Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RENCANA REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG BATU ANDESIT PT. AGUNG BARA CEMERLANG KABUPATEN KULONPROGO, PROVINSI D. I. YOGYAKARTA aris winarso; Gito Sumarno; michael fransisco
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Agung Bara Cemerlang merupakan perusahaan di bidang pertambangan batu Andesit yang memiliki Wilayah Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi dengan SK Kepala Badan Kerjasama dan Penanaman Modal Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 545/864/GR.II/2015, seluas 50 Ha dengan  luas wilayah operasi dan produksi seluas 30 Ha. Penambangan akan selalu membuat dampak negatif bagi lingkungan sekitar, sehingga perlu dilakukan reklamasi. Lahan bekas penambangan di blok 5 akan dilakukan penataan lahan, yaitu penataan tanah pucuk (top soil) dan penataan tanah penutup (over burden ). Perataan tanah pada tanah penutup membutuhkan 43.423,3 LCM. Waktu yang dibutuhkan untuk penataan tanah penutup dengan menggunakan 1 unit hydraulic excavator adalah 49 hari dengan dump truck yang dibutuhkan adalah 2 unit dan waktu yang diperlukan untuk meratakan tanah penutup dengan menggunakan bulldozer adalah 16 hari. Penataan tanah pucuk dilakukan dengan cara perataan tanah dengan tidak melebihi dari ketersediaan  yang ada sebesar 10.853,3 LCM. Waktu yang dibutuhkan untuk penataan tanah pucuk untuk pemuatan dan pengangkutan tanah pucuk dari penimbunan ke area bekas penambangan blok 5 adalah 12 hari. Waktu yang dibutuhkan dalam perataan tanah adalah 4 hari dengan waktu penanaman dan pengisian lubang tanam selama 1 hari. Tanaman yang digunakan pada kegiatan revegetasi meliputi pohon sengon, dan tanaman kacang-kacangan.
ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN PERTAMBANGAN BATUBARA DI PLANT SUPPORT EQUIPMENT DEPARTMENT aris winarso; Gito Sumarno; Muhammad Fardan
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-13 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Pama Persada merupakan salah satu perusahaan jasa pertambangan yang beroprasi di PT Adaro Indonesia. Dari hasil audit SMKP di PT Pama Persada pada tahun 2017 medapatkan skor 89% yang artinya mendapatkan predikat perak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi system manajemen dan tingkat kematangan system manajemen keselamatan pertambangan mineral dan batubara di Plant Support Equipment Departement sebagai sample area dari keseluruhan PT Pama Persada. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif menggunakan survey kuisioner sedangkan metode kualitatif menggunakan teknik observasi lapangan dan dokumen perusahaan. Untuk kuisioner, sample responden yang diambil adalah 32 orang mengacu pada ukuran sampel Gay&Diehl (1992). Hasil dari kuisioner menunjukan nilai 88.9% yang mana masih mendekati total nilai audit SMKP PT Pama Persada. Data yang diperoleh akan diolah dengan interpretasi data, analisa korelasi regresi dilanjutkan dengan analisa SWOT untuk rekomendasi usulan perbaikan.  Hasil dari tingkat kematangan sistem manajemen dan tingkat kematangan budaya QHSE di Plant Maintenance masuk dalam kategori zona 3 dengan tingkat kematangan budaya 45% dari 100% atau rendah dan tingkat kematangan SMKP Minerba pada posisi 88% dari 100 % atau sesuai dengan persyaratan terkait. Dalam penelitian ini koefisien penentuan didapat sebesar 0,65. Hal ini berarti bahwa variasi naik turunya kegiatan operasional yang aman, efektif, efisien dan produktif (Y)  dipengarui oleh implementasi SMKP Minerba.