Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI ATPH SMK Negeri 4 Gowa Ismar Prepty Kombong; Patang; Khaidir Rahman
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 1 No. 3 (2024): Compass: Journal of Education and Counselling, February 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v1i3.460

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Agribisnis Tanaman Buah (ATB) di kelas XI ATPH SMK Negeri 4 Gowa. Data penelitian diperoleh dari angket motivasi yang diberikan pada akhir siklus 2 dan dan tes hasil belajar siswa (pretest) yang diberikan pada awal siklus 1 dan (posttest) yang diberikan pada setiap akhir siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) yaitu peningkatan motivasi belajar siswa kelas XI ATPH 2 SMK Negeri 4 Gowa pada mata pelajaran Agribisnis Tanaman Buah (ATB), hal ini dapat dilihat dari tingginya persentase indikatorindikator angket motivasi belajar yang diisi oleh siswa yaitu 87,5% dan masuk dalam kategori sangat Tinggi, dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI ATPH 2 SMK Negeri 4 Gowa, hal ini dapat dilihat dari nilai hasil belajar, rata-rata, dan ketuntasan belajar siswa yang diperoleh dari hasil pretest dan posttest pada siklus I hingga siklus II yang mengalami peningkatan dan masuk kategori sangat Tinggi.
Pelatihan Penerapan Disiplin Positif pada Sekolah Jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Soppeng Andi Puspa Sari Idris; Patang; Jamaluddin; Subariyanto; Marhayati
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8nfcpk54

Abstract

This training aims to implement positive discipline in elementary schools in Soppeng Regency. The training method applied is participatory training; namely, all participants actively participate in conveying their experiences of implementing positive discipline in their schools during the training. The results of the training were that all participants made a commitment to implement positive discipline in schools according to their respective roles, namely as teachers, principals, and school supervisors. In addition, participants were able to formulate the implementation of positive discipline through examples of real problems in their respective schools and will apply the results of the training in their respective schools.
Pelatihan Pembuatan Abon Ikan Tuna di Kabupaten Majene Patang; Marhayati; Abdul Muis Mappalotteng; Amirah Mustarin; Nurmila
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/h50e2366

Abstract

Ikan tuna juga merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi, terutama di wilayah pesisir yang memiliki sumber daya alam laut melimpah. Namun, meskipun ikan tuna memiliki potensi pasar yang besar, seringkali petani ikan dan nelayan menghadapi masalah dalam hal pengelolaan dan pemanfaatannya, terutama dalam menjaga kestabilan harga adan memliki nilai tambah yang tinggi  serta mengurangi kerugian akibat hasil tangkapan yang tidak terjual dengan baik. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengolah ikan tuna menjadi produk olahan yang lebih awet dan memiliki nilai tambah, salah satunya adalah abon ikan tuna. Abon ikan tuna tidak hanya dapat memperpanjang umur simpan ikan, tetapi juga dapat meningkatkan daya tarik konsumen, baik di pasar lokal maupun pasar ekspor. Selain itu, produk abon ikan tuna dapat dijadikan sebagai alternatif produk makanan olahan yang lebih praktis dan bergizi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik pengolahan ikan tuna yang tepat dan efisien, dan juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat pesisir dalam mengolah ikan tuna menjadi abon ikan yang berkualitas, sekaligus memberikan pemahaman tentang manfaat gizi abon ikan tuna sebagai produk olahan dan  juga peningkatan pemanfaatan sumber daya alam lokal untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir melalui produk olahan bernilai tambah. Hasil pengabdian menunjukkan beberapa keterampilan berhasil di transfer kepada mitra meliputi pelatihan pembuatan abon ikan tuna, inovasi kemasan, pemasaran dan manjemen usaha termotivasi untuk mendirikan unit usaha mengolah ikan tuna menajdi abon ikan tuna berbagai rasa, memasarkan produk, dan memahami bagaimana cara mengelola manajemen usaha setelah di berikan materi di karenakan di kecamatan banggae timur  potensi SDA melimpah untuk di olah. Melalui diskusi yang di laksanakan setelah pelatihan berlangsung menjadikan peserta paham akan hal-hal apa yang harus di perhatikan dalam pembuatan produk abon ikan tuna, manajemen pemasarannya, manajemen usaha sehingga dapat meningkatkan pengetahuan mereka
Pelatihan Pola Pikir Tetap dan Pola Pikir Bertumbuh pada Pembelajaran Mendalam Jenjang Sekolah Dasar (SD)  di Kota Makassar Patang; Andi Puspa Sari Idris; Jamaluddin; Muh. Kadri Karim; Subariyanto
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/k8t1dz66

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta guru jenjang SD di Kota Makassar terkait pola pikir tetap dan pola pikir bertumbuh dalam penerapan pembelajaran mendalam di sekolah. Pelatihan dilaksanakan pada 10 September 2025 bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Makassar. Pelatihan dihadiri sebanyak 25 peserta guru pada jenjang sekolah dasar di Kota Makassar. Metode pelatihan yang diterapkan yaitu pelatihan e-Learning, pembelajaran berbasis pengalaman, studi kasus, diskusi kelompok, refleksi dan menyusun rencana tindak lanjut untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Hasil pelatihan menunjukkan para peserta yang merupakan guru jenjang sekolah dasar, telah mampu membedakan pola pikir tetap dan pola pikir bertumbuh. Hasil pelatihan ini juga pentingnya pola pikir bertumbuh untuk diterapkan di sekolah, baik terhadap siswa maupun terhadap guru. Melalui rencana tindak lanjut, maka peserta pelatihan diharapkan mampu menerapkan dan mengimbaskan pengetahuan yang diterima selama pelatihan kepada guru-guru yang ada di sekolahnya masing-masing.