Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PELAKU EKONOMI MIKRO DALAM MENCIPTAKAN KEKUATAN EKONOMI NASIONAL Edi Marjan Nasution
EKSYA : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL EKSYA: JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.405 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan pemerintah terhadap pelaku ekonomi mikro (petani, nelayan dan pedagang kakilima) di Kabupaten Mandailing Natal dan re asuransi yang mereka peroleh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu pengukuran data kuantitatif dan statistic objektif melalui perhitungan ilmiyah berasal dari sampel orang-orang atau penduduk yang diminta menjawab atas sejumlah pertanyaan tentang survei untuk menentukan frekuensi dan persentase tanggapan mereka. Penelitian ini juga menggunakan metode deskriptif analisis adalah yaitu metode yang meneliti status kelompok manusia, objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang dengan tujuan membuat deskripsi, gambaran atau lukisan sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat, serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Pendekatan studi kasus yaitu penelitian ilmiah yang membahas dan menganalisa masalah berdasarkan kondisi yang sebenarnya terjadi pada perusahaan yang diteliti.
Mengelola Tambang Emas di Daerah Kabupaten Mandailing Natal Menurut Islam Edi Marjan Nasution
ISLAMIC BUSINESS and FINANCE Vol 1, No 1 (2020): ISLAMIC BUSINESS and FINANCE
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ibf.v1i1.9372

Abstract

Penelitian ini berjudul“Pengelolaan Sumber Daya Alam (Menurut Islam di Kabupaten Mandailing Natal)”. Adapun latar belakang penelitian ini adalah bahwa sumber daya alam merupakan potensi kekayaan bumi penyumbang devisa negara, oleh karena itu pengelolaannya harus beroreantasi pada kemaslahantan umat. Menurut hemat peneliti pengelolaan sumber daya alam di Indonesia mengalami permasalahan sehingga tidak signifikan untuk kemaslahatan dan kesehateraan sosial. Metode deskriptif analisis adalah suatu metode yang meneliti status kelompok manusia, objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang dengan tujuan membuat deskripsi, gambaran atau lukisan sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat, serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Rumusan penelitian ini dipandang penting guna menjawab bagaimana pengelolaan sumber daya alam secara islam dan pengelolaan sumber daya alam yang diterapkan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskreptif yang berdasarkan dari kenyataan tentang konsep pengelolaan sumber daya alam di Kabupaten Mandailing Natal. Proses analisis dilakukan dengan pendekatan filosofi dengan metode deskriptif, analitis dan heuristika dengan maksud semua data primer dan sekunder untuk meningkatkan pemahaman terhadap masalah analisis. Maka penelitian ini menghasilkan temuan bahwa: sumber daya alam harus dipandang sebagai kepemilikan umum yang pengelolaannya diberikan kepada Negara. Kedua, Seandainya Negara tidak mampu mengelola sumber daya alam karena keterbatasan sumber daya lainnya maka Negara boleh mempekerjakan pihak lain dan akan dibayar sesuai dengan jasa yang dilakukan.
Analisis Potensi Pendirian Bank Wakaf Mikro Di Yayasan Pendidikan Islam Padang Lawas (YPIPL) Gunungtua Edi Marjan Nasution; Vebri Sugiharto; Erni Yusnita Siregar
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 6, No 2 (2022): EDUNOMIKA : Vol. 06, No. 02, 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v6i2.4891

Abstract

Efforts to strengthen the Islamic Economy can be implemented by establishing Micro Waqf Banks within foundations and Islamic boarding schools. The presence of the Micro Waqf Bank is expected to be able to empower the community's economy, especially in the foundation environment. The presence of the Micro Waqf Bank at the Padang Lawas Islamic Education Foundation aims to facilitate financing to the community. This research uses qualitative research with descriptive research type. The subjects of this study were the administrators (YPIPL) of the Padang Lawas Islamic Education Foundation. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that the existence of BWM within the foundation is feasible and very urgent. The obstacle is that there is no socialization carried out by related parties to the Padang Lawas Islamic Education Foundation (YPIPL) regarding this Micro Waqf Bank. Keywords: potential, foundation, micro waqf bank. Abstrak Upaya penguatan Ekonomi Islam dapat diberlakukan dengan mendirikan Bank Wakaf Mikro di lingkungan yayasan maupun pesantren. Kehadiran Bank Wakaf Mikro diharapkan mampu memberdayakan ekonomi masyarakat khususnya di lingkungan yayasan. Hadirnya Bank Wakaf Mikro di Yayasan Pendidikan Islam Padang Lawas bertujuan untuk memudahkan pembiayaan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian diskriptif. Subjek penelitian ini adalah pengurus (YPIPL) Yayasan Pendidikan Islam Padang Lawas. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan BWM dilingkungan yayasan sudah layak dan sangat mendesak. Hambatan yang dimiliki belum adanya sosialisasi yang dilakukan pihak terkait ke (YPIPL) Yayasan Pendidikan Islam Padang Lawas) tentang Bank Wakaf Mikro ini. Kata kunci: potensi, yayasan, bank wakaf mikro.
Analisis Pertukaran Barang-Barang Ribawi Pada Pedagang Pasar (Studi Kasus Pasar Tamiang) Edi Marjan Nasution
ISLAMIC BUSINESS and FINANCE Vol 3, No 1 (2022): ISLAMIC BUSINESS and FINANCE
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ibf.v3i1.17303

Abstract

This research was conducted at Tamiang Market, Kotanopan District, focusing on the exchange of usury goods by local market participants. This study uses a qualitative descriptive nature, namely research directed at providing symptoms, facts, or events systematically and accurately regarding the characteristics of a particular population or area. This method also uses qualitative descriptive properties to use qualitative descriptive properties to research directly involved in the field/community or a place that is used as the object of study (Tamuang Market). At the same time, the data collection uses interview observations and documentation. The problem in this research is that street vendors and market visitors always exchange ribawi goods (gold for gold and rice for rice) after the big harvest; this exchange is done because traders and market visitors have a brotherly relationship, and this is considered normal. The study results show that this exchange is carried out because it has become a cost ('urf) because both the merchant and the seller have a family relationship whose transaction is consensual. Keywords: usury ribawi’s, exchange, market
Konsep Dan Prinsip Keuangan Sosial Islam Edi Marjan Nasution; Marliyah Marliyah; Saparuddin Siregar
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 24, No 2 (2024): JAP : Vol. 24, No. 2, Agustus 2023 - Januari 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v24i2.12213

Abstract

Islamic Social Finance has an important role in sharia teachings such as zakat alms and waqf. These principles have long been stated in the Koran and al-Hadith. This research discusses the concepts and principles of Islamic Social Finance contained in the texts and those that apply in Indonesia. The research method "Concepts and Principles of Islamic Social Finance" is (Library research) where relevant library collections are the main strength in this research. This research approach uses normative and sociological methods, namely research based on the Koran and books that discuss public finances in Islam. There are several philanthropic institutions in Indonesia as a forum to help the Muslim community. As an analysis in this research, it was found that philanthropic institutions in Indonesia had different principles and concepts during the previous Islamic period.
Manajemen Nabi Muhammad SAW (Pengelolaan Risk Management Dan Marketing Menurut Syariah) Nasution, Edi Marjan; M. Rikwan E.S. Manik, Rikwan Manik; Hendri Tanjung, Hendri Tanjung; Nur Ahmadi Bi Rahmani4, Ahmadi Rahmani
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 10, No 1 (2024): JIEI : Vol.10, No.1, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i1.12334

Abstract

Prinsip manajemen dalam Islam terdapat dalam surah as-Sajadah yang dikenal dengan at-tadbir. Menajemen risiko adalah kejadian yang tidak menguntungkan atau kejadian yang tidak sesuai dengan yang semestinya. Islam senantiasa menganjurkan kepada umatnya untuk menghindar dari risiko kendatipun harus meyakini taqdir Tuhan. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan mengacu pada sumber literatur seperti kitab tafsir, qawaid fiqh, dan manajemen risiko. Peneliti memeriksa secara rinci dan mendalam berbagai aspek yang terkait dengan topik penelitian. Penelitian ini menggali informasi dari kitab-kitab tafsir untuk memahami makna dan tafsir dari teks-teks Al-Quran yang relevan dengan topik yang sedang diteliti. Teknik pengumpulannya melalui literatur yang relevan dan absah, yang kemudian di analisis secara sistematis lalu disajikan dengan diskripsi secara komprehensip. Tujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam dan detail mengenai fenomena yang diteliti serta memberikan gambaran yang jelas dan akurat kepada pembaca tentang aspek-aspek yang terkait dengan topic penelitian. Temuan dalam penelitian ini adalah terdapat menajemen yang dipraktekkan Nabi Muhammad, bagitupun solusi setiap permasalahan bisnis, ekonomi dan dakwah.
Konsep Kepemilikan Dalam Fiqh Muamalat: Analisis Pengelolaan PT. SMGP Di Mandailing Natal Siregar, Ika Merdeka Wati; Nasution, Edi Marjan
Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa Vol. 9 No. 02 (2024): JESPB Edisi Oktober 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jespb.v9i02.1914

Abstract

Hak milik adalah suatu kekhususan untuk menguasai sesuatu yang mengesampingkan orang lain dapat memanfaatkan sesuatu tersebut. Dalam berbagai literature mu’amalat hal ini disebut dengan al-mabahat. Ada beberapa sebab agar al-mabahat ini dapat dimiliki diantaranya: sebab pertama; (Ihrozul mabahat) yaitu benda atau harta yang masuk kepada kepemilikan tertentu dan tidak ada penghalang untuk memilikinya. Sebab kedua; al uqudun naqilatu lilmilkiyyah yaitu mengusahakan kepemilikan secara sempurna dengan cara akad. Sebab ketiga; at-Tulidu minal mamluk yaitu memiliki sesuatu karena asalnya telah menjadi haknya. Sebab keempat; al-Khulfiyyah yaitu pengalihan harta. Penelitian ini adalah (Library research) di mana koleksi pustaka yang relevan sebagai kekuatan utama dalam penelitian ini dan dengan mengadakan studi secara teliti terhadap leteratur-literatur yang berkaitan dengan pokok permasalahan. Harapan penelitian ini adalah mengetahui sebab-sebab kepemilikian yang diakui dalam Islam. Temuan penelitian ini adalah terjadi gap antara konsep fiqh mu’amalat dalam pengelolaan SMGP di Kabupaten Mandailing Natal.
ANALISIS PEMBANGUNAN EKONOMI ISLAM PADA KOTA MADANI Kusor; Edi Marjan Nasution
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 3 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i3.17705

Abstract

Pembangunan pada masyarakat madani memerlukan kajian dan praktek yang tidak terpisahkan pada sejarah peradaban islam masa lampau. Pembahasan dalam tofik ini memuat “Analisis Pembangunan Ekonomi Islam Pada Kota Madani” dengan menggunakan pendekatan sosiologis pendekatan metode historis (metode menggunakan analisisi atas peristiwa di masa lampau untuk merumuskan prinsip umum).penelitian ini berupaya menggunakan telaah pustaka guna mendapatkan kajian historis tentang masyarakat Madani. Penelitian ini mengemukakan tentang urgensi pembangunan Islam pada masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai ke-Islaman pada tata kelola pembangunannya. Terdapat beberapa konsep pembangunan yang dikemukakan para tokoh pada aspek pembangunan perkotaan yang Islami, begitu juga dengan indek yang dijadikan pada pembangunan kota madani. Dalam penelitian ini ditemukan paradigma dan prinsip serta ukuran-ukuran nisbi dalam membangun kota madani. Pembangunan dalam perkotaan madani senantiasa menggunakan ukuran-ukuran nisbi yang telah dipraktekkan pada masa lampau. Kata kunci: Pembangunan, Islam, Kota Madani.
Model Edukasi Thaharah Melalui Teori dan Prakterk Wudhu’ bagi Anak-Anak MDTA di Desa Manambin Fatimah Sahara; Anisah; Bungsu Nur Jadidah Nst; Wanni Nur Jannah; Rezky Hasyim Syah; Suci Rahmadani; Risna Suhro; Mhd. Bangsawan Nasution; Roy Rizky Pulungan; Edi Marjan Nasution
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI-SEPTEMBER 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zhn8cp53

Abstract

Thaharah (ritual purification) is an essential aspect of Islamic jurisprudence that covers purification from both physical and spiritual impurities. Without thaharah, worship cannot be considered valid. However, observations in Manambin Village show that many children still do not fully understand the correct procedures of thaharah, especially wudhu, according to Islamic law. This study aims to describe the educational model of thaharah through theoretical explanation and practical application of wudhu for elementary school children at MDTA Manambin. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis used Miles and Huberman’s model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The educational program was conducted in four sessions: two sessions of theoretical explanation, one session of demonstration, and one session of direct practice by the participants. The findings reveal that the integration of theory and practice significantly improved the children’s understanding of thaharah and their skills in performing wudhu properly. Therefore, this educational model is effective in fostering awareness of the importance of cleanliness and in habituating children to perform worship correctly according to Islamic teachings. Furthermore, this study emphasizes that the approach to thaharah education, which integrates theory, demonstration, and direct practice, not only enhances children’s cognitive knowledge but also trains their psychomotor skills in performing worship. This applicative learning process is able to provide real experiences, so that children do not merely know about wudhu, but also become accustomed to performing it correctly.The findings show that thaharah education has a broader dimension than merely being a prerequisite for valid worship. Thaharah also serves as a means of shaping religious character, discipline, as well as a clean and healthy lifestyle. Thus, this educational model is relevant to be applied not only in MDTA Desa Manambin but also in other Islamic educational institutions.nThis study also contributes to the development of practical fiqh learning methods that are in line with the spirit of the Merdeka Curriculum, which emphasizes experiential learning and the formation of the Pancasila Student Profile. With consistent implementation, it is expected that children will grow into a generation of Muslims who not only understand the laws of fiqh but are also able to practice them in their daily lives with steadfastness.    
Konstruktivisme Hadist-Hadist Ekonomi Terhadap Warga Binaan Kelas II B Panyabungan (Pelitahan Pembuatan Kaligrafi) Kohar, Kohar; Nasution, Edi Marjan; Faza, Amrar Mahfuzh
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i1.616

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Panyabungan berada di Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan. Narapidana memerlukan pelatihan kewirausahaan barbasis hadist-hadist ekonomi untuk keseimbangan spiritual dan skill mereka. Fokus dalam hal ini adalah konstruktivisme hadist-hadist ekonomi terhadap warga binaan Kelas IIB Panyabungan yaitu dengan melatih membuat kaligrafi (tulis indah arab). Dengan begitu, pembahasannya adalah apakah yang dimaksud dengan metode konstrutivisme hadist-hadist ekonomi dan apakah metode konstruktivisme hadist-hadist ekonomi dapat diterapakan dalam pembinaan kerohanian dan kewirausahaan bagi warga binaan kelas IIB Panyabungan. Metode yang digunakan adalah metode ABCD (asset based community development) dengan pendekatan diskripsi kualitatatif. Peneliti kualitatif akan mencari makna, pemahaman, pengertian dan verstehen tentang suatu penomena. Metode kualitatif digunakan untuk memudahkan apabila berhubungan langsung dengan kenyataan yang belum terkonsep sebelumnya. Metode deskriptif bertujuan untuk menggambarkan, meringkas berbagai kondisi, situasi, atau fenomena realitas sosial di masyarakat yang menjadi objek penilaian, dan berupaya menarik realitas itu ke permukaan sebagai suatu ciri, karakter, sifat, model, tanda atau gambaran tentang kondisi, situasi, ataupun fenomena tertentu. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan sumber data primer yaitu diperoleh dari hasil obsevasi, pengamatan serta wawancara langsung dengan responden, yaitu dengan kepala lapas kelas IIB Panyabungan. Hasil sementara penelitian ini adalah bahwa ulama menyampaikan hadist-hadist ekonomi sebagai penyemangat para narapidana dalam berspritual dan berwirausaha. Sedangkan hambatannya adalah sedikitnya waktu dalam pelatihan membaut mereka tidak maksimal dalam pelatihan.