar 0,098 (< 0,05) dengan koefisien 1,946.
PEMBERDAYAAN MELALUI PENGUATAN MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPUTER PADA SISWA SMA NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN Gede Arnawa; N.K.A Mekarsari; N.P. S Wati; Ketut Gunawan; I Nyoman Suandana; I.D.N Arta Jiwa; Gede Suardana; I Made Madiarsa
Jnana Karya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan meningkatkan kemampuan manajemen diri dan literasi teknologi informasi siswa SMA Negeri 1 Kubutambahan sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan dan era digital. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Sebanyak 30 siswa mengikuti pelatihan yang mencakup manajemen waktu, perencanaan belajar, literasi digital, etika bermedia sosial, serta pemanfaatan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar manajemen, kemampuan memanfaatkan teknologi informasi secara produktif, serta meningkatnya partisipasi, kepercayaan diri, dan kemampuan bekerja sama. Selain memberikan manfaat bagi siswa, kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara Universitas Panji Sakti Singaraja dan SMA Negeri 1 Kubutambahan. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan siswa melalui integrasi penguatan soft skills dan literasi digital.