Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tradisi Budaya Melayu Menghadapi Proses Kemodernan Kusor
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 2 No. 01 (2022): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.443 KB) | DOI: 10.56874/almanaj.v2i01.838

Abstract

Tradisi budaya melayu adalah merupakan pencerminan dari kepribadian etnis melayu, merupakan salah satu penjelmaan dari pada jiwa bangsa yang bersangkutan dari abad ke abad. Dan di dalam pemerintahan desa melayu, dimulai adanya kerajaan yang bernama Kerajaan Deli yang dipimpin oleh Sultan. Serta struktur pemerintahan pada kerajaan Deli pada masa itu terbagi dua yaitu kawasan pesisir utara melayu dan kawasan karo Deli dusun. Dalam hal birokrasi yang ditandai dengan organisasi. dalam pemerintahan desa pada masyarakat melayu, dan organisasi menurut Max Weber (1985) adalah unit sosial (atau pengelompokan manusia) yang sengaja dibentuk kembali dengan penuh pertimbangan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan tertentu.
IMPLEMENTATION OF PENTAHELIX IN INCREASING TOURISM FOREIGNERS IN KUANTAN SINGINGI REGENCY : (Case Study Of The Pacu Jalur Festival) Kusor; Edi Marjan Nasution
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 9 No 4 (2025): IJEBAR, VOL. 09 ISSUE 04, DECEMBER 2025
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v9i4.18407

Abstract

Pacu Jalur merupakan perlombaan perahu panjang di sungai Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi, Provisni Riau. Pacu Jalur sebagai kebudayaan Kuantan berabad-abad silam telah melahirkan generasi pantang menyerah, patriotisme dan mencintai agama dan negaranya pada masa kini, oleh karena itu memerlukan pengelolaan dan manajemen masa kini. Pengelolaan dan manajemen Pacu Jalur ini harus mendasar, komprehensip dan modern sesuai dengan teori yang berlaku saat ini. Teori yang tepat dalam mengelola objek wisata Pacu Jalur ini adalah teori Pentahelix. Teori Pentahelix merupakan konsep inovatif dan kolaboratif dari lima unsur utama seperti: Pemerintah, Masyarakat, Akademisi, Dunia Usaha dan Media. Metode dalam penelitian ini menggunakan diskriptif kualitatif dengan tahapan sebagai berikut: tahap pra-lapangan, tahap pekerjaan lapangan dan tahap analisis data. Dalam tahap pra-lapangan akan dilakukan observasi tentang permasalahan dan gejala negative yang muncul pada pelaksanaan pestival Pacu Jalur dengan melibatkan beberapa unsur yang terdapat pada teori Pentahelix. Melalui penelitian “Penerapan Pentahelix Dalam Meningkatkan Wisatawan Mancanegara Di Kabupaten Kuantan Singingi (Studi Kasus Perlombaan Pacu Jalur)” akan mensinergikan unsur Pemerintah, Masyarakat, Akademisi, Dunia Usaha dan Media dalam mengembangkannya sebagai destinasi manca Negara. Kata kunci: Pacu Jalur, Pentahelix dan wisatawan.