Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kandungan Beras Analog Berbahan Dasar Umbi Gembili (Dioscorea esculenta) Dyan Septyaningsih H. HP; Hestin Wirasti; Rahma wati; Emas Agus Prastyo Wibowo
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-11 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras analog merupakan beras tiruan yang terbuat dari umbi-umbian dan memiliki bentuk yang hanpir sama dengan beras yang berasal dari padi, namun memiliki kandungan gizi yang lebih baik. Beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Namun, ketersediaan beras terutama dari padi harus menunggu hingga 3-3,5 bulan untuk mendapatkan kualitas padi yang unggul. Oleh karena itu, perlu adanya diversifikasi pangan yang dapat dilakukan dengan membuat beras analog berbahan umbi gembili. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan umbi gembili sebagai pengganti beras dari padi. Umbi gembili dikupas dan dibersihkan dengan air, kemudian direndam menggunakan Na Bisulfit. Proses pengolahan hingga menjadi adonan dilakukan dengan penambahan bahan pendukung seperti STPP, air, garam, alginat,  dan minyak sawit agar diperoleh hasil yang lebih baik dibandingkan beras dari padi. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan di Laboratorium Kimia Universitas negeri Semarang diperoleh kandungan karbohidrat dari beras umbi gembili sebesar 37,59% dan kandungan proteinnya sebesar 5,53%. Kata Kunci: Beras analog, umbi gembili, diversifikasi pangan, penambahan bahan pendukung
Analisis Keefektivan Zeolit pada Proses Adsorbsi Pemurnian Minyak Jelantah Isni Nuraini; Dyan Septyaningsih H. HP.; Ika Sri Hardyanti; Emas Agus Prastyo Wibowo
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-11 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah merupakan minyak goreng bekas yang telah mengalami proses oksidasi akibat pemanasan pada suhu tinggi dan pemakaian secara berulang. Minyak jelantah berwarna gelap dan terlihat kurang menarik karena mengalami perubahan struktur dan mengandung berbagai senyawa hasil oksidasi. Zeolit dapat digunakan sebagai adsorben dalam proses pemurnian minyak jelantah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama proses pengadukan terhadap keefektivan zeolit dalam memurnikan minyak jelantah. Sampel minyak jelantah sebanyak 100 ml dibagi menjadi dua bagian, masing-masing 50 ml dan diambil gambarnya dari untuk mengetahui warna sebelum dianalisis. Selanjutnya minyak jelantah diadsorbsi menggunakan zeolit yang telah teraktifkan sebanyak 1 gram. Sampel minyak jelantah diberi dua perlakuan berbeda, pengadukan selama 30 menit dan pengadukan selama 100 menit. Hasil penelitian secara visual menunjukkan perubahan warna campuran minyak jelantah yang diaduk selama 30 menit dari cokelat gelap menjadi cokelat keruh. Sedangkan campuran minyak jelantah yang diaduk selama 100 menit mengalami perubahan warna dari cokelat gelap menjadi cokelat muda. Lama proses pengadukan berpengaruh terhadap keefektivan zeolit dalam mengadsorbsi senyawa yang terkandung dalam minyak jelantah. Semakin lama proses pengadukan maka kinerja zeolit semakin efektif. Kata Kunci: adsorben, oksidasi, pemurnian