Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG STUNTING PADA ANAK DI DESA PAKKASALO, KECAMATAN SIBULUE, KABUPATEN BONE Isdar -; Andi Aenil Hikmah; A. Rezky A. Bohang; Nurfadillah -; Dian Seftyaningsi; Fajar Alam; Nopri Jumadil Ashar; Adinda Pratiwi; Riswan -; Asmah Amir
JURNAL SINERGI Vol. 5 No. 2 (2023): SINERGI
Publisher : FT-USNI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59134/sinergi.v5i2.587

Abstract

Stunting pada anak adalah masalah kesehatan global yang mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan anak. Stunting terjadi ketika anak mengalami hambatan pertumbuhan sejak dalam kandungan hingga usia 5 tahun, yang dapat mengakibatkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan kualitas hidup anak. Stunting adalah status gizi yang didasarkan pada indeks PB/U atau TB/U dimana dalam standar antropometri penilaian status gizi anak, hasil pengukuran tersebut berada pada ambang batas (Z-Score) <-2 SD sampai dengan -3 SD (pendek) dan <-3 SD (sangat pendek). Stunting yang telah tejadi bila tidak diimbangi dengan catch-up growth (tumbuh kejar) mengakibatkan menurunnya pertumbuhan, masalah stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan meningkatnya risiko kesakitan, kematian dan hambatan pada pertumbuhan baik motorik maupun mental. Beberapa faktor penyebab stunting yaitu praktik pemberian kolostrum dan ASI eksklusif, pola konsumsi anak, dan penyakit infeksi, akses dan ketersediaan bahan makanan serta sanitasi dan kesehatan lingkungan. Upaya pencegahan dan pengurangan stunting harus dilakukan sejak dini, dengan fokus pada gizi seimbang, sanitasi yang baik, dan perawatan yang optimal. Hanya melalui kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama, stunting pada anak dapat dicegah dan generasi masa depan dapat tumbuh dengan sehat dan berpotensi penuh.
Video Tutorial-Based Instruction and Multidimensional Learning Engagement in Computer and Network Engineering Vocational Education Lilis Suryani; Asmah Amir; Syarifnur
EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.eduline5209

Abstract

This study examined the effect of video tutorial media on students’ learning engagement in the Vocational Concentration subject of Grade XI Computer and Network Engineering (TKJ) students at SMK Negeri 4 Bone. A quantitative approach with a pre-experimental One Group Pretest-Posttest Design was employed. The sample consisted of 16 students selected through total sampling. Data were collected using questionnaires, observations, and documentation. The results showed that students’ learning engagement increased after the implementation of video tutorial media. The average score improved from 71.31 (high category) to 91.12 (very high category). The Shapiro–Wilk test confirmed that the data were normally distributed, while the Paired Sample t-test revealed a significant difference between pre-test and post-test scores (p < 0.05). The findings indicate that video tutorial media has a positive and significant effect on students’ learning engagement, particularly in behavioral, emotional, and cognitive dimensions. In conclusion, video tutorial media is an effective learning tool for enhancing students’ engagement in vocational education and can support more active and meaningful learning experiences.